
S2. Episode 199 : Makan malam bersama keluarga Grey.
***
Di ruangan pribadi Jhon Grey,
"Nanti setelah makan malam usia, Kita harus melanjutkan pembicaraan ini dengan Arka, mengenai rekan-rekan mu yang mengambil alih atas nama salah satu bisnis kita,"
"Ada beberapa hal juga yang akan aku beritahu kepadamu!"
Jhon meminta Alexander untuk ikut berbicara dengannya nanti bersama Arka.
Mengenai rencana Alexander yang tengah mencoba mengungkapkan siapa sebenarnya yang telah membunuh Kakeknya.
Tentu saja Jhon tahu segalanya, tetapi karena keras kepala dan harga dirinya yang terlalu tinggi, Jhon harus menunggu putranya kembali pulang dan meminta maaf dulu.
Dengan keras hati, Alex hanya menuruti saja, dia yakin ayahnya pasti memiliki sesuatu yang tidak ia ketahui.
***
Setelah pembicaraan kaku itu, keduanya turun ke lantai bawah, dimana keluarga mereka menunggu untuk makan malam bersama.
Ketika melihat Jhon Grey, yang merupakan ayah mertuanya datang, Kiara langsung berdiri menunduk hormat.
Sebagai salam perkenalan yang pantas darinya.
Alex langsung melangkah dengan cepat dan meraih tangan istrinya.
"Kau pasti sudah menunggu ku kan sayang, aku sudah menyelesaikan urusanku dengan Ayah, jadi segalanya akan mudah bagimu, tenang saja ..."
Alex membisik tetapi masih bisa didengar oleh semua orang di ruangan ini.
__ADS_1
Untuk kedua kalinya malam ini, Kiara malu lagi, dan sekarang peserta yang melihat bukan hanya Ibu mertua, Kakak mertua, Layla dan sekarang sudah ada Ayah mertua, salah satu target yang harus diluluhkan oleh Kiara.
Saat melihat kebucinan Alex, tentu saja Jhon juga membeku sesaat, tetapi dia yang memiliki harga diri tinggi itu mencoba menutupi rasa terkejut nya.
Dia akan menilai sendiri bagaimana Kiara akan memasuki keluarganya, apakah Kiara memang pantas menjadi istri putranya.
Jhon Grey, sebagai kepala rumah ini duduk di tempat nya, diikuti oleh yang lain juga tadi berdiri mengikuti Kiara secara refleks.
"Hmmm ... mari makan dulu ..."
Jhon meminta seluruh keluarganya untuk makan dengan tenang dulu, baru mulai berbicara.
Alex terus saja menggenggam tangan istrinya.
"Sayang ... makan yang banyak ya, kau mau aku menyuapi mu?"
"Ini makanan yang dimasak Ibuku loh, rasanya enak, walau bagiku lebih enak masakan mu sih ..."
Alexander sejak tadi membisik terus, dan lagi tetap saja di dengar oleh seluruh orang yang tengah makan itu.
'Tolong jangan goda aku disini, ada ayah dan Ibu mertua, bahkan kakak juga mantan tunangan mu disini, aku malu sekali ...'
Kiara membisik sepelan mungkin, agar tidak terdengar, tetapi bisikan Kiara itu malah membuat Alex ingin mengerjai istrinya lagi.
"Sayang ... aku tidak dengar, kau mengatakan apa padaku? kau mau menyuapi aku?"
Sekarang Alexander langsung berbicara tanpa membisik lagi, membuat Kiara hampir saja melempar kata-kata mutiara kepada suaminya.
Kiara hanya bisa menahan malu dan bagaimana Alexander bahkan tak berubah, selalu menggoda nya nonstop.
"Ehem ... Ehem!"
__ADS_1
Jhon Grey yang melihat adegan romantis yang meluap-luap itu mencoba berdehem agar keduanya diam.
Diikuti oleh Arka sebagai kakak tertua.
"Ehem ... Ehem!"
Wajah Arka sudang tidak santai, dia sudah kesal karena Alexander menganggap dunia ini hanyalah miliknya dan istrinya saja, seolah mereka hanyalah penumpang.
"Cih, iri saja kalian itu!"
Alexander terlihat sekali memang seperti anak paling kecil, bahkan saat ayah dan kakak nya menegur, Alex tetap saja memiliki jawaban dan menyela.
"Pfft ..."
Dahlia terkekeh kecil, ini adalah makan malam pertama dimana keluarga nya lengkap seluruhnya.
Kehadiran Kiara dan Layla seperti pelengkap yang sangat indah.
Saat Dahlia memikirkan tentang keberadaan Layla ada disini, Dahlia segera membeku sebentar.
Matanya melebar dan dia segera memerhatikan cara duduk Layla dan Arka yang begitu dekat.
'Tidak mungkin kan, apakah Tuhan mengabulkan permintaan ku?'
Dahlia berbicara sendiri dalam hatinya, dia mencium sesuatu yang aneh dari Arka dan Layla.
Tetapi dia akan menunggu dulu sebentar lagi.
.
.
__ADS_1
.
.