Become A Mother

Become A Mother
Fungsi Batu Sihir


__ADS_3

Ini gawat Puteri Mahkota sudah mendapatkan batu sihir nya." ucap Duke Christopher dengan nada murung.


Lois dan Viscount Lincoln terkejut mendengarnya kecuali Aliesa yang sama sekali tidak mengerti apa yang dimaksud oleh Duke Christopher.


" Apa itu Batu sihir?" tanya Aliesa yang sama sekali tidak tahu apa yang mereka bicarakan sampai membuat Lois dan Viscount Lincoln terkejut.


Duke Christopher terkejut mendengar pertanyaan dari Aliesa.


" Apa kau sama sekali tidak mengetahuinya?" tanya Duke Christopher yang di jawab gelengan oleh Aliesa.


" Huh...batu sihir merah Ruby merupakan warisan yang di turunkan sejak dulu oleh Duchess untuk keturunan perempuan di keluarga Christopher. Batu sihir Ruby itu memiliki sihir untuk menaikkan mana dan memudahkan perempuan Christopher mendapatkan anak. Tetapi sayangnya itu tidak akan berguna jika yang menggunakan nya orang luar." ucap Duke Christopher sambil menghela nafasnya.


" Apa maksudnya, Apa ada sesuatu yang buruk terjadi?" tanya Lois sambil menggenggam tangan Aliesa.


" Tentu saja, jika orang lain yang menggunakannya bisa jadi batu sihir itu mengendalikannya mengubah sifat aslinya menjadi buruk, terobsesi dengan kekuatannya, atau lebih buruknya lagi jiwa dia akan mati dengan keadaan tubuh yang akan dikendalikan oleh batu sihir itu." ucap Duke Christopher yang menjelaskannya panjang lebar.


Deg...

__ADS_1


Aliesa membelakak matanya mendengar resiko yang di dapatkan jika batu sihir sampai di tangan orang yang salah.


" Tapi mengapa kau memberikannya kepada Puteri Mahkota. Apa kau ingin membuatnya celaka?" tanya Aliesa yang penasaran dengan pikiran Duke Christopher.


" Tidak mungkin aku membuat nya celaka, ini kesalahan Reynald yang dengan cerobohnya mengambil diam-diam Batu sihir dan memberikannya kepada Annika. Aku bahkan tidak mengetahui sebelum seseorang memberi tahukannya. Sekarang apa rencana kita tidak mungkin kita selalu berdiam diri. Aku yakin Puteri Mahkota Annika melakukan sesuatu yang berbahaya dan Ratu Rieta yang memiliki sifat yang licik melakukan semua yang ingin di capai." ucap Duke Christopher sambil mengepalkan tangannya mengingat kematian isterinya akibat dari Ratu Rieta.


Begitu juga dengan Lois yang membenci Ratu Rieta yang membuatnya kehilangan ibundanya. Sampai pemikiran nya tertuju dengan pertemuan nya dengan Pangeran Mahkota Alarick tadi pagi.


" Aku akan memberitahu sesuatu yang akan membuat kalian terkejut." ucap Lois sambil memperhatikan ekspresi mereka semuanya.


" Apa itu Lois, sepertinya itu adalah sesuatu yang penting?" tanya Viscount Lincoln dengan tenang.


Lois menghela nafas nya sebelum membuka mulutnya.


" Pangeran Mahkota ingin bekerja sama untuk menyingkirkan Puteri Mahkota dan Ratu....


...****************...

__ADS_1


" Yang Mulia, apa anda tidak menghadiri makan malam lagi bersama Kaisar?" tanya Arthur yang sejak tadi memperhatikan Pangeran Mahkota Alarick yang sejak tadi sibuk dengan pekerjaannya.


Pangeran Mahkota Alarick menghentikan pekerjaannya sejenak menaruh bulu yang tadi digunakan di tempat tinta.


" Tidak, bawa makanannya ke sini dan juga secangkir kopi hitam." ucap Alarick dengan datar.


" Baiklah, Yang Mulia." ucap Arthur sebelum membalikan badannya menyuruh salah satu pelayan membawakan keinginan dari Pangeran Mahkota Alarick sebelum tiba-tiba saja dia dipanggil kembali.


" Arthur, apa kau sudah menyuruh seseorang untuk mengawasi mereka?" tanya Alarick.


Arthur membalikan badannya menghadap kearah Pangeran Mahkota Alarick.


" Sudah, Yang Mulia. anda pasti tidak akan menyangka dengan hasil yang saya sampaikan." ucap Arthur sambil tersenyum miring.


Karena jujur saja Arthur membenci Puteri Mahkota Annika karena....


Countine...

__ADS_1


__ADS_2