
Episode 161 : Tidurlah sayang, aku akan melindungi mu!
***
Malam itu, Kiara tidak bisa berhenti menghentikan air matanya, sesungguhnya dia tengah menumpahkan semua rasa sakitnya dalam pelukan hangat Alexander.
Kiara baru saja di keluarkan dari keluarga angkatnya, kisah cinta yang ia kira akan bertahan selamanya bersama Bian sudah kandas.
Dan Alexander, hanya dia yang tersisa akan tetapi Kiara takut karena jika dia berani bersama Alex maka hati wanita lain akan tersakiti olehnya.
Dari segala sisi dia seperti pilihan terakhir, dia sungguh tak memiliki apapun, di masa muda nya yang membutuhkan perhatian dan pelindung, dia sungguh tak memiliki siapapun.
Tetapi baru saja Alexander berbicara dengannya, seolah memberikan tempat yang begitu spesial yang tak pernah didapatkan oleh Kiara dimanapun.
Hal itu membuat Kiara semakin egois, perasaan yang ia tekan selama ini meluap dan membuatnya sesak.
Dia semakin takut kehilangan Alexander, mungkin Kiara terdengar bodoh tetapi bagi Kiara keluarga adalah segalanya, dan bersama Alexander dia mendapatkan segalanya, dan dijadikan prioritas utama.
Hal itulah yang selama ini membuat Kiara takut.
"Tidurlah sayang ... aku akan menjagamu," Alex mengusap dan mengecup Kekasihnya berulang kali.
Kiara hanya bisa menyembunyikan wajahnya, mungkin wajahnya sudah bengkak karena menangis terus menerus.
Sampai tak terasa ia terlelap dalam dekapan kekasihnya, dipeluk begitu hangat dan di usai begitu lembut.
Alexander mencoba sekuat yang ia bisa untuk membuat Kiara nyaman.
__ADS_1
***
Tak terasa pagi akhirnya menyapa, mentari pagi yang menyelinap masuk membuat mata Kiara sedikit menyipit.
Lalu ia perlahan membuka matanya yang masih sembab, ia mengusap matanya karena sedikit sensitif dengan mentari pagi.
"Ahhh ... kepalaku pusing," keluhnya hendak memiringkan tubuhnya namun saat ia melakukan itu tiba-tiba saja dia menabrak sesuatu.
Lalu ia lihatlah Alexander tengah menghadap kearahnya, tersenyum begitu nakal dengan tatapan yang tajam, menatap intens kearah Kiara.
Alex bertumpu di salah satu tangannya, dan tepat di hadapan Kiara Alex terlihat sangat tampan dengan tanpa busana atasnya.
Tubuh sixpack yang proporsional dan dada bidangnya sungguh memanjakan mata.
***
Mata Kiara melebar saat melihat pemandangan itu, dia bahkan tanpa sadar menelan salivanya.
Seperti listrik yang menyengat ke seluruh tubuh, Kiara membisu seketika namun hendak memundurkan tubuhnya.
Akan tetapi tangan kokoh Alex langsung melingkar di pinggang Kiara dan menahan tubuhnya.
"Sayang ... kau mau kabur kemana?" bisik Alexander segera menangkap kekasihnya dan mendekapnya erat sekali.
"Jangan lakukan itu, aku ...." Kiara langsung memberikan penolakan secara spontan, membuat Alexander terkekeh.
"Iya ... tidak akan aku lakukan, kau diam saja dan peluak aku pagi ini, apakah kau tidak tahu jika sampai sekarang aku masih sangat merindukan mu?"
__ADS_1
"Kita sudah tidak bersama selama satu bulan biar kau tahu!" Alex tiba-tiba marah lagi tidak jelas.
Tetapi marah ini adalah marah yang menggemaskan, karena Alex masih sangat merindukan Kiara, bagi Alex satu bulan rasanya seperti bertahun-tahun jadi dia ingin Kiara terus berada di sisinya dan mendekapnya.
***
Disaat yang sama di sebuah hotel,
Layla terbangun dengan pakaiannya sudah tanggal semuanya, kepalanya masih pusing tetapi dia sudah ingin berteriak karena menemukan dirinya dalam keadaan seperti ini.
"Layla kau pasti sudah gila, kenapa kau melakukan ini dengan dia? aaaaa" Layla dengan rambut nya masih berantakan dan bau alkohol yang masih menyengat, dia terbangun dengan tanpa busana bersama Arka Grey.
"Ah, kabur saja lah!" geram Layla tidak mau mengambil masalah dari ini semua.
Dengan pelan pelan ia hendak turun dari ranjang, mengenakan pakaian nya dengan sangat cepat dan hendak berlari pergi.
Saat Layla pergi, Arka yang sebenarnya sudah bangun sedari tadi juga langsung membuka matanya.
Dia mengusap dadanya karena sekarang dia juga sedang gugup.
"Arka, sejak kapan kau bisa kehilangan dirimu tadi malam! dasar bejat!" geram Arka masih berguling guling di atas kasur.
Karena tadi malam Layla terus menggoda nya saat sedang mabuk Layla telah membuat Arka di posisi yang tidak bisa menahan dirinya lagi, dan benar saja terjadi lah hal yang tidak tidak tadi malam.
.
.
__ADS_1
.
.