
Episode 92 : Melatih mu secara personal.
***
Alexander yang sebenarnya tidak memiliki banyak waktu hendak menemui Kiara dan bermain-main sebentar.
Kepalanya sedikit pusing dan energinya terkuras, jadi dia butuh pelepasan penat, yaitu dengan bersama Kiara.
Alexander telah menyadari hal ini beberapa waktu lalu, jika bersama Kiara rasanya Alexander seperti terpisah dari dunia gelapnya.
Rasanya Alexander bisa beristirahat tanpa memikirkan apapun, walau dalam artian Kiara akan lelah dan kesal karena akan ditindas secara tidak langsung oleh Alexander.
Langkah kakinya sudah hampir sampai di gedung sebelah, dimana Kiara berada.
Tetapi tiba-tiba ada telepon yang masuk kedalam ponsel Alexander.
"Tring ... Tring ... Tring!"
Alexander menghela nafasnya sejenak saat melihat jika ibunya sedang menghubungi dirinya.
Langkahnya berhenti sejenak dan segera mengangkat panggilan itu.
__ADS_1
"Halo Ibu?"
"Alexander, kapan kau akan mengunjungi Ibu? setelah acara ulangtahun ayahmu, kau sudah tidak pernah datang lagi,"
Ibunya yang sudah khawatir pada putranya, ingin sekali agar putranya kembali pulang dan akur dengan Arka Grey, kakak Alexander Grey dan ayahnya.
"Ibu, aku tidak akan kembali lagi kesana, selagi ayah masih mempertahankan wanita-wanita nya maka aku tidak akan pernah muncul di hadapannya,"
"Alexander, dengarkan Ibu, ayahmu, dia ... dia sudah berubah, jadi pulanglah Nak," seru ibunya lagi tetapi Alexander tahu ibunya berbohong.
Alexander memiliki mata-mata untuk melihat keadaan keluarganya, dan ayahnya sama sekali tidak berubah sedikitpun.
Alexander tahu jika ibunya terlalu tulus dan baik, dia sesak dan kesal jika mengingat perselingkuhan ayahnya terhadap ibunya, apalagi ibunya selalu memaafkan dan selalu memaklumi.
"Ibu, aku sedang sibuk, aku akan menghubungi Ibu nanti,"
Alexander tidak mau lagi membahas mengenai ayahnya yang bejat itu, jadi Alexander mengakhiri panggilan itu agar emosinya tidak akan membara.
"Ck, kepalaku hampir pecah karena semua ini!" geram Alexander sudah membuka pintu besar ruangan latihan pada anggotanya.
Saat Alexander sudah terlihat di depan pintu, Kiara yang menyadari hal itu langsung berlari sekuat yang ia bisa kearah Alexander Grey.
__ADS_1
"Alexander, ayo pulang saja, aku tidak mau melakukan latihan mengerikan seperti itu! aku janji akan menjadi pintar dan tidak akan dibodohi oleh orang dengan mudah, jadi tolong," Kiara langsung menarik baju Alexander dengan kedua tangannya.
Kiara melihat Alexander dengan kedua bola matanya yang bulat seperti kucing, dia melemparkan dirinya kedalam dekapan Alexander sesaat setelah Alexander terlihat di depan matanya.
Sebenarnya Kiara hanya dalam mode penyelamatan diri, semua anggota Alexander yang berlatih didalam ruangan ini sungguh melakukan latihan ekstrim, Kiara akan pingsan jika melakukan latihan itu.
'Dia benar-benar perempuan aneh yang bisa melakukan segalanya agar tidak kesusahan, bahkan memohon padaku hanya agar tidak melakukan latihan ekstrim, tetapi anehnya semua pikiran yang membuat kepalaku pusing hilang bagaikan debu, sebenarnya apa yang membuat wanita ini istimewa!'
Gumam Alexander hanya melihati Kiara disaat Kiara berbicara panjang lebar, mencoba mempengaruhi Alexander agar tidak jadi melatihnya.
"Kau tidak mau melakukan latihan ini?" tanya Alexander sudah tersenyum sangat nakal.
Pemikiran berbau dewasa memang tidak akan bisa lepas dari kepala Alexander Grey, dan semua itu dikarenakan oleh Kiara.
"Umm, iya," jawab Kiara mengangguk dan masih mengeluarkan jurus wajah imut.
Alexander menyeringai dan mendekatkan wajahnya dengan menunduk, dia mengusap rambut Kiara dan berbisik.
"Kalau tidak mau latihan disini, aku akan melatihmu secara personal di ranjang, banyak gaya yang akan melatih ototmu, aku yakin kau akan suka," bisik Alexander dengan segala kenakalan yang membuat wajah Kiara memerah.
.
__ADS_1
.
.