Belenggu Hasrat Sang Mafia

Belenggu Hasrat Sang Mafia
Memastikan hati.


__ADS_3

Episode 131 : Memastikan hati.


***


Seperti tubuh yang seluruhnya basah, Kiara telah jatuh lagi, kedalam jurang tak berdasar ini, dia melakukan hal itu lagi, kekuatannya dan keberaniannya yang tidak seberapa dibandingkan kekuatan lelaki ini harus tenggelam lagi, meratapi nasib lagi, merendahkan diri sendiri lagi.


Penyatuan itu berlangsung lama, lelaki buas ini seolah tidak pernah puas, sebenarnya saat di restoran dia sudah sangat marah, dia benci dan seperti akan membakar gedung itu jika saja lelaki itu melakukan hal yang aneh pada Kiara.


Kiara sudah terlelap karena lelah akibat ulah nakal dan buasnya, dia mengusap rambutnya dengan wajahnya yang datar namun mata yang tajam seperti elang.


Namun segera ia beranjak, menuju balkon kamarnya sembari membawa ponselnya, dia menelepon anggotanya Yuza.


“Yuza, sepertinya musuh akan mengetahui hubunganku dengan Kiara, ternyata aku tidak bisa menahan diriku jika berada dekat dengannya, mulai saat ini berikan pelindung rahasia didekat Kiara,” perintah Alexander Grey dengan sangat serius.


Sebenarnya satu bulan terakhir banyak hal terjadi, tentang musuhnya komplotan mafia Serge, luka yang diterima Alexander Grey juga diakibatkan insiden mengerikan itu, entah apa yang telah terjadi tetapi saat ini dia membutuhkan Layla untuk menutupi hubungannya bersama Kiara.

__ADS_1


Dia menerima Layla sebenarnya bukan karena perasaan Alexander Grey berubah, tetapi semuanya hanya demi melindungi Kiara dari orang-orang mengerikan yang mampu melakukan apapun.


Bagaimanapun mereka sedang berurusan dengan komplotan mafia, para penjahat pemerintahan dan para pengusaha curang, ketiga musuh itu sekaligus menjadi musuh mereka, dan ternyata tanpa diketahui oleh Alexander Grey, sebenarnya hal itulah yang membuat kakeknya menurunkan kumpulan mafianya kepada cucunya agar memberantas misinya yang belum tuntas sampai akhir hayatnya.


Sepertinya rencana Geroge Serge ingin mengikat Alexander Grey sebagai menantunya adalah agr mendapatkan kekuasaan dari kekayaan keluarga Grey yang diluar nalar, George Serge ingin menjadi pemimpin dalam proyek besar mereka, tetapi sepertinya rencana itu batal dan hancur.


***


Kejadian saat Alexander Grey pergi ke luar negeri melihat Layla,


Hanya membutuhkan beberapa saat dia sampai di negara yang ia tuju dan segera bergegas menuju rumah sakit yang merupakan tempat Layla selama ini dirawat.


Tetapi dalam perjalanan menuju rumah sakit, Sin segera menelepon Bosnya.


“Bos, kita dalam masalah besar, sepertinya Sarah Serge dipasang chip oleh ayahnya, semua percakapan dan niat Bos untuk menjauhi dan menjebaknya diketahui oleh Geroge Serge, dan sekarang kami sedang dikepung oleh kelompok Serge, tetapi kami sudah mendapatkan semua bukti dan informasi yang dibutuhkan, bagaimana ini?” dengan tergesa-gesa Sin menelepon bosnya.

__ADS_1


Dia sudah dalam tahap dan langkah akhir tetapi George Serge yang memang terkenal licik dan jenius itu sepertinya melangkah lebih dulu.


Dengan panik dan khawatir dia akan kehilangan Sin, langsung menyambungkan kepada Fin dan juga Yuza, “Kerahkan semua anggota elit ke lokasi persembunyian Sin, tidak boleh ada satupun diantara kita yang boleh mati! Paham!” dengan suara yang berteriak dan sangat tegas, dia memerintahkan pada anak buahnya untuk saling menjaga.


Dari tahap ini, perang antara kelompok Serge dan Grey telah dimulai.


“Baik Bos!” Yuza dan Sin segera melaksanakan apa yang diperintahkan oleh ketua mereka.


Yuza dengan kemampuan IT dan teknologi maju yang mumpuni segera melacak semua anggota elit kelompok Grey dan menghubungi mereka dengan menggunakan kode chip yang ada di telinga mereka, Yuza segera mengarahkan mereka ke titik dimana Sin dan anggotanya sedang di kepung.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2