Become A Mother

Become A Mother
Makan Di Kediaman Viscount


__ADS_3

Aurora" gumam Viscount Lincoln yang melihat Flora yang mirip dengan Aurora Puterinya.


Kemudian ia berjongkok di hadapan Flora yang menatapnya dengan mata bulatnya.


" Hallo juga aku ini kakekmu, gadis kecil." ucap Viscount Lincoln sambil menyentuh wajah Flora.


Flora yang mendengarnya langsung tersenyum senang. Karena merasa bahwa orang di hadapannya merupakan orang baik.


" Hallo juga Kakek, Flora senang bisa bertemu." ucap Flora sambil tersenyum sampai menampilkan gigi kelincinya.


Pangeran kedua Lois yang melihatnya merasa lega sebab sepertinya Kakeknya menerima Flora dengan baik. Kemudian pandangannya tertuju ke arah Aliesa yang sedang menatap Flora dengan haru bertemu dengan Kakeknya. Pangeran kedua Lois yang melihatnya langsung mendekat dan menggenggam tangan Aliesa.


Membuat Aliesa yang merasakannya langsung melihatnya. Mereka saling menatap satu sama lain sampai suara deheman membuat mereka berdua tersadar.


" Hmm. jika kalian masih sibuk dengan kemesraan kalian. Bisa kita tunda dulu karena cucuku sudah kelaparan sekarang. Ayo Flora kita makan kakek sudah menyiapkan cemilan manis yang enak." ucap Viscount Lincoln yang saat ini menggendong Flora.


Flora yang mendengar kata manisan matanya langsung berbinar senang.

__ADS_1


" Ayo kakek, Flora sudah tidak sabar untuk menghabiskan semua cemilannya." ucap Flora senang.


Membuat Viscount Lincoln tertawa mendengarnya. Pangeran kedua Lois melihat kebahagiaan Viscount yang sudah lama hilang kembali merasa senang. Sebab setelah kematian Ibundanya Viscount Lincoln selalu menutup dirinya dari luar dan suka menghabiskan waktunya di ruang kerja.


Setelah itu mereka berjalan menuju dalam kastil. Sepanjang perjalanan Viscount Lincoln selalu menanggapi ucapan Flora. Menurutnya ini seperti ia berbicara dengan Aurora.


Sampai di ruang makan mata Flora berbinar senang melihat banyaknya kue-kue yang di hias cantik yang di letakkan di atas meja.


" Wah...kue...kue..." ucap Flora sambil bertepuk tangan senang melihat makanan kesukaannya berada di depannya.


Aliesa yang melihatnya menggelengkan kepalanya mengetahui bagaimana Flora yang tergila-gila dengan makanan manis. Aliesa bisa mengerti mengingat sejak kecil Flora tidak pernah merasakan kue sebab pemilik tubuh hanya menyajikan sepotong roti keras dan sup yang kurang enak.


Tetapi Aliesa merasa senang bisa memberikan masa kecil yang indah bagi Flora. Apalagi banyak yang menyukai tingkah Puteri kecilnya.


" Flora, kamu harus makan steak nya dulu sayang, Baru setelah itu kau bisa memakan kue nya." ucap Aliesa menegur Flora.


Flora yang mendengarnya cemberut tapi ia tidak urung menggangguk kepalanya sebelum ia menyingkirkan kue yang berada di depan untuk di gantikan oleh Steak.

__ADS_1


Aliesa yang melihat kesulitan Flora dalam memotong steak nya. Langsung menukarkan nya dengan milik nya yang sudah di potong.


" Terima kasih Mama." ucap Flora senang sebelum memasukkan sepotong daging steak di dalam mulutnya.


Viscount Lincoln yang memperhatikannya sejak tadi tersenyum haru. Karena bisa melihat bagaimana anak dari cucunya mendapatkan seorang ibu yang baik baginya. Menurutnya sifat ini seperti Aurora yang selalu memperhatikan Lois. Padahal sejak awal Viscount Lincoln sudah sedikit berpikiran buruk bahwa perempuan yang menjadi isteri cucunya adalah orang bermuka dua. Ternyata pemikiran tersebut hilang begitu saja setelah melihat bagaimana Aliesa berperilaku sopan.


Mungkin karena 6 tahun berlalu sifatnya berubah seiring berjalannya waktu, dan Viscount Lincoln merasa bahwa Pangeran kedua Lois sudah mencintai Aliesa.


...****************...


Ratu Rieta setelah menghadiri pertemuan dengan para perempuan bangsawan. Memutuskan untuk kembali ke kamarnya.


Ketika dia berjalan menuju ke kamarnya ia melihat seseorang yang tidak berdiri jauh darinya.


Melihat itu senyuman Ratu Rieta terbit di wajahnya melihat orang itu berjalan menghampirinya.


" Senang bertemu dengan anda...

__ADS_1


Countine...


__ADS_2