
S2. Episode 210 : Ice cream dan kencan dadakan.
***
"Sayang, ayo kita pulang," seru Kiara menggenggam erat tangan suaminya.
Alex tersenyum sangat bahagia, ketika merasakan bagaimana Kiara secara perlahan mulai menunjukkan keinginannya atas dirinya.
Dan hal itu sangat menggoda bagi Alexander.
'Setelah menjadi istriku, dia semakin menggodaku! bagaimana ini, sepertinya aku akan gila karena cinta!'
Alex berbicara sendiri dalam hatinya, bagaimana Kiara benar-benar telah menguasai hatinya seutuhnya.
Alexander melangkah sembari digandeng oleh istrinya.
Kiara bahagia sekali, dia merasa Alexander mulai terbuka dan menceritakan hal hal yang tidak pernah diketahui oleh siapapun sebelumnya.
Kiara merasa Alexander sepertinya akan mulai berdamai dengan dirinya sendiri.
Kisah pilu dan sedih Alex yang sudah dia ceritakan benar-benar menyentuh Kiara dari hatinya yang paling dalam.
Keduanya sudah duduk di dalam mobil, walau tadi ada sedikit rasa kesal dan amarah dari Alex namun sekarang sudah baik-baik saja, malahan sekarang hubungan mereka semakin dekat dan intim dari sebelumnya.
"Sayang ... matahari nya indah sekali, saat dia hendak pergi tenggelam, dia meninggalkan cahaya yang benar-benar menyilaukan!" Kiara bersandar di bahu suaminya.
Kiara menatap ke hadapannya dimana matahari benar-benar akan tenggelam.
"Aku punya cita-cita, aku ingin melihat matahari terbenam seperti ini bersamamu sampai kita tua, menggenggam tangan satu sama lain dan bersandar di pundak mu, tidakkah itu sangat indah?"
"Aku benar-benar ingin berada di sisimu selamanya ..."
Ucap Kiara lagi sungguh sangat dalam makna nya sampai ke hati Alexander.
Kiara tersenyum dan memejamkan matanya sejenak, menikmati kenyamanan berdua saja dan menikmati senja yang akan berakhir.
"Deg ... Deg ... Deg!"
Jantung Alex berdetak begitu kencang, pipinya memerah dan dia terharu sekali mendengar ucapan istrinya.
"Sayang ... katakan sekali lagi, katakan jika kau ingin bersama ku sampai tua, katakan kau akan berada di sisiku selamanya," Alex meraih kedua pipi istrinya lembut.
Alex berbicara dekat sekali, dengan ekspresi senyuman yang sangat lembut dan entah mengapa ada linangan air mata di kedua bole mata tajamnya.
Mata Kiara melebar setelah mendapat reaksi haru dari suaminya.
__ADS_1
Semakin Kiara mengenal suaminya, semakin Kiara mengetahui jika hati suaminya ini benar-benar lembut dan setia.
Sungguh hati lelaki sejati yang tak akan ia temukan dimanapun.
Kiara menganggukkan kepalanya dan menyentuh tangan kokoh suaminya yang meraih kedua pipinya.
"Iya sayang, aku berjanji akan bersama denganmu sampai tua, kita akan melalui semuanya bersama ..." ucap Kiara tersenyum dan dengan nada yang sangat lembut.
Terdiam, Alex terdiam sesaat, dia tidak menyangka ada kata yang lebih dahsyat dari kata cinta.
Kata akan bersama selamanya terdengar sangat dalam dan bermakna.
Alex memejamkan matanya, dan suasana yang begitu romantis membuat bibir mereka menyatu.
Keduanya berciuman dengan sangat intens namun Alex masih menahan dirinya, karena jika dia bertindak lebih jauh maka dia tidak akan bisa menahan dirinya lagi.
Ketika keduanya berciuman, Alex mencoba menghentikan dengan cara menahan wajah istrinya.
*Glek*
Alex menahan salivanya kuat ketika melihat wajah istrinya dari dekat, bibirnya yang merah ingin ia lahap lebih lama namun sudah malam tidak baik mereka berada di tempat seperti ini malam malam.
"Sayang ... aku tahu kau sangat menginginkan hal itu, tapi ini masih di makam, sebaiknya kita kembali dulu ..."
"Kenapa kau semakin nakal sih setelah kita menikah, kau bahkan tak bisa menahan dirimu di tempat seperti ini," seru Alex mengecup dahi istrinya pelan dan tersenyum nakal.
Kiara segera membuka matanya dan dia terdiam karena terlalu malu.
Entah kenapa juga bagi Kiara ciuman yang tadi sangat indah dan nikmat, seolah dia memang benar-benar menginginkan hal itu.
*Duar*
Seolah ada kembang api yang bermekaran di kepalanya, wajahnya sudah semerah tomat dan dia benar-benar sudah malu sekali.
Alex terkekeh gemas melihat ekspresi istrinya, dia memasangkan seatbelt dan mulai melajukan mobilnya.
Malam ini Alex tidak akan membawa istrinya kembali pulang, jika pulang dengan cepat maka keromantisannya akan diganggu oleh banyak pihak.
Untuk malam ini, Alex ingin kencan dadakan dengan istrinya.
"Sayang ... kau Mau makan ice cream kan? aku akan membelikan yang banyak untuk mu," seru Alex sudah sampai di sebuah pasar malam yang buka dua seminggu di hari weekend.
Alex mengenakan topi agar tidak terlalu menarik perhatian, lalu Kiara ditutupi menggunakan jas besar Alex, agar Kiara tidak kedinginan.
"Umm ... aku mau ice cream rasa matcha!" ketus Kiara masih malu dan sedikit kesal mengenai bagaimana suaminya tak henti henti selalu mengerjainya.
__ADS_1
"Pfft ..." Alex terkekeh kecil lalu mencubit pelan pipi istrinya, Alex segera merangkul istrinya gemas lalu menuntunnya melangkah mencari ice cream rasa matcha.
Malam itu banyak sekali lampu-lampu, orang juga sangat ramai, beberapa pasangan berlalu lalang dan sepertinya juga kencan seperti mereka.
Di tangan, Alex sudah membawa satu box besar ice cream rasa matcha, karena bahaya masih mengintai mereka akan memakan ice cream dari dalam mobil dan menonton televisi di mobil.
Alex mengemudikan mobilnya lagi dan membawa mereka ke sebuah bukit kecil yang pemandangan nya akan menunjukkan pasar malam penuh cahaya yang baru mereka kunjungi.
Kencan kali ini terbilang unik namun menurut Alex, kencan ini akan mereka ingat sebagai yang paling berkesan.
***
Di dalam mobil Alex,
Keduanya sudah sampai di mobil, Kiara asyik memakan ice cream rasa matcha dan menonton film yang ada di layar tv kecil di mobil suaminya.
Dia juga bersandar di bahu suaminya dan menikmati kencan sederhana yang hangat ini.
"Sayang ..."
Alex memanggil istrinya yang sedang serius menonton film romantis di hadapannya
"Hmmm?"
Sahut Kiara masih belum tahu jika Alex sebenarnya memiliki rencana yang super duper nakal membawa Kiara ke tempat ini.
"Apakah kau pernah berpikir melakukan hal nakal disini? lihat lah pemasangan disana, bukankah akan menyenangkan melakukan nya disini?"
"Di rumah banyak sekali orang, walau kita tetap bisa melakukannya di kamar, rasanya tidak nyaman karena sewaktu-waktu bisa saja ada orang mengetuk kamar kita ... jadi," Alex sudah meraih box ice cream yang ada di tangan istrinya dan meletakkan nya di depan mobil.
Dia menarik tubuh istrinya dan membuatnya duduk di pangkuannya.
"Ayo kita nikmati malam ini berdua seperti ini dan memuaskan diri kita ..." bisik Alex benar-benar membuat Kiara syok.
Sungguh suaminya ini benar-benar memiliki gairah yang terlalu besar.
.
.
.
.
Author : Jangan lupa dukung karya ini dengan cara berikan like nya ya hehe 🤍
__ADS_1
Satu episode lagi nyusul ya 😍