Belenggu Hasrat Sang Mafia

Belenggu Hasrat Sang Mafia
Ini adalah milikku sekarang!


__ADS_3

Episode 56 : Ini adalah milikku sekarang!


***


Sedangkan Alexander yang baru berbisik itu segera melihat wajah Kiara dari dekat, telinganya yang kecil dan imut, matanya yang kosong lagi karena entah memikirkan apa, dan bibirnya yang merah menarik perhatian lebih dari Alexander.


Segera setelah ia perhatikan wajah Kiara dari dekat tanpa aba-aba dan peringatan dia mencium Kiara dengan kuat dan menuntut.


“Aku tidak rela jika bibir ini dicium oleh orang lain, ini adalah milikku!” geram Alexander membuat ciuman itu semakin kuat dan mendominasi.


“Apa? Kenapa Tuan tiba-tiba melakukan ini? Lepaskan aku, aku tidak bisa bernafas,” seru Kiara tiba-tiba saja sadar jika dia sedang dicium dan tenaga Alexander yang terlalu besar untuknya membuatnya sesak dan tertekan.


Mendengar itu Alexander sedikit melonggarkan ciumannya dan mulai memberikan ciuman dengan lembut, nafasnya ia berikan lewat mulut dan entah mengapa Kiara mengikuti permainan itu, seolah dia sedang di hipnotis dan rasa hangat dari bibir lelaki ini membuatnya mabuk dan gila.


“Aww! Sakit!”

__ADS_1


Tetapi rasa hangat dan mendebarkan itu tiba-tiba hancur karena Alexander menggigit bibir Kiara.


“Itu adalah tanda bahwa ini adalah milikku sekarang, aku sedang menandai kepunyaanku! Jadi mulai sekarang kau tidak akan bisa mencium siapapun lagi, karena kau akan teringat denganku saat melakukan itu!” bisik Alexander menyeringai, dia mengusap bibir Kiara dan menghentikan aksinya.


“Apa yang sedang terjadi! Apa yang terjadi beberapa detik yang lalu, jantungku seperti berhenti! Aaaa! Lelaki ini benar-benar berbahaya! Dia bisa membuatku serangan jantung kapan saja!” benak Kiara menutupi bibirnya yang sedikit bengkak dengan tangannya.


Wajahnya sudah semerah tomat dan dia tidak berani melihat kearah Alexander Grey yang masih ada dekatnya dengannya.


“Kenapa aku tidak bisa menahan diriku? Gila, ini gila, aku sangat ingin bercinta dengannya sekarang! Aku belum pernah seperti ini!"


Dan menurutnya ini semua salah baju yang dikenakan Kiara.


Kiara sebenarnya hanya menggunakan kemeja biasa, lengan kemejanya memang pendek tetapi masih sopan, tetapi menurut Alexander baju ini sudah sangat terbuka, dan membuat orang lain melihat tubuh Kiara.


“Buang baju yang kau pakai itu!” geram Alexander dengan amarah yang tiba-tiba.

__ADS_1


“Apa? Tiba-tiba? Tetapi kenapa Tuan, baju ini masih bagus dan bisa dipakai, kenapa harus dibuang?” dengan sigap Kiara menutupi tubuhnya dengan kedua tangannya dan kebingungan dengan keanehan sikap Alexander Grey.


“Aku tidak suka! Aku suruh buang ya buang! Pak Roy akan mempersipkan baju yang sesuai untukmu! Dan kau tidak bisa menolak!” ketus Alexander lagi, tetapi sekarang Alexander yang masih menggunakan piyama itu tidak lagi melihat kearah Kiara.


Entah mengapa rasanya benar-benar panas saat melihat ekspresi wanita ini, jika dia melihatnya lebih lama maka mungkin dia tidak akan bisa menahan dirinya lagi.


“Dia yang tidak suka kenapa aku yang harus membuang bajuku? Dasar aneh, baju ini kan masih bagus dipakai, sayang jika dibuang!” seru Kiara merenungi nasibnya yang tidak bisa menentang dan menolak permintaan tuannya.


.


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa like dan komentar membangun nya ya semuanya, maaf jika ada kesalahan ketik. Sayang kalian banyak banyak.


__ADS_2