
Hari yang begitu indah,langit biru cerah dihiasa awan putih terlihat di atas sana,burung berkicau seakan bernyanyi dengan sangat riang.cahaya sang mentari menghangatkan badan bagaikan selimut di malam yang dingin.bunga yang bermekaran di taman menanambah keindahan pagi hari itu.inilah kenikmatan yang diberkahi sang ilahi untuk dirasakan setiap mahluk ciptaannya.
Diatas pohon beringin yang lebat didalam rumah kayu yang dijadikan base camp mereka,terlihat beberapa remaja yang sedang berkumpul seperti menyusun sebuah rencana yang sudah disepakati oleh para anak manusia itu
(ya iya lah tor anak manusia,masa iya anak burung.mentang-mentang ngumpulnya diatas pohon.ckck)
akhirnya sesuai kesepakatan mereka berangkat jam 10.00 pagi hari itu menuju ke tempat yang sudah direncanakan.
sebelumnya mereka pun tak lupa berpamitan kepada orang tua masing-masing
"mom,dad aku jadi berangkat hari ini ya,gak usah khawatir aku berangkat sama yang lain ko"
"tapi kamu harus tetep hati-hati ya sayang"
"nyak,aye mo pegi sekarang ye.minta bekel donk"mencium punggung tangan ibunya sambil menegadahkan telapak tangan.
"lah bocah,elu yang mau pegi sendiri minta bekel.enyak kan kagak nyuruh elu pegi tong"
"mak,ujang mau jalan dulu sama temen.emak nanti jangan kangen ujang dulu yah"berpamitan seraya mencium punggung tangan si ibu
"sabodo ah jang"
"biyunge,aku pamit ya"mencium pipi si ibu...lah orang nyium punggung tangan dia nyium pipi
"bundo,ambo mau pergi sama anak-anak yang lain mungkin beberapa hari"
hal yang sama pun dilakukan
itulah acara ritual mereka kepada orang tuanya masing-masing sebelum menuju ketempat yang sudah ditentukan.
__ADS_1
akhirnya Gunung besar yang tinggi menjulang dan terkenal angker jadi tujuan mereka.dengan menempuh perjalanan selama 4 jam menggunakan bis kota dilanjutkan 1 jam menaiki mikrolet dan berjalan kaki memanjat gunung itu selama 2 jam.menyusuri hutan yang lebat sungai yang jernih akhirnya mereka sampailah ke tempat itu
karna waktu sudah menunjukan senja,tanpa membuang waktu mereka mendirikan 2 tenda.yang satu untuk perempuan dan satu lagi untuk laki-laki.
tak lupa membuat api unggun buat menghangatkan tubuh.karna udara malam diatas gunung itu terasa begitu dingin bray..
(ya iya lah dingin..namanya juga diatas gunung.langit aja serasa deket tuh)
Oh iya kita lupa ngenalin nih,kita itu tim ekspedisi yang ingin menaklukan ketinggian gunung ataupun mencari fakta dari mitos yang beredar di masyarakat.walopun anggota kita ada yang ga percaya hal mitos ya gengs.tim ini kita kasih nama MA(my adventure)dibentuk karna setiap anggota seneng berpetualang ya guys.tim ini diketuai seorang gadis cantik yang tinggi,putih,imut,berambut pirang bermata biru.sedangkan wakilnya seorang pemuda tampan tinggi nan gagah.tim ini beranggotakan 5 orang,dua gadis cantik dan tiga pemuda tampan.
Rutinitas selayaknya anak kemahan pun dilakukan mereka tanpa terlewatkan memetik gitar dan menyanyi-nyanyi ria.
"eh bro,jangan terlalu berisik nih.kata warga sekitar disini angker tau.akeh meddine (banyak hantunya)hiiiihh kan sereeeem"sambil bergidig memeluk tubuhnya sendiri
"alach,elu mah bilang aja penakut.elu cowok cemen banget sih.gue mah gak percaya yah hal begituan"tukas si gadis cantik
Tanpa memperdulikan omongan temennya merekapun bernyanyi ria sampai puas dan lelah.malam semakin larut,udara terasa sangat dingin menusuk tulang.
Suara binatang malam yang bersahutan seakan menjadi pengiring tidur menuju alam mimpi mereka pada malam ini
"Hiks..hiks"terdengar sayup-sayup suara seseorang yang sedang menangis dari kejauhan
tangisan yang begitu memilukan hati bagi yang mendengarnya
"hah,ada orang nangis tengah malem disini pula.kira kira siapa yah?apa ada orang selain kita disini?batinnya
sambil mengerjapkan mata dan menajamkan pendengarannya dia coba membangunkan teman disampingnya untuk memastikan apa yang ia dengar.
tapi temannya seolah tak terganggu dengan apa yang ia coba lakukan.karna tak mendapatkan respon,ia pun keluar dari tenda yang ia tempati itu.mencari darimana asal suara tangisan itu.
__ADS_1
Dengan menajamkan pendengarannya,akhirnya ia tahu suara tangisan itu berasal dari arah sungai yang tak jauh dari tempat mereka mendirikan tenda.
dengan berjalan perlahan,gadis itu menghampirinya.ternyata tangisan itu berasal dari seorang perempuan yang duduk diatas batu dekat sungai.terlihat menyamping,telapak tangan dengan rambut panjang yang menutupi wajahnya,baju putih lusuh yang ia kenakan bercampur tanah.
"hemh,ko ada perempuan.siapa dia?terus kenapa dia menangis disini?apa dia dijahatin sama orang ya"banyak pertanyaan yang menari difikiran gadis itu
"mbak,kanapa menangis?apa mbak terluka?bertanya karena penasaran.
~ hening tak ada jawaban~
mencoba memberanikan diri mendekati seraya menepuk pelan pundak perempuan itu."mbak...gak apa apa kan?"pertanyaan kedua pun meluncur dari mulut kecil itu
~masih tak bergeming dari tempatnya~
karna tak ada respon,akhirnya gadis itu berbalik untuk pergi dari situ"mungkin dia tidak mau bercerita"pikir gadis itu
tanpa ia sadari perempuan itu berdiri dan memegang pergelangan tangannya
"cesss"rasa dingin dari tangan yang menggenggam erat pergelangan tangannya seperti menjadi beku seketika.hawa dingin itu membuat bulu kuduk merinding."mungkin dia tercebur sungai jadi seluruh tubuhnya dingin.karna hawa disini begitu dingin membuatku bergidik"
ia pun menoleh ke arah perempuan itu,terlihat wajah yang putih pucat pasi dengan kelopak mata tertutup.ia pun berkata
"TOOOLLOOOONG" dengan suara yang serak dan bergetar
"mbak,mau minta tolong apa?kalo sekiranya bisa nanti aku bantu"berusaha berbicara lembut supaya ia nyaman
masih dengan suara yang serak dan bergetar,terdengar datar dan dingin membuat jantung berdebar perempuan itu berkata sambil membuka kelopak matanya
"TOLONG KEMBALIKAN MATAKU
__ADS_1