Become A Mother

Become A Mother
Terkesan Mafia


__ADS_3

Aliesa dan Flora tersenyum senang karena hasil Cookies mereka sudah jadi dengan sempurna.


" Yei... Cookies nya jadi." ucap Flora sambil menepuk kedua tangannya dengan gembira.


Aliesa yang melihatnya tersenyum senang melihat sifat lucu Flora.


" Berikutnya kue nya kita bun..." ucap Aliesa terpotong ketika ada sebuah tangan mengambil salah satu Cookies nya.


Tentu saja Aliesa marah melihat cookies diambil tanpa izin dan ketika ia membalikkan badannya bertapa terkejutnya melihat wajah Lois.


" Hehehe..." Aliesa yang tertawa canggung sambil mengalihkan pandangannya.


Lois yang melihat sikap salah tingkah Aliesa membuat nya merasa gemas.


" Kalian sedang membuat apa sepertinya seru sekali?" tanya Lois yang mengalihkan perhatian nya ke Flora.


Flora yang mendengarnya langsung terpekik senang sambil mengangkat keduanya tangannya.

__ADS_1


" Tadi Mama dan Flora membuat Cookies untuk dibagikan kepada orang-orang." jawab Flora sambil tersenyum.


Lois mendengarnya menggangguk kepalanya sambil berjongkok menyamakan tingginya dengan Flora.


" Wah...itu menyenangkan bagaimana kalau sekarang Flora memberitahu kepada Kakek tentang kegiatan apa yang dilakukan Flora hari ini." ucap Lois sambil melirik Aliesa dan mengedipkan sebelah matanya.


Aliesa hanya mengedip matanya lucu melihat ekspresi yang ditunjukan oleh Lois. Flora menggangguk kepalanya sebelum berjalan menuju ke ruang Viscount Lincoln meninggalkan suasana canggung di antara Aliesa dan Lois.


Melihat bahwa dirinya di tinggal sendiri bersama Lois membuat Aliesa merasa tidak nyaman dan memutuskan untuk kembali ke kamarnya.


" Jika tidak ada yang dibicarakan lebih baik saya permisi dulu, Lois." ucap Aliesa yang ingin berjalan keluar sebelum sebuah tangan mencegahnya.


Aliesa yang merasakan pelukan Lois di pinggangnya lumayan erat berusaha melepaskan nya sebelum Lois tiba-tiba membisikan sesuatu di telinganya.


" Jangan mencoba memberontak sayang atau tidak ingin kejadian beberapa hari lalu terulang lagi." ucap Lois sambil mengecup telinga Aliesa dengan lembut.


Membuat tubuh Aliesa meremang dan wajahnya yang sudah seperti kepiting rebus. Ia tahu dirinya tidak pernah lupa kejadian malam itu. Akibat kesalahan nya sendiri sampai saat itu membuat seekor singa terbangun dan menerjangnya seperti dia sebuah makanan.

__ADS_1


Dengan kasar Aliesa mendorong dada Lois sampai membuat nya terdorong beberapa centi darinya.


" Lupakan malam itu Lois, lebih baik kita bersiap-siap untuk pesta nanti malam. Sampai jumpa nanti malam." ucap Aliesa yang langsung berlari keluar dari dapur.


Meninggalkan Lois dibelakangnya yang tertawa pelan.


" Hahaha.... seperti nya hobiku sekarang semakin bertambah dan kesenang melihatnya berwajah malu seperti itu." ucap Lois sambil mengambil satu Cookies dan menyuapkan ke dalam mulutnya.


...****************...


Aliesa yang saat ini sedang berdandan untuk bersiap-siap pergi ke pesta penyambutan Putera Mahkota dari perjalanan jauhnya. Untuk malam ini Aliesa menggunakan gaun berwarna hijau tua dengan lengan panjang dan sedikit mengembang.


Menatap pantulan dirinya di cermin membuat Aliesa tersenyum puas dengan hasilnya. Lois yang berdiri di belakang Aliesa hanya menatapnya melihat wanitanya.


" Apa kau sudah siap?" tanya Lois yang berjalan mendekat.


Aliesa yang merasakan kehadiran Lois membalikan badannya dan terpaku melihat pria itu sangat tampan malam ini dengan menggunakan jas dan kemeja berwarna hitam begitu juga celana nya yang seiras. Membuat penampilannya tambah sempurna dengan rambutnya yang di tata rapi.

__ADS_1


Tetapi mengapa terkesan seperti seorang Mafia yang berada di film pernah di tonton dulu....


Countine....


__ADS_2