Become A Mother

Become A Mother
Extra Part IV


__ADS_3

*5*Tahun Kemudian...


" TUAN MUDA TOLONG TURUN DARI POHON SEKARANG." teriak seorang pelayan melihat tuan muda nya berada di atas pohon.


Sedangkan anak laki-laki yang di panggil tuan muda dengan santai nya duduk di atas pohon sambil memakan sebuah apel di tangannya.


" Tidak akan jangan khawatir aku hanya butuh istirahat sebentar. Jangan bilang-bilang kepada Ibu." ucap nya sambil menikmati melihat wajah pelayan panik menurutnya itu sebuah hiburan.


Tidak lama kemudian ada suara derapan langkah mendekat.


" NIALL SEKARANG TURUN JANGAN MENYUSAHKAN ORANG LAIN. JIKA KAU MASIH KERAS KEPALA AKU AKAN MEMBERITAHU KEPADA MAMA BAHWA KAU MEMBOLOS PELAJARAN LAGI." ucap nya kepada adiknya sambil berteriak.


Sedangkan anak laki-laki yang di panggil Niall memasang wajah cemberut sebelum kemudian melompat turun.


" Aduuh...kakak Flo itu sakit..." ucap Niall sambil meringis ketika telinganya di tarik oleh kakak perempuannya.


Anak perempuan yang ternyata adalah Flora berdecak kesal melihat sikap nakal adik laki-laki nya. Usia nya yang saat ini sudah menginjak 12 tahun membuatnya menjadi gadis yang cantik dan anggun memiliki sikap seperti ibunya yang sangat menyukai membuat kue.

__ADS_1


" Kau seharusnya mengerti bahwa mama bla bla.bla.." ucap Flora yang terus berceloteh Niall memasang wajah malas nya melihat sikap kakak perempuannya yang cerewet keluar.


Niall Leonardo Christopher adalah anak yang di lahirkan Aliesa lima tahun lalu. Memiliki sikap yang nakal suka menghilang yang membuat kedua orang tuanya dan penghuni kastil panik mencari nya.


" Sudah kau memberikan nasihat kepada adik mu. Flora." ucap seseorang yang lembut berjalan mendekat ke arah mereka.


Semua pelayan langsung membungkuk mengetahui siapa yang datang. Flora yang tadinya sibuk memberikan nasihat-nasihat nya langsung menghentikannya dan berjalan mendekat untuk memeluknya.


" Kau sudah pulang dari kota Mama." ucap Flora dengan senang.


Aliesa yang datang mengelus rambut Flora sudah lima tahun berlalu sejak kejadian itu membuat hidup-hidup di kekaisaran semakin damai.


" Niall kau tidak mau memeluk Mama." ucap Aliesa sambil tersenyum.


Niall yang mendengarnya langsung berlari dan memeluk Aliesa dengan erat membuat Flora harus menyingkir karena dorongan Niall.


" Aku sangat merindukanmu. Dimana Papa?" tanya Niall kepada Aliesa.

__ADS_1


Oh Niall adalah anak yang sangat dekat dengan Lois mengingat mereka memiliki kesukaan yang sama yaitu pedang. Sebab ketika Niall berusia 3 tahun melihat ayah nya sedang berduel dengan Kaisar Alarick dan menang membuat anak itu mengangumi ayahnya, dan ingin menjadi ke satria sepertinya ketika dewasa.


" Ayah sebentar lagi akan pulang setelah menyelesaikan tugasnya di perbatasan." jawab Aliesa mengingat saat ini Lois di tugaskan untuk menangani permasalahan di perbatasan timur yang ada pemberontakan.


Niall yang mendengarnya menjadi sedih karena dia sudah tidak bertemu dengan ayah nya selama 3 bulan membuat rindu untuk mengajarkannya pedang lagi. Begitu Flora yang memasang wajah sedih karena dia juga merindukan Papa nya.


" Tenang sebentar lagi Papa kalian akan kembali." ucap Aliesa yang mengerti perasaan kedua anaknya.


...****************...


Sedangkan di sisi lain orang yang di rindukan keluarga nya sedang membantai para pemberontak yang berani membawa monster untuk menyerang warga.


Para prajurit yang melihatnya meringis melihat bagaimana Grand Duke dengan santai nya membantai mereka.


Selesai membantai mereka Lois menyeka darah yang ada di wajahnya. Sebelum memberikan perintah kepada para prajurit.


" Kita kembali....

__ADS_1


Countine...


__ADS_2