Become A Mother

Become A Mother
Tidak Bisa Gegabah


__ADS_3

" Jadi sepertinya kita butuh rencana lagi, Tapi yang menjadi pertanyaan ku. Kapan rencana itu akan di mulai?" tanya Viscount Lincoln sambil menatap Duke Christopher dan Pangeran kedua Lois secara bergantian.


Pangeran kedua Lois tidak menjawab malah ia berpikir dengan keras.


" Sebenarnya aku ingin sekali melakukan nya secara perlahan-lahan. Tapi mengingat mereka pasti sudah mulai rencana masing-masing untuk memisahkan ku dengan Aliesa. Apalagi setelah aku sekarang sudah memiliki anak pasti Kaisar sekarang sedang mempertimbangkannya. Bahkan sampai sekarang pun Pangeran Mahkota tidak kabarnya sama sekali." batin Lois yang berpikir.


Duke Christopher melihat Pangeran kedua Lois menunggu jawabannya. Mengingat sekarang kedudukan nya lebih tinggi darinya maupun Viscount. Meskipun dia sampai sekarang sama sekali tidak menyukai Pangeran kedua. Mengingat bahwa Pria itu yang telah menghamili Puterinya.


Tetapi setidaknya karena hal ini Puterinya berubah lebih baik meskipun dia sekarang sangat membencinya.


Setelah lama berpikir Pangeran kedua Lois sudah mulai mendapatkan keputusan nya setidaknya dia tidak akan membawa Aliesa dan Flora ke dalam masalah.


" Aku akan melakukannya setelah pernikahan Aliesa. Tetapi secara perlahan-lahan karena pastinya besok Ratu atau Puteri Mahkota mengirim seseorang untuk mencoba menyelakai Aliesa atau Flora." ucap Lois dengan tegas.

__ADS_1


Viscount Lincoln yang mendengarnya menggangguk setuju begitu juga Duke Christopher. Memang mereka harus melakukan nya secara perlahan mengingat musuhnya merupakan orang yang licik dan sangat berperngaruh.


Duke Christopher yang mendengarnya menyetujui nya, ia sedikit bernafas lega setidaknya Pangeran kedua tidak gegabah seperti Pangeran Mahkota. Mungkin mulai sekarang dia akan mulai mendukung Pangeran kedua. Bukan karena sebentar lagi sebagai menantunya, Tetapi karena sifat nya yang tenang dan kepimpinan nya yang bagus daripada Pangeran Mahkota yang sering menghabiskan waktunya hanya bersenang-senang seperti Puteri Mahkota yang sayangnya dia adalah anak yang di pungut nya beberapa tahun lalu.


" Aku sama sekali tidak menyangka bahwa anak yang aku bawa sebagai teman Aliesa akan menjadi musuhnya di masa depan. Apa ini karena kesalahan ku yang tanpa sadar telah terpedaya dengan sifatnya yang lemah lembut. Apalagi sekarang puteraku sudah masuk ke dalam jebakan nya. Aku harus lebih berhati-hati demi melindungi keselamatan kedua anakku." batin Duke Christopher.


Pangeran kedua Lois yang melihat ekspresi Duke Christopher dalam diam.


" Akhirnya dia sudah menyadari nya setidaknya dia lebih baik daripada si tua itu." batin Lois sambil tersenyum tipis.


...****************...


Ia tahu hubungan Puteranya buruk setelah kematian Wanitanya. Tetapi dirinya sama sekali tidak menduga bahwa Pangeran kedua berani meminta mencabut gelarnya sebagai Pangeran dan di gantikan dengan gelar dari Viscount Lincoln.

__ADS_1


Apalagi sekarang dirinya belum mendapatkan kabar dari Puteranya yang tertua. Meskipun dia tidak menyukai sifat nya yang suka bersantai dan bersenang-senang. Tetapi setidaknya dia tetap anaknya.


" Hah... kapan ini selesai aku sangat merindukanmu Aurora. Aku sudah cukup lelah dengan semua ini. Tetapi setidaknya Putera kita sudah mendapatkan pilihannya dan mempunyai keluarga barunya. Aku sudah senang mendengarnya bahwa dia akan menikah besok." ucap Kaisar Wiliams yang berbicara di samping potret Aurora yang sedang tersenyum lebar dengan perutnya membuncit yang saat itu sedang mengandung Putera mereka.


" Tetapi aku tidak akan membiarkannya keluar dari istana. Maaf jika ini telah membuatmu kecewa padaku Aurora sayang." ucap Kaisar Wiliams sebelum menulis sesuatu di kertas yang ada di mejanya dengan menggunakan sihirnya.


Mungkin ini keputusan yang terbaik ia tidak ingin semuanya lebih rumit lagi.


...****************...


Sedangkan di sisi lain ada seseorang berjubah hitam memasuki kamar seseorang dengan memegang sebuah pisau sihir.


" Hehehe....sebentar lagi kau akan mati Lady....

__ADS_1


Countine...


__ADS_2