Belenggu Hasrat Sang Mafia

Belenggu Hasrat Sang Mafia
Kiara hamil?


__ADS_3

Episode 165 : Kiara hamil?


***


Saat Alex dan Kiara sampai di rumah sakit, Alex tanpa aba-aba segera menggendong Kekasihnya, dia melangkah dengan sangat cepat dan dengan wajah yang penuh kekhawatiran.


Dia tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi kepada kekasihnya.


"Jika saja ini semua karena makanan yang disiapkan pelayan, lihat saja! akan ku pecat mereka semua!"


"Berani nya mereka membuat kekasihku sakit perut!"


Alex menggerutu sendiri, Kiara bisa mendengar gerutu dari Alex akan tetapi dia merasa tenaganya terkuras semuanya dan tak bisa menyanggah ucapan Alex.


Hanya dalam waktu yang singkat, Kiara segera diperiksa secara intensif oleh dokter yang tengah berjaga.


Alex menunggu dengan keadaan panik, dia bahkan tidak bisa tenang sama sekali.


Dia berjalan mondar-mandir dan hanya bisa menunggu hasil pemeriksaan dari sang dokter.


"Tuan ... bisa berbicara sebentar?" dokter yang melakukan pemeriksaan membawa Alex berbicara di ruangannya.


Setelah usai melakukan pemeriksaan sang dokter memang sudah tahu apa yang tengah dialami oleh Kiara.


Mengapa perutnya tiba-tiba sakit dan menjadi mual namun lapar disaat yang bersamaan.


"Bagaimana? apa yang terjadi dengan wanitaku? apakah dia baik-baik saja?" Wajah panik Alex membuat dokter itu terkejut.


Apalagi saat tahu jika wanita yang baru ia periksa diakui oleh Alexander Grey sebagai wanitanya, sedangkan Alex memiliki tunggangan yang dipublikasikan secara umum.


Dokter itu terdiam sejenak namun ia segera memfokuskan dirinya sendiri, kehidupan pribadi seseorang tidak ada sangkut-pautnya dengan profesinya.


"Begini Tuan, Pasien yang bernama Nona Kiara tengah hamil muda, sebenarnya usia kandungan masih sangat muda, tubuhnya masih dalam tahap menyesuaikan,"


"Kelihatan pasien juga memiliki beban pikiran yang sangat besar, dari pemeriksaan dia menderita kekurangan gizi dan dia terlalu kelelahan ...."


"Tetapi jangan khawatir, hanya memberikan asupan vitamin dan nutrisi menggunakan aliran infus dia akan baik-baik saja dalam waktu satu malam ...."


Dokter terus berbicara mengenai keadaan Kiara dimana sekarang Alex yang baru saja mendengar fakta itu membeku dan membisu.


"Deg ... Deg ... Deg!"


Jantungnya berdegup semakin kencang.

__ADS_1


"Tuan Alexander, apakah anda baik-baik saja? wajah anda kelihatan merah sekali," dokter itu menanyakan keadaan Alex yang tiba-tiba saja terdiam dan membisu.


"Tadi kau bilang wanita ku sedang apa? hamil? kau bilang dia hamil? benarkah?"


Nafasnya menjadi berat dan wajahnya semangat dan perasaan lain yang tidak ia ketahui terlihat begitu jelas sehingga membuat dokter terkejut untuk yang kedua kalinya hari ini.


"I ... Iya Tuan, beliau memang tengah hamil dan kondisi tubuhnya sedang membutuhkan nutrisi ...."


Belum sempat Dokter memberikan penjelasan lagi, Alex yang merasa jantungnya akan meledak langsung berlari keluar ruangan dan menuju ruangan Kiara.


"Hah!"


Nafasnya berat sekali dan entah mengapa rasa menggebu-gebu ini tak pernah ia rasakan sebelumnya.


"Brak!"


Karena terlalu bersemangat, Alex membuka pintu rumah sakit model geser terlalu kuat, dia melihat Kiara masih berbaring dengan infus di tangannya.


"Aku baik-baik saja, kenapa harus sampai di infus ...." Kiara yang melihat Alex masuk dengan langkah yang cepat mencoba mengatakan jika dia baik-baik saja.


Akan tetapi sebelum Kiara menyelesaikan ucapannya ....


Alexander langsung mendekap Kiara erat sekali, tak mengatakan apapun sejenak.


"A ... ada apa? aku sudah baik-baik saja kok, sepertinya aku hanya salah makan tadi lagi, jadi ...." Kiara kebingungan dengan pelukan erat Alex.


Rasanya Alex menjadi diam dan membisu, sepertinya ada sesuatu yang telah terjadi.


Lalu hanya sesaat Kiara merasakan jika Alex sepertinya tengah terisak, dan hal itu sungguh membuat Kiara syok.


Mata Kiara melebar, dan dia tak akan percaya jika tidak melihat dengan mata kepala sendiri jika Alex menitikkan air matanya.


Apa yang membuat lelaki ini sampai menangis?


Ini terlalu mengejutkan sehingga aku merasa ini tidak nyata!


Kiara berbicara dalam hatinya dan ingin melihat dengan mata kepala sendiri jika Alex sungguh menangis.


"A ... ada apa? apakah kau menangis? masalah Krisis apa yang sampai bisa membuat mu menangis?"


Kiara akhirnya bertanya karena ini sangat mengejutkan.


Rasa sakit di perutnya berangsur menghilang karena rasa kejut yang barusan.

__ADS_1


"Diam lah, aku kira kau kenapa-kenapa! kau membuatku takut setengah mati! apakah aku tahu itu?"


Alex berbicara dengan lantang, masih menyembunyikan wajahnya sembari memeluk kekasihnya.


"Ka ... kau mengkhawatirkan aku? bahkan sampai menangis karena kau mengkhawatirkan aku?"


Pipi Kiara memerah, diperhatikan sebegitu besarnya sungguh mendebarkan bagi Kiara.


Alex melonggarkan pelukannya sejenak hanya agar dia bisa melihat wajah kekasihnya akan tetapi tetap mendekap Kiara dalam pelukannya.


"Aku tidak menangis, aku hanya bahagia tapi juga khawatir tapi juga bersemangat!"


"Aku tidak tahu jika perasaaan campur aduk itu begitu membuat jantungku berdegup sangat kencang!"


Wajah memerah dan nafas memburu menunjukkan wajah khawatir namun juga terlihat sangat bersemangat.


"Ha?" Kiara semakin bingung, jadi sekarang Alex tengah merasakan perasaan apa sebenarnya.


"Sayang ..." Alex kemudian melanjutkan ucapannya, dia mendekatkan wajahnya dan dahi mereka sudah menempel satu sama lain.


Mata tajam Alex menatap hangat kearah Kiara.


"Kau ... kau tengah mengandung anakku, kau hamil, dan kita akan memiliki anak,"


Ucapannya sangat lembut dan hangat, tetapi berbeda dari kelembutan yang diucapkan oleh Alexander.


Kiara yang mendengar jika dia sedang hamil langsung terkejut sekali.


"APA? HAMIL?"


Kiara bahkan setengah berteriak, begitu juga Dahlia yang sejak tadi mendengarkan percakapan itu.


Baik Kiara maupun Dahlia sama-sama syok atas berita itu, sepertinya hanya Alex yang kelihatan puas dan super bahagia mengetahui Kiara hamil.


Karena Alex terburu-buru, dia tidak sempat menutup pintu geser rumah sakit sehingga Dahlia bisa mendengar semuanya.


Apalagi mengetahui jika ada anak gadis sudah dihamili putranya.


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa di like yaa, like dan komen dari kalian adalah dukungan untuk author 🥺🤍


__ADS_2