Become A Mother

Become A Mother
Ayah


__ADS_3

" Iya...Dia adalah ayah mu Flora.." ucap Aliesa dengan pelan.


Mungkin karena posisi Flora yang begitu dekat dengan Aliesa. Jadinya dia bisa mendengar nya dengan jelas. Ekspresi Flora begitu terkejut mendengar bahwa pria asing yang berada di depannya merupakan ayah kandungnya.


Kemudian Flora melirik ke arah Lois yang juga menatapnya sebelum mengalihkan pandangannya ke arah Mama nya.


" Jadi benar dia adalah ayah Flora, Apa Mama tidak bohong." ucap Flora yang sepertinya belum mempercayai ucapan Aliesa.


Aliesa mengetahui bahwa Flora belum sepenuhnya percaya melirik Lois yang berdiri di belakangnya. Lois yang mengerti kode yang di tunjukan Aliesa kepadanya langsung berjalan menujunya, dan berdiri di belakang Flora. Ia berjongkok sambil tangannya dengan perlahan memutar tubuh kecilnya supaya bisa menghadap nya.


Lois bisa melihat tatapan berkaca-kaca dari Puterinya. Dengan perlahan ia mengelus rambut Flora dengan lembut. Ia masih belum menyangka bahwa saat ini dirinya sudah menjadi ayah. Karena tidak bisa menghilangkan rasa harunya Lois langsung memeluk Flora dengan erat.


" Puteriku." ucap Lois memanggil Flora dengan lembut dan perasaan haru yang sudah lama tidak dia rasakan.


Flora merasakan perasaan hangat di dadanya ketika melihat ayahnya memeluknya. Ia merasa senang karena sekarang dirinya sudah memiliki Ayah dan Mama. Flora merasa ingin menangis mengetahui doanya di kabulkan dengan gerakan pelan-pelan ia membalas pelukan Lois.

__ADS_1


" Papa hiks..." ucap Flora sambil meninttikan air matanya.


Aliesa yang melihatnya sedari tadi tidak bisa menahan perasaan harunya. Ia sama sekali tidak menduga bahwa Lois menerima kehadiran Flora. Padahal dirinya sudah ketakutan mengetahui kedatangan Lois. Sebab takut jika dia mencelakakan Puterinya. Mengingat dia pernah mendengar bahwa Lois merupakan seorang berdarah dingin.


Tapi tidak bisa Aliesa pungkiri bahwa sekarang dirinya bahagia. Apa ini jika terjadi padanya sebagai Shilla ia akan senang melihat anak dan Revano saling berpelukan pikir nya.


Dengan cepat Aliesa menepis pikiran tersebut. Karena sekeras apapun untuk kembali dirinya tidak bisa berada di kehidupan sebelumnya sebagai Shilla. Nama Shilla sudah terkubur bersama kenangan manisnya.


Sekarang namanya Aliesa seorang ibu yang memiliki anak perempuan berusia 5 tahun. Ia sudah bahagia tanpa mempedulikan keluarga dari pemilik tubuh ini.


Kryuuk....


" Haha...apa anak mama lapar?" tanya Aliesa sambil tertawa melihat wajah malu Flora.


Flora yang sadar dengan tindakan langsung menenggelamkan wajahnya ke dada Lois menyembunyikan perasaan malunya.

__ADS_1


Lois yang melihatnya tertawa pelan sambil dengan perlahan mengangkat tubuh Flora ke gendongannya.


" Kalau begitu kita harus makan bukan?" tanya Lois sambil melirik Aliesa.


" Tentu saja, sekarang sudah menunjukan waktu makan siang. Kalau begitu tunggulah di sini Mama akan turun dan mengambil makanan dan anda bisa menjaga Flora sebentar." ucap Aliesa yang bertanya kepada Lois.


Lois hanya menggangguk kepalanya sambil melihat Aliesa keluar dari kamarnya. Ia sama sekali tidak menduga bahwa Aliesa akan memberikan kepercayaan untuk berduaan bersama Flora.


...****************...


" AYAHANDA ANDA TIDAK BERCANDA BUKAN MENGIRIM SAYA KE DAERAH SINI? SEHARUSNYA INI PEKERJAAN PANGERAN KEDUA." ucap Pangeran Mahkota Alarick setelah mendengar tugas dari Kaisar Wiliams.


Kaisar Wiliams memijit pelipisnya mendengar teriakan dari Putera Pertamanya.


" Apa maksudmu seharusnya ini memang pekerjaan kamu sebagai Pangeran Mahkota pengganti aku sebagai Kaisar masa depan, dan jangan limpahkan tugas ini kepada adikmu. jika kamu melakukannya...

__ADS_1


aku tidak akan segan-segan mencopot jabatan kamu sebagai Pangeran Mahkota dan memindahkannya ke Pangeran kedua...


Countine...


__ADS_2