
"pergi kemana sih mereka,ko gak ketemu ketemu?ish mana banyak nyamuk lagi,sebel deh"rengek renita
"ya nih katanya deket,ko ga ketemu sih.mana hari udah mulai gelap lagi"padahal kita pergi ninggalin tenda belum lama ada 30 menitan,berangkat sekitar jam 11.00 berarti ini jam 11.30 tapi kenapa udah mau sore?bertanya tanya dalam hati
"mungkin di depan kali,sabar dulu deh.sapa tau mereka dapet buruan yang banyak lagi jadi sedikit terlambat buat pulang"jelas dika
penglihatan sherly,renita dan dika
ππππππΈπΈ
Terlihat geri dan indra sedang duduk di bangku warung dengan hidangan berbagai makanan lezat.
mulai dari roti,daging,buah buahan,dan minuman yang sangat menyegarkan tenggorokan yang dilanda kekeringan
*Sekering kantong ot****or yang belum terisi..malah curhat..eeaaaa*
(*pertanyaannya!emang ada gitu warung diatas gunung di tengah hutan***)
"tapi dimana si rendi sama si iqbal?ko mereka meninggalkan geri sama indra disini
tau kemana tuh bocah dua,padahal otor dari tadi ngejogrok disini loh gak liat mereka lewat
"sialan,tuh mereka lagi enak pesta tanpa kita,kita muter sana sini nyari eh malah dia ngejegong sambil makan.gue juga kan pengen"umpat renita
"beneran kurang dihajar tu bocah,kita pusing nyariin.dia enak enak"timpal dika
"emh..gimana kalo kita kerjain aja tuh bocah dua,kita pura pura gak liat mereka aja.kita teriakin namanya selayaknya lagi nyari.gimana reaksinya"sherly dengan antusias
"bener juga,kali kali kita kasih pelajaran tuh anak biar tahu rasa mereka"timpal renita
mereka pun menjalankan siasatnya
"geeeeriiiiii...iindraaaaaaa" dimana kalian?
"geri....indra"
berteriak sekencang mungkin walopun mereka sudah melihat kedua sahabatnya itu biar terlihat meyakinkan
mereka berdua melambaikan kedua tangan nya ke arah ketiga sahabatnya
"hey kita disini"teriaknya sambil melambai lambaikan tangan
"setelah melihat kita aja mereka baru inget.kalo kita ga kesini mungkin mereka ga bakal ngomong,huhh..dasar curang punya makanan enak ga bagi bagi ame temen.awas lu ya habis mereka ama gue"umpat dika sambil berbisik kepada kedua gadis cantik di sampingnya
"teruskan aktingnya dik,jangan sampai kepancing okeh"bisik renita
karna ga mendapatkan respon,geri dan indra pun menghampiri ketiga sohibnya itu
"kita disini dik"ucap indra sambil melambaikan tangannya di depan dika
"mereka gak kesini kali,kita pergi aja yuk"ajak dika(menahan senyumnya karna indra terus aja melambaikan tangannya)
"iya nih,perasaan gue gak enak,merinding gue"renita bergidik memeluk tubuh sherly dari samping(karna bahunya dipegang geri)
"hush..jangan gitu ah.gue mah ga percaya hal gituan"tapi karna mereka ga ada disini kita pergi aja deh"menahan tawanya melihat wajah memelas indra
"ko mereka ga liat kita sih ndra,coba tanya si rendi sama si iqbal"usul geri
"ko bisa gini sih ren,eh rendi..iqbal,kemana mereka berdua?
"lah mana gue tau,bukannya tadi dibelakang elu ya"
__ADS_1
"iya sih tadi dibelakang gue dorong gue supaya gue masuk situ,tapi sekarang kemana tu anak ya"geri dan indra saling berpandangan
"jangan jangan mereka....."wajah mereka pucat pasi karena takut
BOOOOOOO
"aaaaaaaaaaaaaa...." mereka dikejutkan tepukan keras dipundak yang dihadiahi oleh sang wakil ketua tim
"bhuaahaha"
ketiga temannya tertawa terbahak bahak tak tertahan lagi melihat wajah ketakutan dari kedua sohib yang katanya ga inget bagi bagi makan
"sialan lu,kurang ajar.gue kira kalian beneran ga liat kita!gue udah takut setengah mod*r ini,hampir aja ngompol di celana"hardik indra sambil memukul dika bertubi tubi
"aduh..aw..sakit beg*..lu mah kekerasan dalam persahabatan ini.gue lapor kak seto lu baru nyaho"mengusap usap badan yang terkena pukulan indra
"lagian elu pada iseng ama kita,pake nakut nakutin kita segala.gue kira beneran gak terlihat,takutnya kita masuk alam ghaib"bergidik ngeri
"kalian ngapain nongkrong disini berdua pake makan makan gak kasih kita lagi,pelit lu"katanya mau nyari sesuatu buat dimasak,taunya kalian makan sendiri.dimana tuh temen baru elu pada?ngumpet ya takut gue sleding tuh bocah hemh.."ujar sherly
"makan apaan boss,kita dari tadi muter muter ga jelas ngikutin si rendi ama si iqbal.bukannya dapet makan malah kita jadi bahan candaan doang..huhh"elak geri
"lah ntuh makanan punye sape kalo bukan punye klean pade"kluarlah logat betawinya dika
"makanan mana?indra bertanya karna gak ngerti(ya kalo ngerti gak bakal bertanya dong bambang)
"itu di warung belakang lu,eh..mana tadi makanannya yah?tadi jelas ko gue liat.dika,sherly lu juga pada liat kan?renita heran
"iya ko jelas tadi kita liat lu lagi makan enak diwarung ini,makanya kita kerjain lu.bikin klean takut gitu supaya bagi bagi tuh makanan" jelas sherly
"warung apa?makanan apa sih?ini jelas jelas pintu goa.mata kalian picek y.lagian mana ada warung disini.siapa yang mau jajan?ulet,tupai,uler,monyet,atau sejenisnya?aneh lu pada"ucap si bambang yang agak pinter dikit dari otor
"ga apa tor yang penting pinter walopun dikit,dari pada otor.eh kenapa ngobrol sama autor,entar ditinggal para sohib gue lagi.tuh kan beneran mereka udah jalan gegara elu tor "woy tungguin napa
"elu kelamaan,malah asyik ngobrol berdua sama otor.kita kan jenuh dicuekin"dika seraya berjalan paling depan karena bingung sama temennya yang ngobrol sama otor
(disini gunung disana gunung,ditengah ada iguana.kalo klean pada bingung,jangan ragu untuk bertanya)
"jelas tadi liat warung,kok jadi pintu goa sih.ada yang aneh nih"π€π€π€batin sherly
"tapi ya sudah lah,mungkin itu halusinasi aja"tepis dia
merekapun berjalan pulang menuju tempat kemah tanpa mikirin keberadaan rendi sama iqbal (mungkin mereka sudah pulang"batin kelimanya)
tebakan sherly benar adanya.ada yang aneh.mereka pergi paling diperkirakan satu sampei 2 jam dari jam 11 siang berarti ini jam 13.00 waktu seharusnya.tapi setelah mereka pergi dari situ,saat kembali hari sudah malam.
langit berubah gelap,suara binatang malam pun terdengar saling memanggil(sepertinya mereka sodaraan)
mereka itu sadar atau sengaja tak memperdulikan keadaan sekitar sih sampai waktu saja mereka abaikan.
"gue cape,tidur duluan ya"renita meminta ijin masuk tenda duluan setelah mereka kembali
"gue juga"ucap ketiga pemuda itu serempak lesu dengan tatapan mata yang kosong
"eh tunggu..apa kita ga gombreng gombreng gitar atau nyalain api dulu atau kita main tebak tebakan apa kek gitu biar ga boring"tawar sherly menghentikan sohibnya biar gak masuk tenda buat tidur
"tak nak"cuma itu ucapan dari mereka ga kurang gak lebih.tatapan mereka kosong seperti adegan di serial film si botak kembar dari negri jiran
"ada apa ini,kenapa mereka seperti ga biasanya?iren juga biasanya paling bawel ko sekarang jadi pendiem"gumam sherly
"ah mungkin memang mereka kelelahan kali"ya sudah istirahat deh kalian biar fresh"ucap sherly
__ADS_1
baru saja ia masuk tenda dan merebahkan tubuhnya di samping iren,saat matanya hampir terpejam.ia malah mendengar begitu banyak suara di luar tendanya
ada yang seperti menjajakan barang dagangannya,berteriak "murah..murah barang murah.mangga sok geura dipilih"
"suara sapa sih,ya ampun kaya di pasar.rame bener"seraya berdiri dan begitu dibuka tirai tendanya,ia harus di buat terkejut(bukan ada mobil,motor,barang elektronik ataupun hadiah lainnya seperti yang ada di kuis yang terkenal itu )
baru tadi dia masuk kedalam tenda saat malam hari,kenapa kenapa sekarang jadi pagi hari.banyak pedagang yang terlihat menjajakan barang dagangannya mulai dari makanan,minuma,pakaian,atau bahkan perabot dapur yang terlihat sedikit aneh seperti barang jaman dulu
"hah jaman dulu,eh bentar ko disini ada pasar sih bukannya ini diatas gunung ya?ko bisa ada pasar?lagian tadi gue masuk masih malem deh,ko udah pagi lagi"
"gue kasih tau anak anak aja deh"pikiran sherly kalut
saat dia berbalik badan hendak memberi tahu yang lain,dia sangat sangat terkejut lebih dari yang dialami tadi(untung gak punya penyakit jantung)
tenda yang tadi dia tempati bersama kawan yang lain ternyata tidak ada,bukan cuma tendanya tapi teman temannya pun tidak ada disitu.bingung pasti,khawatir iya karna tak satupun dari mereka terlihat cuma ada banyak orang yang berlalu lalang tidak ia kenali satupun
sherly berjalan menyusuri pasar tradisional yang begitu ramai selayaknya pasar modern.sampai lah ia di tempat yang cukup luas,bangunan tua khas jaman dulu layaknya sebuah istana megah begitu apik terlihat nyata didepan mata si gadis berambut pirang tadi.gapura yang tersusun dari bebatuan nampak kokoh menandakan pintu gerbang suatu kerajaan
sebuah nama yang diukir dan di pahat dari emas murni terdapat diatas gapura.tulisan yang pasti tidak sherly ketahui bahasa apa itu terpampang indah.bunga bermekaran sekitar halaman istana,pepohonan yang tumbuh di samping pagar pembatas seakan menjadi ciri khas istana itu
banyak orang berlalu lalang di halaman istana memakai baju seragam yang berbeda sesuai karakternya,sepertinya mereka prajurit dan para pelayan disana.
seorang penjaga menghampiri sherly yang sedang termenung diluar,penjaga seakan mengajak si gadis untuk ikut kedalam bersama dengannya.tanpa berkata dua kali gadis itu mengikutinya sampai kedalam istana,tempat yang begitu luas pikir si gadis.banyak pasang mata menatap kearahnya,ada pula yang menundukan kepala seakan memberi hormat
sampailah ia didepan sebuah pavilin yang megah nan indah.nampak sosok seseorang
yang gagah tampan walaupun usianya yang tak muda lagi.duduk di singgasananya aura kepemimpinan yang kuat arif bijaksana dan mampu membuat orang tertunduk menghormati,disampingnya sudah duduk seorang wanita paruh baya yang cantik jelita,sosok keibuanna membuat ia dipuja dan dibanggakan semua warga desa.kanan kiri sudah berjejer orang orang seperti yang ada di film film kolosal.
"kemari cucu buyutku,mendekatlah sama kakek buyutmu ini.aku ingin melihatmu dari dekat supaya aku bisa memberikan hak ku padamu nak"perkataan yang mulia raja kepada yang disebut cucu buyutnya
sherly menatapnya dengan heran"apa yang mulia raja itu berbicara padaku atau.."lamunannya terbuyarkan setelah melihat sosok gadis berpakaian indah layaknya seorang putri kerajaan.yang mempunyai mata hidung rambut postur tubuh dan wajah yang benar benar mirip dengan sherly berjalan menghampiri raja tersebut
"hamba menghadap kakek buyut"ucap si gadis yang mirip dengan sherly itu
"ku hadiahkan cincin bermata biru ini untukmu,kelak ini akan melindungimu dari kejahatan manusia ataupun jin sekalipun"ucap sang raja
"cincin ini adalah bukti kepemimpinan yang mutlak.didalamnya tersimpan kekuatan yang besar,tak akan ada yang bisa menyakitimu di masa depan"ucapnya lagi
"cincin ini akan menurutimu sesuai apa yang kamu hendaki,jika hatimu ingin berbuat baik,cincin ini akan mengikutimu di jalan kebaikan.begitupun sebaliknya,ia akan menjadi sangat jahat bahkan tak kan ada yang menandingi kekuatannya.dan ia akan menuntunmu ke jalan yang sesat,maka jagalah benda ini dengan baik dan gunakanlah untuk hal kebaikan"jelas yang mulia raja
"baiklah kakek buyut,aku akan menjaganya dengan sangat baik"si gadis menerima cincin itu dan memakainya dijari manisnya
semua yang terjadi disana disaksikan sherly tanpa ada yang terlewatkan,
saat ia hendak keluar paviliun tiba tiba terdengar suara langkah kuda dan teriakan seseorang menggebu seperti sedang menantang
Tok tak tok tak..
suara kuda berlarian dengan cepat
serbuuuuuuuuu
**NAH KAN ADA APALAGI INI
*bikin otor penasaran aja
jangan lupa like komen and vote ya
tinggalkan jejak buat otor biar semangat nge up nya
π€π€π€π€π€π€ππππ***
__ADS_1