Gadis Tersembunyi Itu Putri Penguasa

Gadis Tersembunyi Itu Putri Penguasa
tidak jerah


__ADS_3

.


.


.


Sari berada di Apartemen tempat Nana dan Arka tinggal, ia pun berusaha mencari tempat tinggal yang sama dengan Arka.


obsesi Sari semakin besar hingga urat malunya putus, ia tidak merasa malu sama sekali untuk mendapatkan Arka walau tidak ada rekan yang bisa diajak kerja sama untuk memisahkan Nana dan Arka.


"daripada membiayai operasi orang lebih baik aku beli Apartemen ditempat yang sama dengan Tuan Vano". senyum lebar Sari.


Sari memang cantik tapi kalau orang yang pintar melihat wajah dan tubuh Sari tidak asli alias hasil Operasi.


Nana keluar dari Lift dan bersebrangan dengan Sari yang mau masuk Lift, Nana memutar pandangannya ke arah Sari karna sangat kenal bau khas menyengat ditubuh Sari (parfumnya).


Sari tersenyum ke arah Nana yang menatap datar dirinya sampai pintu lift tertutup.


"menantangku rupanya". seringai Nana


Nana pun memilih melanjutkan tujuannya yang ingin beli sesuatu di luar sementara Arka tadi sedang buat Roti Kukus lalu ketiduran di meja dapur, Nana tidak tega membangunkan suaminya dan memilih keluar sendiri membeli gingseng merah untuk sang suami supaya lebih sehat dan kembali segar.


Nana terlihat tenang saat berbelanja, ia tidak takut dengan tujuan Sari yang sudah tertebak masih berani mencoba mencari cara mendekati suaminya.


"hufft...! sepertinya tamparan dan jambakan Nyonya Amina tidak membuatnya jerah". gumam Nana


Nana terkekeh pelan, "dasar serakah..! padahal wajah dan tubuhnya yang sebelumnya baik-baik saja".


Nana terus berbelanja hingga matanya menangkap sebuah baju transparan yang banyak dibeli oleh wanita yang sudah bersuami.


Nana menggeleng-geleng kepalanya pelan, "kenapa harus berpakaian seperti itu? tidak pakai baju di depan suamiku saja itu sudah membuatnya menjadi seekor singa lapar yang liar".


Nana melewati toko itu hingga tiba-tiba pandangannya jatuh pada pakaian tidur Couple yang sangat menarik dimatanya.


tanpa ragu lagi Nana langsung mengambil baju-baju tidur couple yang menggugah selera matanya itu, ia menggunakan kartu sakti milik suaminya.


"loh..? kok tidak ada notifnya? ". gumam Nana kebingungan melihat ponselnya.


Nana mengeluarkan Blackcard miliknya ternyata ada 2, "in.. ini punya siapa satu lagi? ". gumam Nana khawatir.


Nana mencoba mengingat-ngingat apa dirinya salah ambil benda hingga mengambil milik orang lain, tapi Nana teringat saat dirinya minta hadiah pada suaminya.


"hah? apa sayangku yang punya? ". tebak Nana


Nana ingin menghubungi suaminya tapi menggeleng kepalanya pelan, "mungkin sayangku masih tidur nanti aja ditanya".


Nana menyimpan kembali Kartu saktinya lalu langkahnya terhenti saat ia merasa kakinya berat tidak bisa berjalan, Nana melihat kebawah dan mengerjab melihat seorang anak berumur 7 tahunan memeluk erat kakinya.


"hei..? adik sedang apa kamu dikakiku? ". tanya Nana

__ADS_1


"Ibuku mengatakan akan membelikan tas bagus juga sepatu bagus mau masuk sekolah tapi ternyata uangnya tidak cukup, aku lihat Kakak punya 2 kartu tanpa batas". kata anak itu mendongak ke Nana.


Nana mengerutkan keningnya, "lalu kamu mengejarku karna aku punya 2 kartu?".


Anak itu mengangguk-ngangguk


"hei.. satu milikku dan satu lagi milik suamiku". jawab Nana duduk di hadapan anak itu.


Nana menjelaskan hal itu pada Anak itu supaya tidak disangka mencuri kartu tanpa batas milik orang lain.


"aku percaya Kak..! kenalkan namaku Sakti, aku berjanji akan membayarnya saat besar nanti". kata Sakti dengan tampang seriusnya.


Nana merasa lucu, ia pun menuruti kemauan Sakti membelikan segala perlengkapan sekolah Sakti lalu bingung memilih 2 kartu tanpa batas ditasnya, jujur saja bentuk dan warnanya sama wajar saja Nana tidak tau yang mana miliknya dan yang mana punya suaminya.


tidak tau saja raut wajah bingung Nana sangat menggemaskan padahal tidak menyadari orang-orang sok kaya disekitar Nana tengah pusing melihat Blackcard impian semua orang ada 2 ditangan Nana.


pelayan pun sampai menahan nafas lalu bertanya ramah pada Nana.


"oh.. aku tidak tau perbedaan yang mana punyaku dan mana juga punya suamiku". jawab Nana dengan jujur.


"bukankah sama saja Nona? ".


"aah.. ya sudahlah..! ini mbak..!". Nana pun memberikan kartunya asal.


ternyata tidak ada Notif di ponsel Nana yang artinya Nana memakai milik suaminya lagi, Nana pun memasukkan kartu miliknya di dompet dan kartu milik suaminya di selipkan di dompetnya juga hanya saja Nana menandainya kalau yang ia selipkan itu milik Arka.


.


"terimakasih kakak cantik..! aku melihat indeks perusahaan W Group sangat menakjubkan, pasti kakak kaya raya". kata Sakti dengan senyuman.


Nana tertegun, "Indeks? kamu mencari tau Indeks perusahaan kakak? ".


"iya kak..! terimakasih belanjaannya, aku berjanji akan membayarnya suatu hari nanti". kata Sakti lalu berlalu pergi meninggalkan Nana.


Nana menggaruk kepalanya yang tak gatal, "pekerjaan apa itu? kenapa aku merasa diperas dan dimanfaatkan oleh anak kecil? ". gumam Nana pelan.


Nana terkekeh lalu memilih pulang tanpa peduli orang-orang sok kaya tadi menatap Nana dan mengintip Nana yang sangat cantik padahal Nana tidak memakai make-up.


sesampainya di Apartemen


"Sayang? ". panggil Nana mencari suaminya tidak ada di dapur padahal tadi Nana yakin Arka tidur di meja makan yang ada didapur.


Nana meninggalkan perlengkapan minuman yang ia beli didapur sementara membawa Paperbag berisi baju Couple nya ke kamar.


"sayang? ". panggil Nana


"....?".


Nana mendengar suara pancuran shower, Nana tersenyum cerah tanpa ragu ia menerobos masuk ke kamar mandi dan mendekati Arka yang tengah mandi membelakanginya, Nana memeluk Arka dari belakang.

__ADS_1


Arka berbalik, "kamu jadi basah sayang". bisik Arka.


"maafkan aku membuatmu lelah ya? ". ucap Nana merasa bersalah.


"kenapa minta maaf hmm? aku yang suka membuatmu lelah". kekeh Arka.


"aku melihatmu menguap ingin tidur tapi saat aku bilang ingin Roti kukus buatanmu sayang langsung bangkit membuatkannya untukku, dan pada akhirnya tertidur di meja". cicit Nana.


Arka mengecup lama kening Nana, "yang pentingkan istriku bisa makan roti keinginanmu kan? ".


"iya..! aku makan 1 lalu keluar membeli minuman yang akan menyehatkanmu sayang". jawab Nana tersenyum manja.


"terimakasih sayang, aku mencintaimu". bisik Arka memeluk Nana dengan mesra.


Nana tersenyum manis membalas pelukan sang suami sambil memejamkan mata, tiba-tiba mata Nana terbuka merasa tangan suaminya sudah menjalar kemana-mana.


.


.


di meja makan,


Nana dan Arka mengenakan jubah mandi pergi ke dapur.


"benar sekali sayang..! selama ini aku hanya melihat lewat iklan saja ternyata produk ini memang bagus". Arka berkata dengan takjub.


Arka merasa jauh lebih kuat dan segar setelah meminum Gingseng merah yang dibeli Nana untuknya.


"sudah kan sayang? ayo ikut aku! ". ajak Nana menarik tangan Arka sambil memakan juga mengunyah roti kukus buatan suaminya.


Arka mengikuti langkah istrinya, "ada apa sayang?". tanya Arka.


"aku beli baju Couple lucu". jawab Nana tersenyum senang terlihat semangat sekali Nana mengatakan baju Couple itu membuat senyum Arka terbit.


apapun yang membuat Nana senang akan Arka turuti.


.


.


.


Contoh salah satu baju tidur lucu yang Nana beli bermotif.



.


.

__ADS_1


.


__ADS_2