
S2. Episode 196 : Ke rumah kita.
***
"Sayang ... ayo turun, tidak perlu takut, aku pasti akan menjagamu, Sebenarnya Ayahku tidak seseram Itu, tenang saja ..."
Alexander tersenyum manis sekali, menepuk-nepuk lembut bahu istrinya dan setelah itu mengecup dahi Kiara.
"Lagian istriku yang cantik ini akan memberikan dia cucu pertama, dia tidak akan berani melukai mu, percaya saja padaku ya ..." dengan nada membujuk dan senyuman yang sangat hangat.
Alex meraih kedua pipi istrinya dan berbicara tatap muka.
Mata mereka saling menatap dan membuat Kiara menjadi tenang.
Kiara sudah sadar akan hal ini, sebenarnya sejak awal tatapan Alexander sama sekali tidak berubah, tatapan melindungi.
Tatapan seseorang yang kuat dan bisa menghindari segala masalah darinya.
Kiara tersenyum memeluk suaminya dan bersandar di bahunya.
"Iya ... terimakasih ... aku sudah tidak takut, aku hanya sedikit gugup, aku akan berjuang agar Ayahmu menyukai aku ..."
"Lagian Ibu mertua menerima aku dengan lapang dada, hal itu sudah sangat menenangkan bagiku ..."
Kiara sudah tidak terlalu gugup, dia menjadi tenang karena ada suaminya di sisinya.
Keromantisan kedua sejoli yang tengah dimabuk asmara membuat Arka dan Layla yang menunggu sejak tadi di dalam mobil memutuskan keluar.
__ADS_1
Sungguh bagi Alexander dan Kiara, dunia sudah bagaikan milik berdua.
"Tok ... Tok ... Tok!"
Arka mengetuk pintu kaca mobil Alex, membuat suasana romantis dan pelukan erat itu terjeda.
Alex menoleh ke belakang dengan mata tajamnya.
Lalu saat melihat siapa yang mengetuk kaca mobilnya mata Alexander melebar, dia jelas-jelas melihat bagaimana Kakak laki-laki nya, Arka Grey tengah menggenggam tangan seorang gadis yang bersembunyi di belakang Arka.
"Kak Arka?"
Mulut Alexander segera melebar dan matanya berkedip-kedip, tentu saja Alexander langsung tahu apa yang terjadi.
"Cepat keluar, berikan kunci mobil mu kepada pelayan agar mereka meletakkannya di parkiran."
"Sayang ... sepertinya akan banyak drama di rumah ku sebentar lagi, ayo keluar." Seru Alex membuka mobil.
Tetapi Alex tak menghiraukan Arka yang hendak berbicara lagi ketika Alex keluar dari mobil.
Karena Alex berlari ke arah berlawanan dan membuka pintu untuk istrinya.
Alex meraih tangan Kiara dan tersenyum hangat sekali, bahkan Arka juga Layla dibuat syok melihat pemandangan itu.
Bagaimana Alexander Grey yang mereka kenal berpuluh tahun berubah drastis dan terlihat sangat memperhatikan istrinya.
"Sayang ... hati-hati dengan langka mu, genggam tanganku erat ya, aku tidak mau kau dan anak kita terluka ..." Alexander bahkan berbicara lembut sekali.
__ADS_1
Menggenggam tangan Kiara erat.
"Aku bisa berjalan sendiri, jangan begitu ... ada Kakak ipar disini," Kiara yang entah mengapa langsung malu sekali menutupi wajahnya di lengan besar suami.
Dia malu melihat bagaimana Alexander bahkan tidak bisa menyembunyikan perhatiannya di hadapan kakak nya bahkan mantan tunangannya sendiri.
Sebelum Arka menyuarakan keterkejutan nya mendengar jika sebentar lagi dia akan memiliki keponakan, Dahlia yang baru mendapatkan telepon dari pelayan jika putra-putranya telah kembali segera berlari ke depan mansion.
"Menantuku ... akhirnya kau berhasil membawa anak nakal itu pulang, Ibu bangga sekali padamu ..."
Orang yang pertama di lihat dan di peluk oleh Dahlia adalah Kiara.
Membuat Arka juga Layla yang rendah bersembunyi terkejut lagi untuk yang kedua kalinya.
"Ibu mertua ... sebenarnya aku tidak melakukan apapun, Suamiku yang tiba-tiba meminta kami untuk pulang kesini, jadi jangan terlalu memuji aku Ibu mertua ...." balas Kiara sudah melepaskan sepenuhnya genggaman suaminya dan memeluk ibu mertua.
"Apa yang kau bicarakan, dia mau pulang karena kau menantu, karena ingin melindungi mu, lagian jika kau disini, Ibu bisa menjagamu dan membantu sebisa Ibu ..."
"Ayo masuk, ke rumah kita ..."
Dahlia merangkul bahu Kiara, mengajak Kiara masuk ke rumah barunya.
.
.
.
__ADS_1
.