Belenggu Hasrat Sang Mafia

Belenggu Hasrat Sang Mafia
Belenggu Hasrat Sang Mafia Last Episode.


__ADS_3

Belenggu Hasrat Sang Mafia Last Episode


***


Dua hari sebelum pesta pernikahan Alexander Grey dan Kiara,


"Sayang ... aku mabuk, aku sepertinya minum terlalu banyak, Ayo cepat bawa aku ke kamar!" Alex bersandar di bahu istrinya.


Belasan jika dia sedang mabuk, padahal hanya ingin pergi ke tempat sepi berdua dengan istrinya saja.


Malam ini mereka sekeluarga, sedang melakukan pesta makan malam bersama.


Kiara yang melihat suaminya memang terlihat mabuk segera memapah suaminya.


"Aku duluan ya, Ibu ... Ayah," seru Kiara meminga ijin pergi ke kamar mereka kepada orangtua kandungnya dan mertuanya.


***


Di kamar pribadi Kiara,


"Sebanyak apa sih kau minum, bisa-bisanya mabuk, padahal aku masih ingin bercerita dengan Ibu ...." ucap Kiara merebahkan suaminya di ranjang.


Namun ketika Kiara hendak pergi, Alex langsung menarik tangan istrinya dan membuatnya jatuh ke ranjang empuk dan memeluknya kencang sekali.


"Sayang! kau jahat! bisa-bisanya kau lebih mementingkan mereka dibandingkan aku!"


"Aku sangat sangat merindukan mu!"


Gerutu Alex membuat tubuh Kiara berada di bawah tubuhnya, mengunci pergerakan kedua tangan agar Kiara tidak bisa bergerak kemanapun.


Mata Kiara segera melebar ketika melihat jika suaminya hanya berpura-pura mabuk saja tadi.


"Kau ... tidak mabuk ..." keluh Kiara dengan pipi yang sudah memerah.


"Kau?"


"Panggil aku suamiku!"


Bisik Alex sudah mulai memejamkan matanya dan mencium setiap sudut wajah istrinya.


"Tu ... tunggu dulu, kita harus ..." belum sempat Kiara mempersiapkan dirinya, pinggangnya sudah di rangkul erat oleh suaminya dan bibirnya sudah memainkan bibir istrinya.


"Panggil aku suamiku!" bisik Alexander lagi membisik di telinga Kiara.


Rasanya Kiara selalu saja merinding jika diperlakukan oleh Alexander seperti ini.


"Su ... suamiku ..." lenguh Kiara dengan tatapan yang sudah sendu.


Tubuhnya memang sepenuhnya sudah menjadi milik suaminya.


"Bagus, malam ini aku akan menghukum mu karena sudah membuat ku merindukanmu padahal kita selalu berdekatan ..." bisik Alexander tersenyum sangat nakal.


Kebuasan Alex memang tak pernah luntur.

__ADS_1


Dan terjadilah hubungan panas dimana Alexander tetap memperlakukan istrinya dengan sangat lembut.


***


Hari sebelum pesta pernikahan,


Kabar mengenai Nelson Dutch yang telah menemukan putrinya yang dikira telah tiada menghebohkan dunia Maya.


Bukan saja hanya kabar mengenai Goran yang hilang entah kemana dimana publik tidak tahu jika Fin, Sin dan Yuza telah melakukan sesuatu kepada Goran sehingga Goran tengah berada dalam titik penderitaan yang tak bisa ia tanggung lagi.


Tetapi sekarang mengenai putri Nelson Dutch, seseorang paling disegani dan paling misterius itu ternyata adalah Kiara.


Yang merupakan calon istri dari Alexander Grey yang akan mengadakan pernikahan satu hari lagi


*Publik tidak tahu jika Alexander dan Kiara sudah menikah sebelumnya.


Mendengar fakta itu, semuanya menjadi heboh, termasuk keluarga Bella, dimana Ayah Bella yang sudah bangkrut menjadi hampir gila karena melepaskan harta Karun seperti Kiara.


"Cepat hubungi Kiara bagaimana pun caranya!"


"Memohon juga tidak apa,"


"Cepaaaatt!"


Ayah Bella rasanya hampir gila karena mengetahui asal usul Kiara.


Sedangkan istrinya, Ibu Bella hanya terdiam karena sadar Kiara sudah menutup dirinya ketika mereka mencampakkan Kiara begitu saja.


Tak akan mungkin lagi Kiara mau membantu mereka lagi.


Namun Bella yang telah Kehilangan segalanya, suaminya dan bahkan harga dirinya tak akan peduli dengan hal itu lagi.


Bella sadar jika dia hanya memikirkan betapa beruntungnya Kiara, maka dia bisa saja mati karena gila.


"Dua botol minum lagi disini ..."


Suara pelanggan di restoran tempat Bella bekerja mengejutkan Bella yang tadi tertegun melihat berita sejenak.


"Baik ... ditunggu," balas Bella tersenyum dan berlari mengambilkan botol minuman untuk pelanggan.


***


Sedangkan Bian, dia sendiri sudah tahu dari penyelidikan nya mengenai Kiara, bagaimana Kiara bahagia sekali bersama Alexander.


Fakta mengenai Kiara tengah hamil juga sudah diketahui oleh Bian.


Bian melihat lurus ke arah kota dari gedung perusahaan nya, entah mengapa air matanya mengalir begitu saja.


Di tangannya ada foto Kiara tengah tertawa lepas bersama Alexander, menunjukkan betapa Kiara mencintai lelaki itu.


"Ternyata bukan aku ... ternyata bukan aku yang akan menjaga mu Kiara ..."


"Tapi aku beruntung karena pernah menjagamu, dan aku beruntung hingga sekarang aku masih mencintaimu ..."

__ADS_1


Bian menangis sejadi-jadinya, dia sudah tak akan bisa merebut Kiara lagi.


Sudah tak ada kesempatan lagi, tidak akan mungkin dia menghancurkan kebahagiaan Kiara apalagi Kiara sudah hamil.


Ingatan mengenai masa kecil mereka dan janji-janji pernikahan masa kecil mereka sudah retak dan hancur menjadi debu.


Bian menangis dengan hebat karena tahu dia tak akan bisa kembali ke masa lalu untuk memperbaiki segalanya lagi.


***


Time skip,


Hari pesta pernikahan.


Pesta pernikahan Kiara akhirnya digelar, walah pernikahan ini adalah pernikahan fenomenal antara Grey dan Dutch, namun pernikahan itu hanya dilaksanakan secara privasi.


Semua ini atas permintaan Kiara, dia tidak ingin disorot kamera dan menjadi buah bibir.


Kiara juga merasa kehidupan keluarganya adalah privasi bukanlah konsumsi publik.


Gaun pernikahan yang indah, riasan yang menampilkan kecantikan Kiara yang begitu lembut dan memesona.


Dan Alex yang terlihat sangat tampan dan gagah berdiri menunggu mempelainya diantar oleh Ayahnya, ialah Nelson Dutch.


Fin, Sin, dan Yuza berada disana dan Sin tak bisa menahan harunya sampai ia menangis melihat Bosnya akhirnya benar-benar akan bahagia.


Disisi lain Pak Roy juga berada disana, juga sedang mengusap pipinya yang sudah basah oleh air mata dengan sapu tangan.


Semua orang bahagia ketika melihat Kiara dan Alex bergandengan tangan dan saling mengucapkan janji suci.


"Saya mengambil engkau menjadi istri/suami saya, untuk saling memiliki dan menjaga, dari sekarang sampai selama-lamanya. Pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang kudus, dan inilah janji setiaku yang tulus."


Begitulah janji suci yang sebenarnya sudah mereka sepakati sebelum pesta pernikahan, namun mengumandangkan nya lagi membuat keduanya terharu dan menjadi semakin optimis untuk bersama sampai maut memisahkan.


"Aku mencintaimu ..."


Bisik Alex mengecup dahi istrinya.


"Aku juga mencintaimu ..."


Balas Kiara memeluk suaminya dengan sangat erat.


Dan pesta pernikahan itu akhirnya berakhir dengan hangat.


Semuanya berbahagia, dan Kiara juga Alex akan segera kembali ke kediaman pribadi mereka.


Alex meminta untuk memberikan mereka waktu untuk menikmati waktu berdua tanpa diganggu.


Karena selama ini Alex selaku saja waspada jika tengah kencan dengan Kiara karena musuh nya, namun untuk kali ini, Alex ingin kencan setiap hari dengan istrinya tanpa merasakan waspadai lagi.


Sebelum menunggu kelahiran baby pertama mereka, Alex ingin berkencan sebanyak mungkin dengan Kiara.


Tamat

__ADS_1


Happy ending 🌹


__ADS_2