Gadis Tersembunyi Itu Putri Penguasa

Gadis Tersembunyi Itu Putri Penguasa
balasan Nana


__ADS_3

.


.


.


sesuai janji, Nana membawa Sekar, Anna dan Caca mengunjungi Sel tahanan tempat Han.


Han tak habis-habisnya berterimakasih pada Nana yang telah membuat anaknya sembuh, Sekar meminta maaf pada Han tapi Han malah berterimakasih pada Sekar sudah bisa bertahan sampai Han berhasil mendapatkan uang untuk operasi Sekar.


Sekar berjanji akan mengganti jasa-jasa Han dengan merawatnya setelah keluar dari Penjara, Sekar akan bekerja untuk Papanya.


"kamu tidak boleh bekerja Sekar..! ingat perkataan dokter kamu masih masa pemulihan". peringatan Nana


"iya Kak". jawab Sekar tersenyum dan Han terharu.


Anna dan Caca memperkenalkan diri pada Han yang juga senang pada kedua gadis itu mau menerima Sekar menjadi temannya, mereka tanpa ragu mengatakan kalau Nana juga menyembuhkan Anna.


Han jadi mengerti kalau Anna adalah Cucu tunggal Asia Group yang lumpuh disembuhkan oleh Nana, ternyata gadis bermata biru inilah orangnya.


.


"terimakasih Kak..! aku menjadi lebih bahagia sekarang dan merasa bisa bernafas lega setelah bertemu Papa". ucap Sekar dengan senyuman tulus.


"hmm..! kamu harus bertahan dan tetap hidup jangan lupakan jasa Papamu". kata Nana menekan kepala Sekar.


"iya Kak". sahut Sekar


Anna dan Caca mendekat ke Sekar dan bertanya apakah Sekar bisa memasak, Sekar suka memasak tapi Nana melarang mereka memasak karna Sekar masih masa pemulihan tentu saja Anna mendengarkan perkataan Nana.


setelah mengantarkan adik-adiknya ke Mansion Arkatama Nana kembali ke Apartemen dan mencari tau sosok wanita yang berusaha membuatnya salah faham dengan Arka.


Nana mengotak-ngatik komputernya sedangkan Arka harus pergi ke Rumah Pak Bara yang telah membuat kesalahan dengan mengutus Sari padanya, Nana percaya pada Arka tidak akan terjerat wanita itu.


"hmmm??". Nana mengerutkan dahinya melihat data-data Sari sebab tertera tanggal masih baru alias 1 minggu yang lalu.


"apa dia punya identitas lain sebelumnya? ". gumam Nana tak menyerah mencari tau Identitas Sari sebelumnya sampai 1 jam kemudian Nana menemukan titik terang.

__ADS_1


namanya tetap Sari tapi Fotonya berbeda.


"Sari? ooh..! wanita ini". Nana berdecak tak percaya bahwa wanita yang mencoba membuatnya salah faham dengan Arka adalah Wanita yang pernah menjegal kakinya, menyukai suaminya.


"dia masih belum menyerah". gerutu Nana bahkan melihat wajah Sari berbeda dari sebelumnya pasti Operasi.


Nana bergerak cepat mengotak-ngatik hubungan Sari dengan Pak Bara yang telah memperdaya Arka, Nana tidak bodoh sehingga tidak menyadari kalau Pak Bara punya hubungan terlarang dengan Sari.


"Hotel? iya.. aku yakin mereka pasti pernah ke Hotel". gumam Nana menebak.


Nana mencari tau jejak Sari yang pergi kemana saja lewat detektif swasta bayarannya, setelah adegan cinta Nana dan Arka di Perusahaan saat itu diam-diam Nana meminta Detektif bayarannya mencari tau kegiatan Sari.


ia mendapat kiriman IP dari Detektif bayarannya, Nana tersenyum lebar lalu dalam hitungan menit berhasil memiliki semua rekaman CCTV di sebuah Cafe tertutup.


"kenapa terpotong? ". gumam Nana yang sadar ada rekaman terpotong karna ia yakin gerakan Bara dan Sari tiba-tiba berubah posisi seolah bagian tengahnya sudah di Cut.


"woww...! sepertinya ada adegan menarik nih". Nana menyeringai mulai memperbaiki rekaman yang sudah terpotong itu.


Nana bisa memperbaiki rekaman yang rusak atau terpotong, ia menunggu loading pun bangkit mencari minuman dingin dan Roti.


Nana bersantai di Kursinya sambil menunggu Loadingnya selesai, ia hanya memperbaiki 1 rekaman CCTV itu sangat mudah kecuali rekaman Hilang atau dihapus sudah pasti Nana harus membawa semua rekaman yang ada untuk diperbaiki secara menyeluruh lalu dicari lagi bisa dikatakan lebih sulit bukan karna sulit memperbaikinya tapi sulit menonton semua rekaman itu untuk menemukan rekaman yang hilang atau yang dihapus berdasarkan tanggal.


"bagaimana jika aku beritau ke Istrinya? hahaha..! biar tau rasa sekalian". tawa lepas Nana


Nana mengotak-ngatik komputernya dan menemukan nomor Ponsel juga alamat E-mail istrinya Pak Bara tanpa ragu menekan enter mengirim rekaman CCTV itu ke E-mail itu.


"kita tunggu pertunjukan menarik". seringai Nana lalu tertawa pelan.


benar saja dalam hitungan menit sudah tersebar berita Viral Amina melabrak sekretaris Pak Bara, tanpa ragu menjambak dan menampar Sari yang telah menjadi jal*ng suaminya.


Sari dipecat secara tidak hormat, di rekaman yang tersebar Bara terlihat berusaha melindungi Sari tapi ancaman Amina membuatnya tak berkutik, alhasil nama Sari sudah tercoreng memiliki wajah cantik ternyata seorang jal*ng.


Sari tidak tau kalau itu semua adalah perbuatan Nana, ia tentu mendatangi Cafe tempatnya bercint* dengan Pak Bara.


"kami juga tidak tau Nona..! tiba-tiba saja Sistem keamanan kami di ambil alih dan kami tidak bisa menekan atau sekedar mematikan semua yang ada karna orang itu sudah mendapatkan alamat IP kami dan menerobos keamanan kami". jawab si Ketua keamanan Cafe.


Sari keluar tanpa berkata-kata, ia mengamuk ditempat sepi memaki orang yang mendapatkan rekaman CCTV itu dan memberikannya ke Amina padahal ia sendiri sudah melihat rekaman itu sudah di potong dan tidak ada yang mencurigakan lagi.

__ADS_1


"dasar gila...! Peretas Gilaaaa...!! apa masalahnya denganku? kenapa dia mengusikku ???". jerit Sari menggema.


Sari melampiaskan amarahnya di tempat sunyi sementara Peretas yang dimaki dan dikutuk oleh Sari sedang bermesraan dengan suaminya di kamar.


setiap hari minggu itu adalah hari Nana dan Arka menghabiskan waktu lebih banyak dari biasanya, Nana menuruti Arka karna suaminya itu sangat menghargainya tentu Nana juga menghormati suaminya itu.


"apa yang sayang lakukan pada Pak Bara? ". tanya Nana mengelus-ngelus belahan dada bidang Arka.


"aku tidak melanjutkan lagi kerja sama itu, semua sia-sia karna kesalahannya sendiri berani mengutus seorang jal*ng menemuiku". jawab Arka


Nana tersenyum, "aku juga sudah membongkar perselingkuhan mereka pada istrinya, ternyata istrinya sangat tegas". kekeh Nana


"tentu saja..! Pak Bara tidak ada apa-apanya jika bukan karna Istrinya yang memiliki kekayaan itu, Perusahaan yang sedang didudukinya itu adalah milik keluarga istrinya". jelas Arka


"dasar Pria tidak tau diuntung ya? udah parasit tidak tau malu". ejek Nana.


Arka tersenyum, "kita tidak parasit kan? ". gemas Arka


Nana tertawa, "mana hadiahku? ". tanya Nana menengadahkan tangannya.


"adik kecilku? ". tanya Arka dengan tatapan nakalnya.


"tidak mau sayang kamu harus beri aku nafkah lahir dan batin". protes Nana


Arka menepuk jidatnya dan meminta maaf lalu mencari sesuatu dari dompetnya yang ada dimeja nakas,


"ini kartu bebas untukmu sayang". Arka menyerahkan kartu sakti untuk Istrinya.


Nana tertawa, "bukan ini sayang! aku mau kamu buatkan brankas dan isi semua nya dengan uang tunai, semua itu milikku dan harus selalu penuh".


Arka terkekeh lalu mengangguk menuruti semua kemauan Nana, Nana punya segalanya tapi diberi oleh suami rasanya berbeda.


Nana memberi Arka kebahagiaan lahir dan batin tapi Arka malah melupakan hal itu, beruntung Nana mengingatkan dirinya hingga ia tersadar akan kesalahannya, Arka akan belajar lebih giat lagi menjadi suami yang sempurna untuk Nana tak ingin melakukan kesalahan yang sama lagi.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2