Become A Mother

Become A Mother
Batu Turun-temurun


__ADS_3

Tetapi Aliesa tidak terlalu mengharapkan balasan cinta dari Lois. Lois yang memperhatikan Aliesa yang sejak tadi melamun hanya membiarkan nya saja. Karena sejujurnya dirinya sendiri tidak tahu harus mengucapkan apa atau mengungkapkan perasaan nya. Seumur hidup Lois baru merasakan situasi seperti ini sebab sejak awal dirinya kurang mempercayai apa arti cinta.


Menurutnya orang yang merasakan cinta adalah orang yang bodoh rela mempertaruhkan nyawanya hanya demi berada di sisi orang yang dicintainya. Contohnya ibundanya yang rela menjadi seorang Selir dan tinggal di istana kecil menerima semua hinaan oleh banyak orang-orang sebab statusnya yang menjadi pengganggu rumah tangga antara Ratu dan Kaisar.


Suasana semakin canggung setelah makan mereka belum saling berbicara. Sampai dengan keberaniannya Lois membuka mulutnya.


" Aku tidak tahu harus mengatakan apa, Tetapi aku harapkan kau bisa membalasnya dengan baik atau tidak. Karena aku siap menanggung resikonya." ucap Lois yang menghela nafasnya berusaha menghilangkan perasaan gugupnya.


Aliesa yang memperhatikan tingkah Lois dibuat penasaran apa yang akan dikatakannya. Sampai sebuah kata yang mampu membuat hati Aliesa pecah seperti es keluar dari mulut Lois.


" Aliesa isteriku aku mencintaimu." ucap Lois yang mengucapkan perasaannya.


...****************...

__ADS_1


Sedangkan di sisi lain Duke Christopher semakin dibuat pusing dengan tingkah anak pertamanya yang semakin hari membuat masalah.


Apalagi Duke Christopher setiap melirik Reynald yang membuatnya semakin emosi mengapa tidak Reynald hanya menampilkan ekspresi wajah tanpa rasa bersalah sama sekali.


" Rey, apa kau tahu kesalahan apa yang kamu perbuat?" tanya Duke Christopher dengan datar.


Reynald mengangkat bahunya acuh sambil menjawab pertanyaan Duke Christopher dengan tenang.


" Aku hanya memberikan Annika sebuah batu , apa itu salah?" tanya Reynald kembali sambil melihat berani Duke Christopher.


" KAU BODOH MEMBERIKAN ORANG ASING SEBUAH BATU SIHIR MILIK KELUARGA KITA, APA KAU SUDAH KEHILANGAN KEWARASAN MU REYNALD CHRISTOPHER." ucap Duke Christopher yang berteriak murka kepada Reynald.


Sebab Batu sihir berwarna merah merupakan barang turun-temurun yang diwariskan kepada keturunan anak perempuan yang dilahirkan oleh keluarga Christopher. Batu itu tidak boleh sembarangan digunakan atau di berikan meskipun itu adalah anak angkat tetap tidak boleh di izinkan untuk memegangnya selain hak waris asli anak perempuan di keluarga Christopher.

__ADS_1


Maka sebab itu selama ini Duke Christopher tidak pernah mengijinkan Annika melihat atau memegang batu sihir. Karena dampaknya bisa buruk.


Duke Christopher secara tidak langsung telah menghina leluhurnya karena berani memberikan batu tersebut kepada Annika yang merupakan anak angkatnya daripada Aliesa anak kandungnya.


Reynald yang mendengarnya hanya bisa menundukkan kepalanya karena untuk kedua kalinya Duke Christopher marah sebesar ini kepadanya.


" Tetapi ayah Annika bukan orang asing di keluarga kita melainkan.." ucap Reynald terpotong ketika Duke Christopher mengangkat sebelah tangannya menyuruhnya berhenti berbicara.


" Sudah cukup aku menghadapi sikapmu Reynald, sekarang aku memerintahkan kau untuk membawa kan kembali batu sihir itu dari Annika. Jika kau tidak mendapatkan nya jangan harap kau bisa mendapatkan hak waris mu sebagai Duke selanjutnya. Aku akan mencabut hak waris mu." ucap Duke Christopher dengan dingin.


Reynald yang terkejut mendengarnya bahkan dirinya tidak menyangka bahwa memberikan batu sihir kepada Annika bisa membawa dampak buruk baginya. Dia tidak terima di perlakukan seperti ini oleh Ayahnya. Dia adalah pewaris Duke.


Tetapi sayangnya ketika ingin protes tiba-tiba saja tubuhnya terdorong keluar dan pintu ruang kerja Ayahnya di kunci menggunakan sihir.

__ADS_1


Sampai Reynald tidak bisa keluar selain menuruti perintah dari Duke Christopher.


Countine...


__ADS_2