
.
.
.
dapat Bonus kan?? hehe.. jangan lupa like dan Komentar nya ya? mungkin Nae Khilaf...😂😂
.
.
.
Arka mencari keberadaan Istrinya sambil sesegukan, baru saja Arka bahagia bersama Istri dan Calon bayinya tapi sekarang harus terenggut? jika sampai itu terjadi maka Arka tidak akan memaafkan dirinya sendiri juga menghabisi orang yang mencoba menghabisi nyawa Istrinya.
Arka bukan orang bodoh tidak tau kecelakaan ini terjadi, sudah pasti ada sesuatu bukan terjadi karna kebetulan semata.
di tempat pedagang kaki lima.
seorang wanita cantik tengah memakan Jagung bakar yang dibeli suaminya, dia adalah Nana yang mengabaikan situasi itu malah fokus dengan perutnya.
Flasback On!
"kenapa aku harus menunggu didalam mobil sih? Sayangku ini ada-ada aja". gerutu Nana
Nana memperhatikan sekeliling hingga tiba-tiba perutnya terasa mual,
"ya Tuhan..! anakku..sayang kenapa mual lagi? apa ada sirsak disini? tapi tidak mungkin". batin Nana segera keluar dari mobilnya tanpa ingat membawa Tas serta ponselnya malah berlari membekap mulutnya yang sudah menggembung.
Nana menemukan Toilet Umum Wanita, Tanpa berpikir lagi Nana berlari ke arah Toilet dan masuk lalu memuntahkan segala yang ada di mulutnya.
"Hoeeekkkk!! ". Nana terbatuk-batuk sampai air matanya keluar karna perutnya seakan ingin mengeluarkan lagi padahal tidak ada apa-apa lagi diperut Nana (Kosong).
"Uhuk.. uhuk..! ". Nana memukul-mukul sebelah dadanya
"mbak?? Mbak kenapa? ". tanya seorang wanita yang kebetulan mendengar Nana muntah-muntah.
Nana mengangkat tangannya membelakangi Wanita itu lalu wanita itu pun bertanya,
"apa mbak salah makan? aku ada obat anti mual". tebak wanita itu ramah sambil mengeluarkan sesuatu dari tasnya.
Nana menyiram bekas munt*hnya, biasanya Nana tidak separah ini tapi mengapa bisa sesakit ini? apa Nana salah makan? Nana yakin makan seperti biasa dan ia tidak memakan buah Sirsak ataupun meminum jus Sirsak.
__ADS_1
"ini Mbak? ". wanita itu memberikan sebuah pil ke Nana.
Nana berdiri lalu berbalik lalu menolak dengan halus tawaran baik wanita itu, "terimakasih atas kebaikanmu! tapi aku sedang hamil".
Wanita itu melihat wajah Nana saking kagetnya ia menjatuhkan obatnya,
"kenapa? ". tanya Nana mengelap wajahnya dengan bajunya.
"Nona Presdir? ". tebak wanita itu mengucek matanya.
"haha..! aku cukup terkenal ya? kamu benar aku Nona Presdir W Group". jawab Nana
"maaf Nona..! saya tidak sopan tadi". ucap Wanita itu dengan menundukkan setengah badannya.
Nana meluruskan tubuh Wanita itu lalu berkata, "di Perusahaan aku memang Nona Presdir tapi diluar kerjaan jangan terlalu menghormatiku ya? aku bukan Putri Raja yang harus di hormati dimanapun berada".
"saya Fuji Nona, saya Sekretaris di Perusahaan W Group cabang Semarang". kata Fuji memperkenalkan diri.
Nana tampak terkejut, "oh kamu Sekretaris di Perusahaan yang ada di Semarang? ".
"benar Nona, saya ke Perusahaan pusat untuk memberikan laporan hasil bulanan". jawab Fuji.
"oh ya? kalau begitu temui saja Asistenku ya? aku tidak bisa bekerja di Perusahaan, suamiku tidak mengizinkanku Kerja selama 1 bulan ini demi anaknya". Nana tersenyum ramah padahal posisinya lebih tinggi dari Fuji.
"disana ada kecelakaan Nona". tunjuk Fuji penasaran.
"ah.. iya..! tapi maaf ya Fuji aku harus kesana, perutku kosong karna sudah keluar semua tadi". Nana memelas ke Fuji.
Fuji tertawa kecil melihat tampang lucu Nana dan juga kejujuran Nana padahal Nana adalah seorang Presdir Perusahaan ternama nomor 1 di Indonesia, mengapa Nana bisa bertingkah seperti anak kecil? Fuji yakin saat Nana datang ke Semarang menyelesaikan kasus Pria Tua yang menyewa preman pasar mengacaukan Perusahaan W Group di Semarang sampai Karyawannya masuk Rumah Sakit dan Nana terlihat seperti wanita paling kejam, tapi kemana sifat kejam Nana itu?
Nana dan Fuji berjalan berbeda arah.
"Bu? apa Jagung bakarnya ada yang masak? ". tanya Nana
"eeh..? ada Nona, tapi disana ada kecelakaan Nona saya harus melihatnya". jawab si pedagang Jagung bakar dengan sopan.
"iya Bu..! saya bisa bakar sendiri, saya tidak akan kabur". jawab Nana tersenyum manis.
Si Pedagang Jagung Bakar pun berlari ke arah Kerumunan meninggalkan Nana yang sudah ileran membumbui jagung dan membakarnya, bahkan Nana memakan jagung bakar yang ada didalam plastik seolah itu milik seseorang padahal itu punya suaminya sendiri yang berlari mengejar mobilnya ditabrak mobil.
Flasback Off!!
Fuji kaget melihat Arka sudah terlihat kacau ditengah-tengah kerumunan orang, Fuji tau siapa Arka yang sangat dikenal Suami Sempurna Nona Presdir tertingginya (Nana).
__ADS_1
"Tuan? ". Fuji mendekati Arka yang persis seperti Orang Gila merangkak masuk ke Mobilnya yang jungkir balik seolah mencari sesuatu.
"jangan ganggu aku..! aku mencari Istriku". teriak Arka dengan marah bahkan suaranya terdengar serak sebab habis berteriak saja sejak tadi.
Polisi telah tiba menertibkan lalu lintas tapi Mobil yang melintang ditengah jalan tidak bisa diangkat karna Arka sibuk didalam sana mencari Nana padahal sudah berapa kali orang-orang mengatakan pada Arka tidak ada siapapun di mobil itu Tapi Arka bersikeras bahwa ada Istri dan Calon Bayinya di Mobil itu.
"Tapi Nona Presdir sedang makan jagung bakar di Sana Tuan". teriak Fuji.
Arka keluar dari mobilnya dan menatap Fuji dengan serius, "benarkah? kau melihat Istriku? ". tanya Arka ke Fuji dengan penuh harap, suara Arka bergetar Ia berdiri dengan langkah lemah dan tubuh sempoyongan ke arah Fuji, matanya sudah sembab karna berpikir yang tidak-tidak membuatnya kalap.
"Iya Tuan, tadi kami berada di Toilet yang sama, Nona Presdir mual-mual karna efek kandungannya". jawab Fuji.
Semua orang yang mendengarnya pun lega, sedangkan Arka berlari ke arah Pedagang Jagung Bakar tadi ternyata benar yang Fuji katakan, Nana sedang makan Jagung Bakar dengan nikmat seolah tidak ada beban hidup sama sekali padahal Arka sudah ketar-ketir mengkhawatirkan Nana sampai lutut Arka lemas mungkin terluka tapi Arka tidak sadar.
Fuji meminta Polisi untuk mengangkat Mobil Arka yang membentang jalan supaya tidak menutupi jalanan sampai macet seperti sekarang.
"sayang? ". Arka mendekati Nana dengan suara bergetar.
Wajah Nana belepotan pun menoleh ke Arka sambil memegang bekas Jagung bakarnya yang sudah habis ditelan Nana seperti tidak makan bertahun-tahun.
"sayang?? kamu kemana aja sih? aku udah kelaparan tadi memuntahkan semuanya". jawab Nana membolak-balik jagung bakar yang dibakarnya seorang diri.
Sipedagang sebenarnya pun tiba dan berkata, "Untung saja Nona sudah keluar dari Mobil itu".
Nana mengerjab bingung, "keluar dari mobil mana?". tanya Nana.
Arka menarik pinggang Nana dan memeluknya dengan erat, Nana sampai menjatuhkan jagung bakarnya mendengar Arka menangis dan terisak.
"sayang kenapa? kok nangis? ". tanya Nana dengan lembut dan penuh kasih sayang.
Arka tak bisa berkata-kata hanya terus menangis seperti anak kecil, tangan Nana yang kotor karna bumbu pun mengelus-ngelus punggung Arka tak ingat lagi tangannya kotor sebab pikiran Nana hanya ingin menenangkan suaminya yang menangis tanpa sebab, padahal Arka menangis karna Nana.
.
.
.
Waah.. Nae beneran Khilaf nih..! hehe.. Terimakasih.. selamat Beraktifitas ya??
.
.
__ADS_1
.