
Episode 18 : Kiara menjadi simpanan lelaki tua?
***
Di tempat permainan golf,
Bian yang sedang mencari celah agar bisa berbicara berdua dengan Kiara mendapatkan kesempatan, disaat para pengawalnya lengah dan Kiara berganti shift dengan temannya, dia menarik tangan Kiara dan membawanya ke balik dinding agar tidak dilihat oleh siapapun.
“Kiara, kemana kau pindah? Kata Bella kau pindah ke rumah lelaki kaya, benarkah itu?” Bian menekan bahu Kiara sampai menyentuh dinding, nafasnya memburu dan dia tidak sabar ingin mendengar jawaban dari Kiara, dia telah sangat marah saat mendengar hal ini tadi pagi dari Bella, dia ingin menanyakan langsung pada Kiara.
“Srekk!”
Kiara menghempaskan tangan Bian.
“Heh, kau kira siapa dirimu bertanya seperti itu? Kau harus sadar Bian, kau kekasih kakakku, dan mungkin kau akan menjadi kakak iparku, jaga jarak mu dan kau tidak berhak bertanya seolah kau masih menjadi kekasihku!” balas Kiara dengan nada yang menekan pada Bian.
__ADS_1
Walaupun hatinya sakit dan masih memiliki perasaan pada Bian, tetapi dia harus bisa menyadarkan dirinya dan bangun dari kenyataan, dia tidak pantas bagi Bian, karena dirinya bukanlah apa-apa, juga Bian telah menghianati dirinya, tidak pantas bagi Bian bertanya semacam itu pada Kiara.
“Kakak ipar? Apakah kau menganggapku seperti itu?” tanya Bian menunduk, seolah ada sesuatu yang tidak bisa ia ungkapkan.
Tetapi Kiara sudah tidak peduli, dia tidak akan mempercayainya lagi, cinta atau harapan hanyalah kebohongan dan ilusi yang akan menjatuhkannya ke dalam jurang, jadi dia harus menyelamatkan dirinya sendiri dan bertahan hidup.
“Iya, kau pikir apa hubungan kita selain itu, berhenti bersikap seolah kau yang terluka Tuan Muda Bian! Permisi!” ketus Kiara hendak pergi tetapi saat ia membalikkan tubuhnya dia melihat Bella, kakak angkatnya sudah ada di depannya.
“KAU!” ketus Bella mendorong Kiara sampai tersungkur.
Berdasarkan informasi yang ia dapat dari orangtuanya, katanya Kiara sudah menjadi simpanan lelaki tua yang memberikan mereka uang, padahal orangtuanya salah.
Dia menghina dan memaki Kiara, melihat ada kericuhan membuat supervisor tempat itu langsung datang mencari tahu apa yang terjadi.
“Ada apa Nyonya? Kenapa anda marah kepada karyawan saya?” tanya supervisor itu lembut dan ramah.
__ADS_1
“Kau harus memecat perempuan murahan ini, dengar ya kalian semua, dia sengaja mengajak kekasihku kesini dan menggodanya, dia tidak tahu malu, perempuan murahan yang ingin mengangkat derajatnya!” teriak Bella dengan lantang, dia mempermalukan Kiara yang tersungkur dan tertunduk, dia ingin menghancurkan Kiara sampai sejauh ini.
Semua orang berbisik-bisik.
“Tidak tahu malu!”
“Murahan!”
“Menjijikkan!”
Itulah kata-kata yang sampai ke telinga Kiara.
“Mohon maafkan saya atas keteledoran karyawan saya Nyonya,” ucap supervisor itu sembari menunduk, dia langsung melihat kearah Kiara.
“Apa yang kau lakukan, cepat minta maaf, apakah kau mau duduk dan merasa tidak memiliki tanggung jawab?” ketus supervisor itu memarahi Kiara yang sebenarnya tidak salah apapun.
__ADS_1