Jodoh Sang Penguasa

Jodoh Sang Penguasa
Hantu Nania


__ADS_3

Ritualnya jangan lupa ya gaess...


Happy reading😘😘


🍁🍁🍁


Hantu wanita itu ialah hantu yang menarik Zidane saat ia mau bersembunyi dan menyamar jadi Sherly.sekedar untuk lebih dekat dengan lelaki tampan itu.


Nania, Gadis cantik calon dokter gigi itu meninggal karena di bunuh oleh pacarnya.


Pacarnya yang seorang pengangguran, berselingkuh dengan gadis desa yang masih sekolah SMA.Ia memperdaya gadis polos itu sampai gadis itu hamil.dan gadis itu meminta pertanggung jawaban dari pacar Nania.namun, si cowok menolak dan tidak mengakui bahwa itu anaknya.


Awalnya, Nania percaya pada pacarnya karena ia di butakan cinta.tapi, seiring waktu berjalan.pacar Nania itu sering pergi diam diam menemui gadis yang ia hamili dan menikah di kediaman gadis itu karena di paksa orang tuanya dan ia pun di ancam akan di laporkan kepada polisi.


Tanpa pacarnya sadari, Nania mengikutinya ke desa tempat tinggal gadis itu yang sudah sah menjadi istrinya.ia menyamar supaya tidak di ketahui dan ia ingin memastikan sendiri kabar berita yang diterimanya dari sahabatnya.


Nania menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri, bahwa pacarnya sudah mempunyai istri dan mempunyai seorang bayi perempuan dari gadis itu.


Betapa hancur hatinya saat itu, dengan marah nya ia langsung menghampiri mereka dan menampar pria pujaan hatinya itu.


Pacarnya terkejut bukan main, ia langsung menggenggam tangan Nania dan berusaha memberi penjelasan.namun, Nania tak mau mendengarkannya dan ia meminta putus darinya.


Lelaki itu tak terima.pasalnya, selama ini hidupnya bergantung kepada Nania dan uang yang selalu ia berikan pada istrinya pun hasil dari memeras Nania.


Karena Nania tak mau dan ia tetap minta putus.maka, tak ada cara lain.lelaki itu langsung membawa Nania ke sebuah hutan dekat tebing.sebelumnya ia di per**** dulu lalu di bun*h dan mayatnya di lempar ke jurang yang konon katanya di huni segerombolan serigala.


Semua barang berharga dan uang tunai Nania diambil oleh pacarnya.ia juga menyebarkan berita kematian Nania adalah sebuah kecelakaan dan polisi pun tak dapat menemukan jasadnya.karena sudah di makan oleh anjing hutan.


🌷🌷🌷


"Sedih ya, kisah hidupku ini?"Nania terisak.


"Sabar ya Nan, mungkin sudah takdir.kalau kamu harus pergi dengan cara seperti itu" Sherly Mengusap bahu Nania.


Melihat Zidane diam saja, membuat Nania penasaran."Hei ganteng, kenapa kamu tak mau mengucapkan sesuatu padaku?apa kamu tak bersimpati padaku sedikit saja?aku ini korban lho!"Dia bertanya dengan terus mendekat ke arah Zidane.


"Stop!jangan mendekat"Zidane berusaha menghentikan Nania yang mendekatinya.


"Kamu itu kenapa sih?gak kasihan ya sama aku?"Rengekan Nania yang manja dengan terus mendekat pada Zidane.


Zidane langsung mundur ke belakang Sherly dan berkata."Kalau kamu mendekat terus, nanti istriku marah"Ia sengaja berkata itu supaya Nania tak mendekatinya.


Namun Nania malah semakin mendekat dan menampakkan wajahnya yang seram dan luka di tubuhnya terlihat jelas."Kenapa kamu tidak suka padaku?apa aku tidak cantik?"Ia menyeringai menampakan wajah yang menyeramkan.


"Hei..hei..hei..Stop!gue gak mau ya elu nampakin wajah lu yang begitu.mending elu pergi deh!"Keluarlah Sherly yang galak membuat Nania mundur.


"Kok kamu galak sih?aku kan cuma...!"Ia berusaja menjelaskan dan menunjuk ke arah Zidane, bermaksud menggodanya.


Sherly melirik Zidane yang sedang menggeleng dan memohon kepadanya.


"Cuma apa?gue bisa lembut juga bisa kasar ya.kalau elu mau coba?sini"Sherly langsung memasang wajah garangnya.


Nania mundur dengan kedua tangan di depan sebagai tanda pertahanannya.


"A..ayo..si..sini"Dia terus mundur.


Zidane tersenyum dengan tingkah kedua makhluk berbeda alam itu.ia menyembunyikan senyumnya dengan melipat bibirnya ke dalam.


"Kenapa elu mundur?sini lebih deket"Sherly terus maju dan memojokkannya.


Nania semakin mundur dan terpojok.


"Ke..kenapa kamu gak takut sama aku.aku kan hantu?"

__ADS_1


"Kenapa kalau hantu?gue rajanya hantu. semua hantu tunduk sama gue!"Sherly terus melangkah maju."Gak percaya"Ia menunjukan cincin bermata biru Saat Nania terpojok dan ketakutan.


Sherly mengusap cincin yang mengeluarkan cahaya biru indah dan ia dengan lantang berteriak.


"Bbbooooo"Nania terpental, bukan karena kekuatan Sherly.melainkan ia terkejut karena kaget dengan suara teriakan Sherly.


"Aaaaaa"Ia terjungkal ke belakang membuat Zidane tertawa terbahak-bahak.


"Bhahahaha.."Zidane terpingkal melihat kelakuan kedua gadis yang beda alam itu.


Keduanya melirik ke arah Zidane yang sedang menertawakan mereka.


"Apa lu?" "Apa kamu?"Keduanya bertanya.


"Hahh.ekhem..Enggak apa-apa!"Zidane berdehem lalu berkata dengan datar.


Keduanya pun memalingkan wajahnya dan melanjutkan drama mereka.


"Ampun..udahan ya mainnya?"Nania menyatukan kedua tangannya di depan.


"Heleh..gitu aja minta ampun.dasar hantu cemen!"Ledek Sherly dan ia pun melengos.


"Galaknya dia!hei ganteng, kamu betah sama istri macam dia?"Pertanyaan Nania membuat Zidane terbatuk.


"Ukhuk..ukhuk...a..aku.."Ia tak bisa mengatakan apapun pada Nania.


"Kenapa gugup?kamu susis ya?hehehe.."Dia meledek Zidane yang melongo.


"Sosis?"Zidane menangkup sesuatu yang ada di bagian selangkangannya.


"Hahaha...bukan itu maksudku"Nania langsung tertawa melihat tingkah Zidane.


"Suuu...siiiss...suami sieun istri.hahaha"


"Hadeuh, ganteng-ganteng ternyata oon juga ya?Suami takut istri gitu!"Jelas Nania dengan meledek Zidane.


"Jadi maksud kamu.aku itu takut sama dia?"Tunjuk Zidane pada Sherly.


"Mungkin!"Dengan santainya Nania berkata dan acuh.


"Hei!"Zidane tak terima.


Sherly kembali sambil membawa sesuatu.


"Ada apa sih ribut mulu dari tadi?belum kelar apa masalahnya?"Dengan santainya ia menaruh ular yang masih hidup.


"Eh, kenapa kamu bawa ular?"Zidane terkejut dengan yang di bawa Sherly.


"Gue laper.kenapa?masalah buat lo?"


"Emangnya kamu mau makan itu?"Tunjuk Zidane pada ular yang tergeletak itu.


"Bukan buat gue lah.buat gue yang ini"Ia mengangkat pepaya yang ia temukan di luar gua."Kalo ini buat dia!"Sherly melempar ular itu ke arah Nania.


Itu membuat Nania melompat ke arah Zidane.namun Zidane malah mundur dan otomatis Nania langsung tersungkur.


"Haaaacchh...kamu jahat.."Ia merengek layaknya anak kecil."Kenapa kamu gak menangkap tubuhku?"Ucapnya manja.


"Kamu juga, kenapa melempar ular pada ku?aku kan takut"


"Idih..drama lagi"Cibir Sherly dan ia pun tak perduli lagi dengan itu.ia langsung merebahkan tubuh lelahnya di depan perapian."Gue ngantuk, jangan berisik mulu ya.kalau enggak?gue tabok kalian berdua"


Mereka pun diam dan ikut merebahkan tubuhnya karena lelah.

__ADS_1


Karena Nania hantu, ia memilih terjaga dan ia pun melayang di dalam gua.


Malam semakin larut, udara semakin dingin dan membuat Zidane menggigil.


Saat mereka terlelap, wajah Zidane terlihat pucat dan bercucuran keringat dingin.ia tak tenang dalam tidurnya.


Zidane meringkuk menekuk tubuhnya dan terus bergumam."Jangan..jangan..tolong jangan.."Air mata meluncur dari ujung pelupuk matanya.


Suara gumaman Zidane mengganggu Nania yang sedang terjaga.ia menghampiri Zidane dan berusaha membangunkannya"Hei ganteng, kamu kenapa"Menepuk pipi Zidane dengan tangan dinginnya.malah membuat Zidane semakin gelisah.


"Kenapa sih dia ini?"Ia menggoyangkannya namun Zidane semakin meringkuk.


Karena Zidane tak kunjung bangun, ia pun membangunkan Sherly yang tidur agak jauh dari Zidane.


"Hei..hei..bangun.cewek galak..hei"Nania berusaha terus menggoyangkan tubuh Sherly sampai ia bangun.


"Ada apa sih?ganggu orang aja"Suara yang serak ciri khas bangun tidur.


"Itu, suami kamu!"Tunjuk Nania pada Zidane yang terus meringkuk.


"Suami gue siapa?"Sherly setengah sadar.


"Itu si ganteng kenapa?keringat dingin dan bergumam mulu.sepertinya ada sesuatu deh!"Nania terus menggoyangkan badan Sherly supaya dia bangun.


"Oh..si king ice..Eh, si king ice!"Sherly langsung bangun dan menghampiri Zidane.


Saat melihat kondisi Zidane yang seperti ketakutan, Sherly pun langsung menepuk lengannya.


"Hei king ice, bangun.elu kenapa sih?"Ia terus menepuk pelan lengan Zidane namun Zidane semakin meringkuk dan bergumam. "Jangan..jangan..ku mohon!"


Sherly merasa iba pada si king ice itu.ia melihat pipi Zidane yang basah."Dia nangis" Ia melirik Nania yang mengangguk.


Sherly mengusap air mata yang membasahi pipi Zidane."Ada sesuatu yang menyakitinya di masa lalu"


"Sepertinya begitu.eh dia kedinginan kali ya" Nania melihat Zidane yang terus memeluk dirinya sendiri.


Sherly langsung merebahkan tubuhnya di depan Zidane dan ia memeluk Zidane dengan kedua tangannya dengan tangan kanan di masukan ke bawah kepala Zidane. membuat lelaki tampan itu nyaman.


"Eh genit, masukin ranting lagi supaya apinya gak padam.tolong ya"Ia menyuruh Nania untuk menjaga apinya supaya tetap menyala.


"Ih..kamu manggil aku genit mulu.tapi ga apa deh, untuk sekarang aku maafin demi si tampan"Nani langsung mencari ranting pohon yang ada di sekitar.


"Huuhh..masa hantu nyari kayu bakar sih"


Api terus menyala dan tak pernah padam. karena Nania terus menaruh ranting dan membuat api tetap menyala supaya Zidane tak merasakan kedinginan.


Sedangkan Sherly yang terus memeluk tubuh Zidane, merasa canggung namun ia memberanikan diri melakukan itu supaya Zidane tidak kedinginan.


Hingga pagi menjelang dan hantu Nania yang kelelahan mencari kayu bakar.ia pergi entah kemana.


***Bagaimana jika nanti Zidane bangun dan ia sadar bahwa dirinya tidur dalam pelukan si gadis berisik?Apakah ia akan marah-marah atau kah ia akan merasa senang?


Pantengin terus ceritaku ya gaess..


Jangan lupa dukungannya.


Love you all😘😘😘😘


Selagi nunggu up.boleh mampir di cerita otor yang lainnya ya***..



__ADS_1


__ADS_2