
Episode 103 : Alexander merindukan Kiara.
***
Sedangkan Alexander Grey dan para rekannya yang sedang dalam rencana besar rupanya menemukan fakta baru lagi, semakin mereka mendalami kasus dan perkumpulan mafia Serge maka semakin dalam rahasia yang mereka ketahui.
Keluarga Serge sepertinya adalah sebuah jembatan yang menghubungkan antara orang-orang elit, teroriis, penjahat pemerintahan dan para kriminal paling ditakuti di dunia.
Keluarga Serge telah mewadahi semua kelompok penting itu untuk urusan-urusan yang mengerikan, beberapa diantaranya sudah terjadi dan menjadi sejarah memilukan, seperti kecelakaan yang disengaja tetapi ditutupi atas kerjasama dengan para elit, penjahat politik dan kriminal profesional tersebut.
Ditengah penyelidikan yang dilakukan oleh Alexander Grey, ternyata lahan yang baru ia kuasai bukanlah tujuan utama kelompok mengerikan ini, tetapi ada sesuatu yang lain, dan sepertinya mereka membutuhkan Alexander Grey dalam hal ini.
Karena setelah diselidiki oleh Fin dan Sin, tidak ada apapun didalam lahan itu, dan jika ditelaah lebih dalam, lahan luas itu tidak cukup kuat untuk membuat ketua keluarga Serge menikahkan putrinya satu-satunya demi mengikat Alexander Grey.
Sepertinya yang Alexander tahu mengenai permasalahan dari musuhnya ini hanya sebesar gunus es everest, masih banyak rahasia yang jauh lebih besar di dasarnya, jadi mereka harus bertindak lebih hati-hati.
Alexander kemudian mengingat pesan kakeknya sebelum meninggal, jika Alexander akan menemukan sesuatu yang besar, dan saat dia menemukan itu Alexander dan kelompok mafia yang sudah dibangun besar oleh kakeknya harus memilih kebenaran, karena itulah perkumpulan itu dibuat.
Jadi sepertinya pesan kakeknya berhubungan dengan semua ini, seolah kakeknya memang sengaja meninggalkan legacynya pada Alexander.
Seolah kakeknya tidak bisa menyelesaikan misinya dan meninggalkannya pada cucunya sendiri, Alexander Grey, alasan Alexander Grey dipilih bukannya Arka masih belum diketahui, tetapi Alexander akan menemui jalan yang akan ia lalui.
__ADS_1
Satu bulan penuh Alexander berfokus dengan masalah yang semakin hari semakin sulit dan mengerikan, dia sudah lelah, malam ini pertemuan mereka adalah membahas mengenai tanggal pertunangan antara Alexander Grey dan Sarah Serge.
Malam itu sangat meriah, kedua perkumpulan dari keluarga Grey dan Serge seperti sedang berpesta tetapi keduanya sama-sama tahu sebenarnya ada persitegangan yang ada didalamnya.
'Sialan, terus bersama wanita ini membuatku muak, aku harus memikirkan cara setiap malam agar tidak tidur dengannya! Bau nya menyengat sekali, parfum apa sih yang dikenakannya?!' geram Alexander dalam menghina Sarah di dalam dirinya..
Sedari tadi Sarah Serge menggandengnya erat sekali, tetapi Sarah Serge sangat mudah dipengaruhi.
Karena pengaruh Sarah Serge lah mengapa Alexander dan dirinya tidak langsung menikah tetapi malah bertunangan dahulu, Alexander harus mengulur waktu, dia tidak ingin menikah apalagi dengan wanita seperti Sarah Serge.
“Aku rindu siputku yang di rumah, sudah hampir satu bulan, apa dia rindu padaku? Hanya dia yang tidak menempel seperti permen karet padaku, malam ini aku harus pulang melihatnya,”
Hanya Kiara yang ia rindukan selama satu bulan ini.
***
Ditengah keramaian dan sandiwara Alexander Grey, walau ada gadis cantik yang menempel padanya, isi kepalanya hanya berisikan Kiara, teriakannya yang lucu, wajahnya yang gemas jika sedang marah, wajahnya yang terlihat bodoh jika sedang melakukan kesalahan.
Seorang ketua mafia seperti Alexander, benar-benar bisa bersikap melankolis ditengah keramaian seperti ini, tidak pernah ia bayangkan jika saat seperti ini akan datang.
"Apakah lelaki sok keren itu mengganggunya di kampus?
__ADS_1
Apakah lelaki di kampusnya semakin banyak yang suka padanya?
Atau haruskah kulenyapkan semua lelaki yang ada dikampusnya dan yang dekat dengannya?”
Angan-angan yang sangat tidak masuk akal, dia sangat marah dan risau jika saja membayangkan Kiara sedang bersama atau bahkan tertawa dengan lelaki lain, isi kepalanya benar-benar kacau dan hanya dipenuhi oleh Kiara saja.
***
Disaat yang sama, sebenarnya Yuza sudah tahu jika Kiara melarikan diri dengan pria bernama Bian.
Yuza adalah seseorang yang jenius dalam hal seperti ini, dia bahkan tahu kemana Kiara pergi, infoman dan kemampuan yang ia miliki hanya ada satu dari sejuta, jadi tidak heran jika dia tahu segalanya.
Yuza memilih tidak memberitahukan pada Alexander Grey yang sedang dalam rencana besar, setelah mereka berempat bersama, setelah dahulu Alexander Grey menyelamatkan mereka dari tumpukan sampah, baru kali ini mereka dihadapkan misi yang paling menegangkan, dan sepertinya misi kali ini berhubungan dengan terbakarnya dahulu desanya bersama Fin dan Sin.
Sepertinya tujuan hidup mereka yang ingin mencari tahu dalang hancurnya desa dan dibunuhnya orangtua mereka akan semakin dekat, pembalasan dendam akan segera pecah, jadi gadis seperti Kiara tidak boleh jadi penghambat mereka.
.
.
.
__ADS_1
.