
Aliesa isteriku aku mencintaimu." ucap Lois yang mengucapkan perasaannya.
Setelah mengatakan itu Lois terdiam menunggu reaksi dari Aliesa. Bisa itu pertanda baik atau tidak dirinya tidak peduli asalkan dia sudah mengungkapkan apa yang dipendamnya selama ini.
Sedangkan Aliesa hanya menampilkan raut wajah bingung sama sekali tidak menyangka bahwa Lois mencintai nya. Dadanya langsung berdengung kencang dan wajahnya memerah sekaligus matanya yang sudah meninttikan aid mata terharu. Karena perasaannya bukan sebelah pihak lagi, perasaannya tidak akan semu menunggu balasan.
" Aku juga mencintaimu suamiku." ucap Aliesa sambil memalingkan wajahnya menyembunyikan perasaan gembiranya.
Lois yang mendengarnya tidak bisa menyembunyikan raut wajah bahagianya langsung saja ia berdiri berjalan mendekati Aliesa dan menciumnya dengan lembut seolah menyalurkan perasaannya.
Aliesa yang terkejut dengan ciuman Lois yang tiba-tiba saja. Tapi ia tidak bisa pungkiri membalas ciumannya. Mereka saling berciuman lembut sampai 1 menit kemudian melepaskan nya.
__ADS_1
" Terima kasih telah menerima perasaan ku, Terima kasih karena telah melahirkan Flora dan memberikannya kasih sayang selama aku tidak ada di sisi kalian, Terima kasih telah mau menerima ku sebagai pendamping hidup mu. Jadi mari kita mulai dari awal lagi." ucap Lois menghembuskan nafasnya sebelum mengeluarkan sebuah kotak yang ada di saku celananya dan kemudian berlutut di hadapan Aliesa.
Aliesa menutup mulutnya dengan kedua tangan nya memandang Lois berkaca-kaca. Dia sungguh terharu.
" Aku sejak awal sedikit tertarik padamu 7 tahun ada seorang gadis yang di juluki Antagonis di seluruh kekaisaran karena menindas adik tirinya. Menarik perhatian ku apalagi kau sangat berjuang untuk mendapatkan cinta dari Pangeran Mahkota meskipun sudah di tolak berkali-kali." ucap Lois sambil terkekeh pelan mengingat tingkah lucu Aliesa dulu membuntuti Pangeran Mahkota Alarick seperti seekor kucing.
Aliesa yang mendengarnya juga tertawa pelan dia tahu apa yang dikatakan Lois merupakan kebenaran sayangnya saat itu bukanlah dirinya melainkan Aliesa yang asli. Tetapi ia tahu apa perasaan Aliesa asli mengalami yang namanya jatuh cinta sepihak.
" Pertama kali aku bertemu denganmu di situ jantungku berdegup kencang karena lucu melihat dadanan mu seperti badut. Apalagi kita menghabiskan waktu bersama-sama dalam satu malam menghadirkan Flora di antara kita. Selama bertahun-tahun aku hanya fokus dengan peperangan demi kemajuan kekaisaran, demi janji ku kepada ibuku, aku sampai tidak memikirkan soal nama cinta. Tapi sekarang berbeda Aliesa, isteriku, orang yang kucintai, dan ibu dari anakku. Maukah kita memulai dari awal sebagai pasangan suami-istri. Mengingat awal pernikahan kita hanya demi membahagiakan Flora." ucap Lois yang panjang lebar sambil memandang Aliesa menunggu jawaban.
Aliesa yang mendengarnya langsung menggangguk kepalanya dan melemparkan tubuhnya ke pelukan Lois sambil menangis bahagia.
__ADS_1
" Aku mau...aku mau.." ucap Aliesa sambil terisak di dada bidang Lois.
Lois yang mendengarnya tidak bisa menyembunyikan perasaan bahagia nya dia membalas pelukan Aliesa dengan erat. Matanya berkaca-kaca mengingat Aliesa mau menerimanya.
" Akhirnya kebahagiaan ku kembali ibu, aku sangat bahagia karena hadirnya Aliesa untuk menutupi perasaan ku yang terluka sebab kepergian mu Bu. ku mohon Ibunda lindungi isteri dan anakku. Biarkan semuanya terbongkar." batin Lois.
Aliesa merasakan pelukan Lois yang hangat membuat nya tidak ingin melepaskannya.
" Aku bahagia karena cinta kali ini mendapatkan balasannya. Aku harap kalian bisa bahagia tanpa kehadiran ku." batin Aliesa
Countine...
__ADS_1