
Dika masih di atas pohon dan mengayunkan kakinya layaknya si mis kun, ia berdiri dan melompat-lompat dengan senangnya.
"Lalalaaaaa"Ia bersenandung ria.
Warga yang melihat pun menjadi takut, mereka saling berpelukkan sesama keluarganya sendiri dan mereka juga bergidig ngeri melihat Dika memakan kembang yang entah kembang apa itu? karena setiap kali di kunyah, keluar cairan merah pekat seperti darah.
"Hiiiiyy..serem, itu darah menetes dari sudut bibirnya!"
Makhluk itu menatap ke arah mereka dengan tatapan dingin, ia menyeringai dan melotot ke arah mereka sehingga sebagian dari mereka pun kabur dari tempat itu.
"Hei, keluar dari tubuh teman gue, dasar setan kurang kerjaan"Indra mencibirnya.
Dika pun melompat dari atas ke bawah dengan mudahnya.
"Aku senang berada di dalam tubuhnya, karena dia yang paling aktif."Suara Dika menjadi seperti suara wanita, suara yang serak dengan gaya centilnya yang juga terlihat sama, dan ia mendekat ke arah Indra.
"Hei..hei, ngapain dekat-dekat?"Indra mundur saat Dika mendekat ke arahnya.
"Hai ganteng, godain aku dong!"Suara serak namun dengan gaya centilnya, ia mau menyentuh wajah baby face Indra dengan tangannya.
"Hiiiiiyy, geli gue lihatin si Dika kaya gitu!"Iren bergidig ngeri saat melihat Dika mendekati Indra. Dengan cepat, Iren menarik tangan Indra dan membawanya ke kesamping.
Dika melirik Iren dengan tak suka, tatapannya tajam seperti mengintimidasi.
"Siapa kamu?kenapa mengganggu kesenanganku?"Suara serak dan dingin itu di tunjukkan kepada Iren dengan tatapan tak suka.
"Sherly!"Keduanya mundur karena kuku Dika berubah panjang dan ia pun mengulurkan tangannya seperti ingin mencekik leher Iren.
Plakk..
Sherly memukul tangan yang terulur itu, seketika Dika menoleh ke arahnya dengan tatapan dingin.
"Mau apa lu?gue udah biasa sama yang dingin-dingin. So, gak usah bergaya deh lu depan gue!"Sherly bertolak pinggang, ia dengan sengaja memancing amarahnya.
"Dasar, gadis sombong dan galak.aku akan menghabisimu duluan, supaya tidak mengganggu ke senanganku!"Wajah Dika berubah menyeramkan, matanya menghitam dan keluar gigi taring dari kedua sudutbibirnya.
"Whooaaa!"Semua warga yang tersisa juga termasuk Iren dan Indra.Mereka langsung mundur saat melihat perubahan di wajah Dika.
"Kyaaa..Dia berubah"Kata Sherly.
"Kenapa gadis sombong?apa kamu takut dengan penampilanku yang sesungguhnya?" Ia mencibir Sherly.
"Takut?tidak ada rasa takut buat gue, apalagi menghadapi setan seperti mu. Kalau kata bokap gue, manusia lebih tinggi derajat nya di banding makhluk seperti mu. Jadi, gue gak akan pernah takut!"Dengan lantang Sherly berkata kepada makhluk yang berada di dalam tubuh Dika.
"Hei kuntilanak, kembalikan bayi yang sudah kau curi dari ibunya."
"Iya, kau juga harus pergi dari sini dan tak boleh mengganggu warga sini lagi"
"Apa salah warga kami, sampai kamu selalu meneror warga sini?"
Warga saling bersahutan dan mengiyakan ucapan mereka satu sama lain.
__ADS_1
"Hihihihiiiiii...aku akan terus menggangu kalian, karena dari dulu ini adalah kawasan ku dan teman-temanku.Ini adalah taman bermain untu kami dan rumah kami.Jadi, kalian lah yang sebenarnya mengganggu ke tenangan kami."Tutur maklhuk itu dengan suara yang serak dan datar.
"Ini bukan tempat mu lagi miss, kita sudah beda alam.manusia hidup di dunia atas, sedangkan makhluk seperti kalian yaitu berada di alam ghaib."Kata Sherly.
"Aku bisa mengembalikan kalian ke tempat asal kalian, dimana tidak akan ada yang mengganggu.Kamu dan semua temanmu bisa hidup tenang di sana tanpa saling mengganggu!" Tutur Sherly lagi.ia berusaha membujuk si miss secara baik-baik.
"Hihihihiiiiii, aku suka gaya kamu.Ting.."Ia mengedipkan mata sambil menunjuk Sherly dengan jari telunjuk dan jempol yang ke atas sambil bergaya centil.
"Hahahaaaa...tuh setan kocak abis, dia emang centil dari sono nya kali ya?"Indra menertawakan mis kun itu dan ia malah bertepuk tangan.
"Ay, sstt..kamu tuh malah muji dia.tuh lihat, dia natapin kamu terus!"Iren merasa kesal.
"Jhaaa...dia cemburu sama setan."Kata Sherly yang mencibir Iren.
"Kalau si Indra nya mau, gue comblangin mereka sekarang juga!"Lanjutnya meledek Iren.
"Apa-apaan lu Sher, lu berani bikin dia deket sama Indra, gue tabok lu!"Iren berubah menjadi galak.
"Wah senengnya, akhirnya kamu menunjukkan sifat posesif mu untukku!" Indra tersenyum senang.
"Elu jangan senang dulu Ndra.tuh lihat, si ratu kecantikkan menunjukkan pesonanya" Sherly menepuk bahu Indra dan menunjuk ke depan arah si mis kun.
Indra dan Iren serta warga lain pun bergidig ngeri lagi saat melihat perubahan pada Dika.Makhluk itu menampakkan semua yang ada pada dirinya.
Wajah merah yang menyeramkan, lingkaran hitam pada sekitar mata seperti mata panda, rambut yang panjang namun gimbal, kuku tangan yang panjang dan hitam, serta perut yang berlubang dan keluar cacing yang menggeliat.
Bagi siapapun yang melihatnya, akan merasa takut dan ngeri saat melihat penampilan sesungguhnya si ratu kecantikan itu.
"Aku ingin tinggal di sini, lagi pula, pemuda ini bilang kalau dia ingin tinggal disini sementara."Makhluk itu menyeringai.
"Tempat kesukaan ku juga di rusak sama pemuda ini.aku ingin semuanya kembali" Lanjut makhluk itu.
Ternyata, pada saat makhluk itu masuk di tubuh anak si bapak yang bercerita itu, ia kembali tepat saat Dika berbicara sompral dan tak sengaja merusak tempat favoritnya, makhluk mendengar dan mengetahuinya. Sehingga ia melepaskan tubuh anak gadis warga di sana.
"Waduh, Dika..Dika..tuh kan.gara-gara omongan lu yang sompral, jadi makhluk itu kesenengan.hadeuh"Ketiga sahabatnya menggelengkan kepala.
"Hihihiiiiii...aku betah di tubuhnya, karena pemuda ini punya pikiran yang sama denganku.dia juga mencintai seseorang yang tak mencintainya, sama sepertiku dulu"Tutur si miss kun.
"Idih, dia malah betah Sher, gimana dong?" Kedua sahabatnya menatap Sherly.
"Terpaksa kita pakai kekerasan guys, siap-siap lu berdua.bawa semua warga menjauh dari sini, dan tolong pada berdo'a ya.demi keselamatan kita semua."Pinta Sherly.
"Baik, mari kita berjuang bersama!"Teriak semuanya.Mereka pun mundur agak jauh dan berdo'a sesuai kepercayaan masing-masing.
Sherly pun bersiap dengan kuda-kudanya.
Pertarungan melawan si ratu kecantikan pun di mulai dengan sengit, makhluk itu melayang kesana kemari membuat Sherly kesusahan untuk menangkapnya.
"Shit, dia curang!"Kata Sherly yang berusaha menangkap makhluk yang berada di tubuh Dika.
"Kenapa Beib?"Tanya Indra dan Iren.
__ADS_1
"Hah..hah..Dia manggil teman-temannya!" Sherly berkata dengan napas yang tersengal karena ke lelahan.ia selalu di hadang oleh miss kun and the gank.
"Ish, curang dia!"Indra maju dan mendekati Sherly di ikuti Iren.
"Kenapa kalian kemari?bukannya kalian takut?"Tanya Sherly.
"Kita kan BFF, jadi apapun keadaannya, kita hadapi bersama, oke!"Pasangan I&I itu meyakinkan sahabatnya dengan menepuk bahu di kedua sisi kiri dan kanan Sherly.
Ketiganya mengangguk pasti, lalu mereka maju dan berteriak.
"Seraaaaang..."Teriak Sherly dan Iren, cuma Indra yang berteriak beda.
"Banteeeeenn!"Teriakan Indra menghentikan kedua gadis yang sudah siap maju untuk menyerang.
"Hei dodol, kenapa elu teriak banten?" Keduanya bertanya pada Indra dengan tatapan heran.
"Bukannya serang itu ada di provinsi banten?"Dengan santainya Indra menjawab.
"Iya bener sih, tapi kan kita mau menyerang, bukan mau ke serang."Kata keduanya.
"Serang, kan?ya berarti banten dong!"Ucap Indra keukeuh.
"Beda pengucapan kali Ndra, ah dodol lu. Udah semangat kaya gini, masih sempet bercanda!"Cibir keduanya.
"Owh, gitu ya?oke deh, ulangi lagi"Kata Indra.
"Siap ya?"Ucap keduanya.
"Oke, gue siap sekarang.mulai..."Indra bersiap dengan gaya nya.
"Seraaaaanngg...!"Kedua gadis itu maju untuk menyerang.
"Baaaann...."Teriak Indra dan mendapat pelototan kedua gadis di sampingnya. Maksud hati bercanda, namun apalah daya. Nyali nya pun menciut setelah melihat tatapan tajam kedua gadis itu.
"Taaaaaaiii..hehehee"Akhirnya yang keluar dari bibir Indra adalah kata itu.
(Tapi maksud si Indra bukan yang yang jorok ya gengs, ngerti lah)Hehee.
"Waduh..,"Mereka saling tatap.
"Woi, jadi gak sih serang-serangannya nih? Kita udah pegel tahu!"Tuh Hantu malah bertanya karena kesal dan pegal dengan posisinya.
Formasi para Miss kun itu seperti akrobatik, ada dua yang berdiri di bawah, satu di atas dan yang satu kepalanya di bawah dengan tangan menyatu dengan tangan miss kun yang di bawah. Mereka seperti ingin menampilkan penampilan terkerennya.
"Wadaaw..hebat benar si mbak-mbkaknya!" Puji ketiga nya sambil bertepuk tangan.
"Prok..prok..prok"Mereka bertepuk tangan tapi tidak sambil bilang, Bantu yuk bantu.. jadi apa ya?Prok..prok..prok..
Dengan bangga mereka mengubah formasi atraksinya, dan melayang ke atas pohon.
"Terima kasih..terima kasih..hihihiiii"Ucap mereka sambil cekikikkan.
__ADS_1
"Kyaaa...dasar ratu kecantikan!Helehh.." ketiganya menggelengkan kepala tak percaya dengan apa yang di lihat oleh mata kepala mereka sendiri.