Become A Mother

Become A Mother
Sebulan Kemudian


__ADS_3

Aliesa pagi ini sedang meminum teh di taman sambil melihat Puterinya Flora menggambar. Sudah sebulan lebih pernikahan mereka dilaksanakan.


Pihak istana atau lebih tepatnya Puteri Mahkota dan Ratu belum melakukan sesuatu yang buruk.


Tetapi ada yang aneh dengan sifat Pangeran kedua Lois yang akhir-akhir ini sering pergi di malam hari.


Meskipun hubungan awal mereka hanya sebatas memberikan Flora keluarga. Tetapi entah kenapa pernyataan cinta Pangeran kedua Lois telah mencairkan hatinya yang sebelumnya sudah membeku akibat penghianatan Revano.


Aliesa yang terlalu sibuk melamun sampai tidak menyadari Pangeran kedua Lois datang.


" Sepertinya ada kau pikirkan, Aliesa?" tanya Lois yang membuat Aliesa berjangkit kaget.


" Tidak ada." ucap Aliesa sambil mengalihkan pandangannya malu melihat kemeja putih yang dipakai Pangeran kedua Lois basah akibat keringat.


Memperlihatkan tubuhnya yang tercetak jelas dibalik kemeja tersebut. Memang setiap pagi Pangeran kedua Lois selalu menghabiskan waktunya di lapangan pelatihan untuk melatih pedang.


Selama sebulan ini juga mereka tinggal di kediaman Viscount Lincoln. Karena Pangeran kedua Lois sudah tidak mempercayai Kaisar setelah pertemuan yang berakhir kacau tiga Minggu lalu. Bahkan Aliesa masih bisa mengingat bagaimana marah nya Pangeran kedua Lois kepada Kaisar Wiliams yang merupakan ayah kandungnya sendiri.

__ADS_1


Flashback On...


Tiga Minggu lalu....


Sudah seminggu sejak acara pernikahan Aliesa dan Pangeran kedua Lois, dan saat ini mereka masih tinggal di kediaman Viscount Lincoln.


Sebenarnya Aliesa merasa lega tidak tinggal di istana mengingat di sana pastinya ada perkumpulan ular yang selalu menggosipkan nya tentang dirinya yang menggunakan sihir hitam untuk mendapatkan cinta dari Pangeran kedua Lois.


Mendengar itu membuatnya bergidik meskipun dia memang sedikit tertarik dengan Pangeran kedua Lois. Tetapi tidak sedikitpun ia memikirkan menggunakan sihir hitam untuk membuat nya jatuh cinta kepadanya.


Lagipula ia tidak terlalu mempedulikan permikiran orang kepadanya selama mereka tidak melakukan hal di luar batas.


Ceklek...


" Permisi Tuan Puteri anda di panggil oleh Pangeran kedua untuk segera menemuinya. Karena Kaisar Wiliams datang berkunjung." ucap Margot dengan sedikit membungkuk.


Aliesa yang sedang berdiri di atas balkon langsung mengalihkan pandangannya.

__ADS_1


" Baiklah, kalau begitu kita pergi sekarang." ucap Aliesa yang berjalan memasuki kamarnya.


" Tetapi anda tidak mengganti pakaian terlebih dahulu?" tanya Margot yang penasaran melihat Aliesa yang hanya menggunakan gaun hijau muda polos dengan rambut di kepang satu ke samping.


" Tidak perlu, kita bisa membuat mereka menunggu lebih lama." ucap Aliesa yang berjalan mendahului Margot.


Sepanjang perjalanan banyak para pelayan dan prajurit membungkuk hormat kepadanya. Jujur saja hal itu sedikit membuat nya risih. Tetapi ia juga tidak bisa membuat mereka untuk menghentikannya.


Ketika sampai di ruang tamu Aliesa melihat Pangeran kedua Lois sedang menodongkan sebuah pisau ke leher Kaisar Wiliams.


Hal itu membuat Aliesa dan Margot yang baru sampai dibuat kaget.


" Apa yang kau lakukan Lois, kau tidak bisa melakukan nya." ucap Aliesa yang berjalan cepat menuju ke arah Pangeran kedua dan Kaisar Wiliams.


Pangeran kedua Lois yang menyadari kedatangan Aliesa langsung melirik dingin ke arahnya. Membuat Aliesa tersentak dibuatnya jujur saja dirinya tidak pernah melihat tatapan dingin Pangeran kedua Lois selama bersama nya dan itu membuat nya sedikit takut.


" Saya tidak bisa melakukannya Aliesa, Karena pria bodoh ini telah menyembunyikan seorang.....

__ADS_1


Countine...


__ADS_2