Gadis Tersembunyi Itu Putri Penguasa

Gadis Tersembunyi Itu Putri Penguasa
didatangi


__ADS_3

.


.


.


di luar Abi dan Ara saling menyenggol satu sama lain dengan nada bicara meninggi juga saling menyalahkan satu sama lain sementara karyawan yang melihat dan melewati Ara dan Abi pun hanya menunduk sopan lalu pergi karna sudah tau kedua asisten Nona Presdir mereka itu memang tidak akur.


hanya Nana satu-satunya orang yang tidak tau warna asli kedua Asisten tidak akur itu, entah apa masalah Ara bisa seperti membenci Abi hingga terus mengganggu Abi


sementara semua yang ada di Perusahaan Nana sangat tau bahwa Abi adalah Pria yang baik dan sabar, hanya Ara satu-satunya perempuan yang suka mencari masalah dengan Abi tapi setiap kali Abi bertanya apa masalahnya Ara bisa hanya membenci Abi tapi Ara tidak pernah mau menjawabnya.


Nana di ruangannya mencari tau si penipu, ia menelfon seseorang sedang mencari sipelaku hingga Nana dapat kabar kalau Orang itu sedang ada di Rumah Sakit dan Nana mengerutkan keningnya.


"Rumah Sakit? ". beo Nana.


"Iya Nona". jawab si detektif swasta bayaran Nana


"ok..! aku TF sekarang". kata Nana lalu mematikan ponselnya dan mengotak-ngatik ponselnya setelah selesai ia meletakkannya.


"Rumah Sakit? ". gumam Nana penasaran


Nana mengotak-ngatik komputernya hingga mendapatkan data Pribadi Penipu itu yang bernama Hannodo seorang Investor terkenal yang sudah jatuh bangkrut karna di khianati istrinya yang mengabaikan Anaknya sendiri sedang sakit-sakitan sekarang sudah membuat anaknya dan Pak Han menderita masuk Rumah Sakit.


"Oh God..!! ". Nana berdecak sambil angkat tangan melihat masa lalu pak Han.


"rumit masalah ini". Nana menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.


Nana memilih membiarkan pak Han untuk sementara waktu, ia pun berjalan keluar Ruangannya sepanjang perjalannya Nana begitu dihormati


sejak Nana menjadi Pimpinan tertinggi mereka, semua gaji Karyawannya naik drastis termasuk seorang OB dan OG yang sangat Nana hormati karna Nana tau pekerjaan mereka lah yang paling melelahkan.


itu sebabnya semua Karyawan Nana sangat menghormati Nana, terutama para pekerja paling bawah sebab mereka diperhatikan oleh Nana hingga tidak ada yang namanya pembulian di Perusahaan nya tidak tau di Perusahaan cabang lain yang jelas diperusahaan pusat tidak pernah.


Nana berjalan sambil melamun hingga tak sadar ia telah menabrak tubuh seseorang dan ternyata Nana tersadar tapi terlambat Nana sudah hampir terjatuh ternyata Yardan menangkap tubuh Putri kesayangannya.


"Papaa?? ". pekik Nana dengan kesal


Yardan bukannya marah malah tertawa menyentil kening Putri kesayangannya,

__ADS_1


"kenapa Putri Penguasa ini melamun hingga tidak melihat kedatangan Papanya ini hmm? Papa sangat merindukanmu tapi Putri berlian Papa ini malah merindukan Perusahaan ya?? ". omel seorang Yardan pada Putri kesayangannya.


Nana mengerucutkan bibirnya mengelus keningnya lalu berjalan pelan sangat pelan seperti Pinguin dan perlahan masuk ke pelukan Papanya.


Yardan menciumi puncak kepala Nana, "apa perlu Papa menutup Perusahaan ini hmm? kenapa Putri Papa malah langsung ke Kantor bukannya menemui Papa nya ini".


"maafkan Nana Pa, jangan tutup Perusahaan ya? ". cengir Nana mendongak manja


Yardan mencium kening Nana lalu memeluknya dan bernafas dengan lega seolah Nana adalah nafasnya, hidupnya.


"Papa sangat merindukan Putri Papa ini". kata Yardan dengan nada pelan tak bosan-bosannya mencium putrinya.


Nana sudah menikah tapi Yardan masih mencintai Putrinya karna masa nya bersama Nana belum cukup, Yardan sudah sangat menyesal tidak bersama Nana sejak bayi untuk itu ia membayar setiap tahun yang terlewat itu.


sementara Karyawan yang melihat tingkah Ayah dan Anak itu sangat iri dan kagum, Yardan mendatangi Putrinya bahkan mengancam akan menutup Perusahaan karna Putrinya pulang dari Dubai langsung ke Kantor bukannya ke Rumah.


"ayo sayang..! kita pulang". ajak Yardan menggendong Nana yang memekik senang memeluk Papa tercintanya.


Nana adalah seorang Presdir yang sangat tegas dan terlihat seperti binatang liar susah dijinakkan tapi saat bersama keluarganya Nana menjadi kucing manis yang sangat jinak.


"Nona sangat menggemaskan! ".


"itu Karna mereka sudah berpisah selama belasan tahun".


"sepertinya Tuan Vano punya saingan yang sangat sulit untuk dijauhkan, hahaha".


"Nona sangat manja ya? ".


"Cinta Tuan Vano disaingi oleh mertuanya sendiri".


"Tuan Vano sangat cemburuan iyakan? ".


"sangat.. sangat.. cemburuan".


"hahaha..! "


"menggemaskan sekali".


tidak ada yang mencela kelakuan manja Nana karna mereka sangat tau bagaimana Manja nya Nana sebab Nana dan Yardan telah lama terpisah lama.

__ADS_1


yang membuat Karyawan W Group kagum pada Nana adalah saat Nana membalaskan dendam Yardan yang dipermalukan oleh Leonard, bahkan Nana menolak kerja sama Leonard padahal Nana menyembuhkan Cucu berharga Leonard.


entah bagaimana cara Leonard membujuk Yardan sehingga Yardan mau menerima Kerja Sama itu dan Nana tidak melawan perintah Papanya, Nana tipikal wanita yang tegas dalam bertindak, kalau sekali mengatakan Tidak maka tidak akan ada celah bagi lawannya tapi jika Yardan sudah bertindak Nana tidak akan melawan perintah Papanya seolah Yardan adalah pawang nya Nana, hanya Yardan yang bisa menjinakkan Nana.


dengan sikap Nana seperti itu Ayah mana yang tidak akan bangga? sekalipun Yardan sangat ingin dan berangan punya Anak laki-laki tapi jika memiliki anak perempuan seperti Nana, keinginan punya Anak laki-laki itu akan hilang dibawa angin.


di dalam mobil


Nana tak henti-hentinya bertingkah manja pada Papanya, "betapa Papa merindukanmu sayang". bisik Yardan dengan lembut mencium kening Nana sambil tersenyum haru.


Nana memeluk Yardan, "maafkan Nana Papa, Arka yang salah Pa ! karna dia Nana melupakan Papa, dia sangat memanjakan Nana sampai Nana lupa kalau Nana tengah bermanja padanya bukan pada Papa". gerutu Nana


Yardan terkekeh, "syukurlah dia membuat Putri Papa bahagia, Papa sangat kesepian karnamu".


"Papa kan punya mama, nanti Mama cemburu bagaimana? ". tanya Nana menggoda mengedipkan sebelah matanya ke Yardan.


Yardan tergelak keras, Nana mengerucutkan bibirnya dimata Yardan itu Nana hanya seorang Bayi padahal Nana sangatlah Cantik dan mempesona hingga bisa membuat Pria manapun meleot melihatnya tapi hanya Yardan yang menganggap godaannya itu hanya candaan semata.


supir yang melihat tingkah Yardan dan Nana malah tersenyum sambil fokus menyetir, sejak Nana hadir di Keluarga Wijaya kehidupan Yardan berubah menjadi sosok yang hangat seperti atasannya dulu Ayahnya Yardan.


sesampainya di Mansion


ternyata semua keluarganya sudah ada di Mansion Wijaya, termasuk Diah, Anna, Caca dan Leonard.


"kalian semua disini? ". Nana tersenyum cerah melihat keluarganya.


"sini...! dasar cucu durhaka". amuk Sarah memukul-mukul bokong Nana yang mengaduh bukan karna sakit tapi hanya sandiwara saja sambil nyengar-nyengir mendengar omelan Sarah.


Dewi memeluk Putri kesayangannya, Nana tersenyum manis hanya Mama nya saja yang tidak pernah memarahinya tapi keluarganya yang lain juga menyayanginya hanya saja belum terbiasa dengan sifat Nana dan hanya Dewi yang tau kepribadian putrinya.


"Mama senang kamu baik-baik saja sayang, Mama lihat kamu semakin gemuk hmm? pipimu ini kenapa semakin gembul? ". gemas Dewi


Diah yang tidak bisa menahan diri menunggu Dewi dan Nana selesai berbicara pun tiba-tiba nyelonong memeluk Nana lalu mencecarnya berbagai pertanyaan seperti Arka melakukan hal buruk saja pada Nana padahal Arka anaknya sendiri.


semua hanya tertawa dengan Diah yang sangat menyayangi Nana melebihi darah dagingnya sendiri, Nana ingin menjawab tapi tak sengaja ia melihat Anna yang tengah menatapnya seperti kucing menyedihkan minta disayang.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2