
Anda berhasil mengubah Pangeran, Lady." ucap Margot sambil tersenyum lebar.
" Apa maksudnya?" tanya Aliesa yang sama sekali merasa tidak nyaman dengan ucapan Margot.
" Anda tidak perlu memikirkannya Lady, saya cuma mengatakan nya secara tidak sengaja. Kalau begitu Lady nikmati teh Jasmine dari perkebunan Viscount." ucap Margot yang menyerahkan secangkir teh Jasmine kepada Aliesa.
Aliesa mengangkat kedua bahunya sebelum menerima secangkir teh hangat.
...****************...
Brak....
" Dasar brengsek." umpat Viscount Lincoln sambil menggebrak meja kerjanya dengan keras.
Pangeran kedua Lois yang melihat reaksi Kakeknya hanya diam. Seakan ia sudah memperkirakannya sebelumnya.
" Jadi, apa yang harus kita lakukan karena aku sudah tidak sabar untuk membongkar kedoknya. Aku juga ingin sekali memengal kepalanya di hadapan rakyat-rakyat yang memujanya." ucap Lois sambil melipat tangannya di dada.
Viscount Lincoln menyandarkan tubuhnya di kursinya memikirkan sesuatu untuk membalas kematian Puterinya. Selama ini dirinya sudah mencurigai bahwa dalang kematian Aurora adalah Ratu. Ternyata kecurigaannya ke bukti sudah.
" Aku juga tidak tahu, tapi yang harus kita pastikan jangan sampai Pangeran Alarick yang naik tahta. Jika itu terjadi Rieta akan semakin berkuasa dan bisa jadi dia akan membunuh kita semua dengan tuduhan palsu." ucap Viscount Lincoln yang sekarang tidak sudi memanggil Rieta dengan sebutan Ratu.
__ADS_1
Pangeran kedua Lois juga memikirkan ucapan Viscount Lincoln yang menurutnya benar. Dirinya tidak bisa membiarkan kakak tirinya mengambil tahta. Jika itu terjadi pembalasan dendamnya akan sia-sia. Kaisar Wiliam memang sampai sekarang belum memberikan tahtanya kepada Alarick. Tapi siapa yang tahu jika suatu hari nanti dia akan menjadi Kaisar.
" Aku tahu Kakek yang membuat Kaisar bisa mencopot jabatan Alarick dari posisinya sebagai Pangeran Mahkota." ucap Lois sambil menyeringai.
...****************...
Aliesa membaca bukunya sampai tidak menyadari bahwa matahari sudah terbenam. Ia merasa bahwa harinya membuatnya merasa rileks.
Meskipun dirinya tidak memungkiri terkadang masih khawatir dengan rencana Pangeran kedua membawanya kemari. Karena ia tahu bahwa pria itu tidak akan membawanya jika bukan sesuatu yang penting.
Aliesa menaruh bukunya di atas meja dan berjalan menuju ke arah balkon. Ia bisa merasakan angin menyapu memberantakan surainya. Pandangan Aliesa kebawah melihat Flora yang sedang bermain di sebuah taman bunga dengan di temani oleh seorang perempuan yang di kemungkinan adalah Pelayan.
Aliesa bisa melihat aura Flora yang memancarkan aura seorang Puteri. Apa ini memang sudah takdir Flora pikir Aliesa.
" Apa kamu menikmati berada di sini?" tanya Lois yang tentu saja mengejutkan Aliesa.
Tapi Aliesa sangat pandai menyembunyikan ekspresi nya. Ia memandang Pangeran kedua dengan datar.
" Apa menjadi urusan Pangeran sampai datang ke sini?" tanya Aliesa dengan nada suara datar.
Pangeran kedua Lois yang memegang sebuah buku yang tadi di letakan oleh Aliesa di atas meja.
__ADS_1
" Aku sama sekali tidak menyangka bahwa seorang Lady seperti mu membaca tentang buku politik. Padahal aku kira bahwa seorang Lady lebih suka membaca buku romansa saja." ucap Lois yang sama sekali tidak menjawab pertanyaan Aliesa sebelumnya.
Aliesa memandang sinis Pangeran kedua karena secara tidak langsung bahwa pria itu telah menghina nya dan otaknya.
" Memang nya aku sebodoh itu untuk tidak mengerti isi buku tersebut. Aku tidak seperti perempuan bangsawan lainnya yang hanya mengerti cara merawat diri saja." ucap Aliesa.
Pangeran kedua Lois yang mendengarnya tersenyum tipis sebelum mengatakan sesuatu yang membuat Aliesa terasa tertusuk.
" Bukannya dulu kau juga sama." ucap Lois dengan nada santai.
Countine...
Maaf Author yang beberapa bulan terakhir isi episodenya cuma sedikit.
Mengingat beberapa Minggu lagi Author harus melaksanakan ujian sekolah.
Jadi Author mulai fokus belajar dan mengerjakan tugas yang belum selesai.
Tapi Author akan masih tetap up sampai seminggu sebelum ujian sekolah. Setelah itu baru Hiatus sampai ujian sekolah selesai.
Doakan Author agar bisa lulus mendapatkan nilai yang terbaik dan bisa melanjutkan kuliah negeri yang diinginkan.
__ADS_1
See you again