
Mendengar pertanyaan dari Viscount Lincoln tatapan Aliesa dan Lois langsung tertuju ke arah Duke Christopher yang menunjukkan senyum misterius nya.
Membuat Aliesa sedikit mencurigai Duke Christopher meskipun ia belum tahu semua sikap Ayah nya sekarang. Tapi Duke Christopher termasuk orang yang ambisius untuk mendapatkan semua keinginannya.
" Kau tidak perlu khawatir aku tidak ingin melakukan sesuatu yang merugikan kalian." ucap Duke Christopher yang seakan mengerti bahwa Aliesa mencurigai nya. Meski batinnya sedikit sakit mengingat Puterinya tidak mempercayainya tapi ia tahu semua kesalahannya yang sama sekali tidak mudah untuk dimaafkan.
" Aku sudah tidak sanggup dengan sikap Reynald?" ucap Duke Christopher yang akhirnya memberitahu alasannya menawarkan Lois sebagai Duke.
Viscount Lincoln dan Lois mengangkat sebelas alisnya sedikit tidak mengerti dengan maksud Duke Christopher.
" Apa maksudnya kau sudah lelah dengan sikap Reynald bukannya sama ini ia tidak pernah melakukan sesuatu yang membuat citra keluarga mu hancur?" tanya Viscount Lincoln sambil melirik ke arah Duke Christopher yang terdiam termenung.
Lois yang mendengarnya bisa bernafas lega setidaknya Kakeknya mewakilkan nya untuk bertanya kepada Duke Christopher. Mengingat hubungan nya sedikit kaku dengan ayah mertuanya.
__ADS_1
" Haha...memang Reynald tidak membuat aku malu. Tapi sejak beberapa tahu terakhir sikap nya mulai berubah menjadi buruk. Apalagi sekarang dia senang pergi ke kasino dan meninggalkan semua pekerjaan nya." ucap Duke Christopher sambil menghela nafas nya sebelum kembali membuka mulutnya.
" Memang ini semua kesalahanku yang membawa anak itu datang kediaman membuat semua anak-anak ku mulai berubah. Terutama Reynald yang sudah lancang mengambil batu Ruby itu." ucap Duke Christopher sambil mengepalkan tangannya menahan amarahnya menghadapi sikap Reynald.
Aliesa dan Lois saling melirik sebelum Aliesa memberikan anggukan kepada Lois. Untuk yakin dengan keputusannya. Lois menggangguk sebelum menatap Duke Christopher.
" Baiklah,.....
Reynald masuk ke dalam Kediaman nya dengan perasaan marah setelah mendengar sebuah berita yang membuatnya tidak percaya. Dengan penuh amarahnya ia masuk ke dalam ruang kerja Duke Christopher dengan menendang pintu nya.
BRAK...
Membuat Duke Christopher dan Asisten nya terkejut mendengar kedatangan Reynald dengan keadaan yang tidak baik-baik saja.
__ADS_1
" HN...jika kau ingin mengucapkan kalimat protes mu lebih baik. Kau duduk terlebih dahulu jika kau memiliki etika bangsawan yang baik dalam berkunjung ke pemilik rumah ini." ucap Duke Christopher yang santai sambil melirik menyuruh Asistennya untuk keluar.
Asistennya langsung mengerti dan meninggalkan ruang kerja membiarkan Duke Christopher dan Reynald untuk berbicara berdua menghabiskan waktu seperti Ayah dan anak.
Ternyata ekspetasi tidak sesuai realita bisa dilihat Reynald yang sudah seperti seekor Banteng dalam menangani kemarahannya.
" Ayahanda mengapa kau mencabut hak waris ku. Apa kesalahan ku?" tanya Reynald yang berusaha tetap bersikap hormat kepada Duke Christopher.
Duke Christopher malah terkekeh mendengar pertanyaan dari Reynald. Membuat Reynald yang mendengarnya merasa marah tapi ia tidak ingin membuat Ayahandanya menghukumnya.
" Kau benar-benar lupa, apa yang kau lakukan selama ini Rey. Kau lupa dengan semua pelajaran tentang, kau lupa pekerjaan mu, kau lupa bagaimana cara melindungi batu leluhur kita agar tidak jatuh ke tangan orang asing, kau tidak bisa melindungi Aliesa dan malah ingin membunuhnya memang aku tidak tahu apa yang kau lakukan selama ini Reynald. Jadi sudah keputusan ku adalah membiarkan mu melepaskan gelarmu secara tidak hormat dan aku umumkan bahwa pengganti ku selanjutnya adalah Lois." ucap Duke Christopher sambil menyeringai ketika melihat raut wajah pucat dari Reynald.
Countine....
__ADS_1