
Kaisar Alarick yang mendengar Aliesa memanggil nama lamanya terkejut dan langsung saja dia memeluk Aliesa dengan erat. Tidak memperhatikan ekspresi melotot Lois yang melihat mereka dari jauh.
Tapi Lois mengerti bahwa mereka perlu bicara mengingat apa yang di bicarakan Aliesa kepadanya tadi sore.
Flashback On...
" Aku ingin menceritakan tentang ku dan bagaimana aku bisa sampai ke sini Lois, Aku harap kau tidak cemburu." ucap Aliesa sambil meringis mengingat bertapa posesif nya Lois dalam melindunginya dari pria lain.
" Baiklah, lagipula aku harus tahu masa lalumu." ucap Lois menyetujui syarat Aliesa.
Setelah itu Aliesa menceritakan bagaimana dulu dirinya mencintai seorang pria dan memaksa kedua orang tuanya untuk menikahinya dengan pria itu. Sampai mereka akhirnya mereka menikah tapi selalu ada saja pertengkaran dan kebencian di pria itu. Sampai dimana suaminya melakukan hal sesuatu yang buruk hingga membuatnya hamil.
Lois yang mendengarnya hanya diam tapi tangan nya mengepal erat memikirkan bagaimana tersiksanya wanita di cintai karena pria lain. Bahkan jika dia bisa ia akan memukulnya dan memberikan pelajaran.
" Sebulan kemudian aku hamil dan ketika aku ingin memberitahukan nya ternyata Revano melakukan perselingkuhan dengan wanita lain. Aku langsung berlari meninggalkannya dan ketika aku mengendarai mobil ku aku kecelakaan. Akibatnya anak dalam kandungan ku mati hiks...." ucap Aliesa yang akhirnya terisak memikirkan bagaimana diri nya merasa bersalah membuat calon anaknya tiada.
Lois yang melihatnya juga sedih dan langsung memberikan pelukan hangat sambil tangannya mengelus rambutnya.
" Tenang itu sudah berlalu aku akan selalu berada di sisimu dan Flora. Aku akan selalu melindungi mu dan calon anak kita nantinya. Aku sangat mencintaimu." ucap Lois sambil mencium kening Aliesa dengan penuh kasih sayang.
Aliesa mendengarnya merasa terharu meski dia masih merasa bersalah karena tanpa sengaja membunuh anaknya tapi di sisi lain ia bersyukur karena telah memberikan keluarga baru. Dia tidak mau hidupnya hancur jika saja dia masih hidup di dunia nya yang lama.
" Lois, aku ingin meminta bantuan mu untuk mengijinkan berbicara dengan Kaisar." ucap Aliesa yang meminta izin dari Lois.
" Memang nya ada apa kau berurusan dengan Kaisar?" tanya Lois sambil mengangkat kedua alisnya bingung.
__ADS_1
Aliesa gugup mengatakan sejujurnya sampai dia menghela nafasnya.
" Karena Kaisar Alarick adalah Revano." ucap Aliesa sambil memejamkan mata.
Sedangkan Lois langsung membelakak matanya dengan mulut terbuka lebar. Jadi selama ini jiwa yang menempati tubuh kakak tirinya adalah mantan suami dari isterinya.
" APA...
Flashback off...
Memikirkan itu rasanya Lois ingin sekali menghancurkan Kaisar Alarick jika menyakiti Aliesa tanpa peduli status nya.
Sedangkan Puteri Madeleine yang melihat kakaknya cemburu hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.
...****************...
" Jadi bisa jelaskan mengapa kau berada di sini Revano bukan nya kau seharusnya sudah menikahi selingkuhan mu itu?" tanya Aliesa sinis sambil memandang benci Kaisar Alarick atau Revano.
Kaisar Alarick yang mendengarnya menghela nafasnya sudah ia duga reaksi Aliesa kepadanya. Setelah itu Kaisar Alarick menceritakan bagaimana dia hancur saat menjadi Revano dari awal kematian Shilla sampai akhirnya dia begitu menyadari bahwa dia sangat mencintai nya dan menyesali perbuatannya.
" Maafkan aku Shilla. Aku sangat mencintaimu tolong maafkan aku." ucap Alarick sambil meneteskan air mata penuh penyesalan.
Aliesa menundukkan kepalanya sejujurnya bertemu dengan seseorang di masa lalunya begitu berat. Apalagi orang itu merupakan bagian dari masa lalunya. Tapi dirinya tidak boleh egois.
" Aku sudah memaafkan mu tapi sayangnya aku sudah tidak mencintaimu lagi. Karena sekarang hati ini hanya tertulis Lois suamiku." ucap Aliesa sambil tersenyum tulus.
__ADS_1
Mendengar Shilla mencoba pria lain Lois tidak bisa berbuat apa-apa dan perasaannya hancur. Tapi di satu sisi dia bahagia melihat Aliesa sudah mulai menjalankan kehidupannya yang baru bersama keluarganya.
" Baiklah kalau begitu kita jadi sahabat saja." ucap Alarick sambil mengulurkan tangannya.
Aliesa tersenyum sambil membalas uluran tangan itu.
" Sahabat." ucap Aliesa yang menerima tawaran Kaisar Alarick.
Lois yang memperhatikan mereka dari jauh tersenyum bahagia. Semua kehidupan nya berubah menjadi lebih baik ia bisa merasakan bagaimana milik sebuah keluarga.
Begitu juga Shilla yang mendapatkan kesempatan kedua untuk menjadi seorang ibu bagi Puteri Aliesa. Ia belajar bagaimana mendapatkan cinta, kekuatan, dan ketulusan. Ia tidak pernah menyesal untuk datang ke sini.
Revano walaupun mendapatkan patah hati nya akibat penolakan Shilla tapi ia bisa merasakan kebahagiaan mendapatkan sebuah keluarga, dan tujuannya sekarang menjadi Kaisar yang baik untuk mengubah sejarah kelamnya.
End...
***Terima kasih yang sudah membaca cerita ini sampai selesai.
Tidak terasa berbulan-bulan sudah berlalu...
Author mau nanya ada yang mau extra part tidak...
Jika mau nanti Author akan buatkan***...
Sampai jumpa di cerita baru...🖐️🖐️
__ADS_1