Belenggu Hasrat Sang Mafia

Belenggu Hasrat Sang Mafia
Kebohongan yang membahagiakan.


__ADS_3

Episode 78 : Kebohongan yang membahagiakan.


***


Masih di kediaman Alexander Grey,


Sebuah kata kosong yang terucap dari mulut Alexander seperti sebuah kebohongan yang membahagiakan, tidak akan melepaskan tangannya tetapi sampai kapan? Tentunya hanya sementara, hanya sampai dia puas bermain-main dengannya.


Ucapan kosong penuh kebohongan yang akan menjebak Kiara untuk kesekian kalinya, ucapan kosong yang akan terpupuk di hatinya dan akan menjadi sebuah harapan baru yang juga akan menghancurkannya dikemudian hari.


“Dengar! Aku tidak akan pernah melepaskan tanganmu! Syaratnya kau tidak boleh mengkhianati ku, aku akan membiarkan kau memikirkannya malam ini, tetapi kau harus jadi milikku sampai kontrak kita selesai! Aku tidak menerima kompensasi apapun selain itu!” seru Alexander Grey lagi melanjutkan ucapannya.


Dia sudah cukup marah mengingat jika hati gadis ini ternyata telah dimiliki oleh oranglain, karena itulah selama ini dia tidak ingin tinggal disisinya dan selalu ingin pergi, tetapi itulah yang membuat Alexander semakin tertantang, dia semakin penasaran dan meruntuhkan hati gadis ini, untuk selanjutnya akan ia pikirkan lagi nanti.

__ADS_1


Saat ini, dia hanya ingin berhasil merebut hati gadis ini, untuk rencana selanjutnya belum ia pikirkan, yang penting dia mendapatkan apa yang ia inginkan dulu, lagian dia memang memiliki ketertarikan tersendiri kepada Kiara, entah itu debaran hati hanya untuk tidur semata atau perasaan yang lain, dia belum tahu pasti tetapi gadis ini belum saatnya pergi dari sisinya.


“Apakah kau bisa berjanji padaku? Setelah kontrak yang aku tanda tangani aku sudah boleh pergi kan? Kau tidak akan menghalangi kan?” Kiara berbicara dengan matanya yang lebih harap.


Kiara sudah menyerah membantah dan berusaha untuk pergi, jadi dia ingin meyakinkan Alexander jika setelah masa kontrak berakhir maka dia boleh pergi tanpa dihalangi seperti sekarang.


Dahi Alexander sedikit mengernyit saat mendengar itu, dia terdiam sebentar dan menandang wajah Kiara untuk waktu yang lama.


“Aku tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan tetapi mungkin aku memang akan melepaskanmu saat kontrak yang kau tanda tangani, aku bahkan akan semakin melepaskanmu jika memang sesuatu yang tidak diinginkan terjadi,” jawab Alexander begitu yakin dengan jawabannya.


Alexander tidak ingin terikat dengan perasaan bodoh yang mengikat, dia tidak ingin sama seperti ibunya yang bodoh yang tetap ada di sisi ayahnya yang selalu bersama wanita selingkuhannya.


Alexander juga tidak bisa meyakinkan dirinya menjadi lelaki yang setia jadi lebih baik tidak memiliki hubungan terikat dan janji yang mengikat seumur hidup seperti pernikahan.

__ADS_1


Yang nantinya akan ia ingkari dan akan melukai seseorang lebih dalam, mungkin salah satu alasan dia tidak ingin menikahi Layla juga adalah bahwa dia juga tidak yakin bisa menyukainya selamanya.


Bisa dibilang dia takut menjadi sama seperti ayahnya, seseorang yang paling ia benci di dunia.


Mendengar itu Kiara mengangguk, sekarang dia mengerti, dia paham jika lelaki yang sedang mengikatnya ini adalah seseorang yang tidak akan mau terikat dengan sesuatu yang merepotkan, itu akan menguntungkan Kiara kalau begitu, karena dia akan bisa bebas saat kontraknya usai.


“Baiklah, kita sudah sama-sama sepakat, aku juga akan menjalani sesuai dengan kemauan mu, hanya sampai kontrak kita, dan aku boleh pergi,” Kiara mengusap air matanya yang masih membasahi pipinya dan tersenyum kearah Alexander yang masih ada di atas tubuhnya.


.


.


.

__ADS_1


.


Jangan lupa di like ya guys. Terimakasih banyak 🤍🙏


__ADS_2