Belenggu Hasrat Sang Mafia

Belenggu Hasrat Sang Mafia
Bagaimana Bella menganggap Kirana.


__ADS_3

Episode 99 : Bagaimana Bella menganggap Kirana.


***


Di kediaman Bella,


Bella sedang berdandan sangat cantik untuk pertemuan keluarga antara dirinya dan keluarga Bian malam ini, dia tahu Kiara akan ada disana jadi dia tidak boleh kalah, dia harus lebih cantik dari siapapun.


“Bian adalah milikku, siapa peduli dengan siapa Bian dulu berpacaran atau dengan siapa dia menghabiskan waktunya lebih lama, yang jelas adalah akulah pemenangnya!” seru Bella tersenyum sombong melihat cermin sembari mengusap wajahnya seolah dia melihat jika dialah yang paling cantik dari siapapun.


Sama seperti Kiara, Bella juga memiliki perasaan pada Bian sejak dulu, tetapi Kiara yang selalu saja bersikap sok baik dan munafik membuat Bian jauh lebih dekat pada Kiara dibandingkan dirinya, Bella masih ingat saat pertama kali Bian datang ke rumah mereka.


Kebetulan ayah Bella dan ayah Bian adalah teman dekat, jadi sering kali Bian datang ke rumah Bella hanya untuk sekedar bermain-main.


Bella yang saat itu masih sangat manja dan terus menggenggam tangan ibunya melihat Bian yang terlihat sangat lucu, wajahnya merona saat itu, dia masih ingat bagaimana Bian tersenyum saat itu.

__ADS_1


Bella sangat malu dan takut untuk berbicara lebih dulu dengan Bian, sampai saat Bella baru sadar setelah waktu berjalan lebih lama dari perkiraan nya, Bian dan Kiara semakin dekat, dan waktu yang terus berlalu akhirnya Bella tahu jika Bian dan Kiara berpacaran.


Dari saat itu kebencian yang mendarah daging mulai tumbuh, Bella mengira jika saja Kiara tidak diadopsi maka yang akan dekat dan menjadi pacar Bian adalah dirinya bukan Kiara.


Bagi Bella, Kiara hanyalah seorang parasit yang datang pada keluarganya, mengganggu keluarganya yang harmonis dan bahkan selalu saja menjadi pusat perhatian semua orang.


Bukan saja karena Kiara pintar tetapi juga karena menurut orang, Kiara memiliki paras yang sangat cantik, hal itu tentu saja membuat Bella semakin murka dan tidak suka.


Karena itulah dia melakukan apa saja untuk bisa mengalahkan Kiara, entah itu menghasut kedua orangtuanya untuk terus memarahi Kiara, dan sekarang merebut kekasih adik angkatnya sendiri.


***


Waktu akhirnya berlalu, pertemuan keluarga besar akhirnya dilaksanakan.


Tempat pertemuan itu adalah di sebuah hotel, hotel lotus yang merupakan hotel milik keluarga Bian, pertemuan itu tidak bisa dihadiri semua keluarga Bian, bahkan saudara Bian yang lain tidak ada yang datang kecuali ayahnya.

__ADS_1


Keluarga Bian adalah keluarga pebisnis yang sangat sibuk, jadi keluarga Bella memaklumi hal itu.


Semua keluarga sudah berkumpul, duduk di meja bundar hendak menyantap makan malam bersama, tetapi belum ada satu orangpun yang mengangkat alat makannya.


“Dimana Kiara? Kenapa dia belum datang, ini kan acara pertemuan keluarga besar kita,” ucap ayah Bian saat menyadari ada satu kursi kosong, dan menyadari jika Kiara belum datang, padahal ini adalah hari besar untuk mereka.


“Umm,” Ibu Bella sedikit gugup, dia bahkan menggenggam erat tangannya dan di dalam hatinya dia sudah marah besar pada Kiara.


Bian yang duduk disamping Bella juga mantap kursi kosong itu dengan lekat, dia sangat merindukan Kiara, dia sangat merindukannya sampai ditahap dia ingin melarikan diri dan meninggalkan semuanya demi Kiara.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2