Jodoh Sang Penguasa

Jodoh Sang Penguasa
Berita Duka


__ADS_3

SEORANG PENGUSAHA MUDA PENGUASA KERAJAAN BISNIS DI MANCA NEGARA DI KABARKAN MENGALAMI KECELAKAAN BERSAMA ISTRINYA.DI BELOKKAN TEBING CURAM.


M ZIDANE PRASETYO.pengusaha termuda pemilik DIAMOND PRASETYO GRUP di kabarkan menikah diam diam dengan seorang gadis keturunan belanda.


Tercetak besar di surat kabar hari ini dan menggemparkan seluruh warga.


Namun, pernikahannya tak semulus bisnisnya.ia mampu mengurus kerajaan bisnisnya.tapi, ia tak mampu mengurus istrinya.


Menurut kesaksian para warga.sekitar jam dua siang, ada seorang gadis berambut pirang sedang berjalan di rel kereta api.


Pada saat itu suara kereta sudah terdengar nyaring, namun si gadis tetap berjalan dan ia tak menghiraukan teriakan warga sampai kereta melaju dengan kencang ke arahnya dan menghantam tubuhnya.


Namun, yang terjadi tenyata sang pengusaha muda itu melompat ke arah gadis cantik itu dan menyelamatkannya.sampai mereka terguling ke tanah di bawah rel.


Setelah menolongnya, pria tampan itu memarahinya dan langsung pergi meninggalkannya.namun si gadis terus mengejar dan meminta maaf tapi ia tak hiraukan.


Banyak warga yang menegur mereka, sampai gadis itu menangis karena tak di hiraukan oleh si pria tampan.


Saat itulah, si gadis mengaku bahwa dia istrinya dan ia melakukan itu karena suaminya ketahuan selingkuh.dan ternyata dia lah si penguasa kerajaan bisnis.pria tampan yang di gilai para kaum hawa.


Sikap dingin dan acuhnya tak pernah mengurangi aura ketampanan dan tetap menjadi idola para wanita.


Sang penguasa itu menarik istrinya masuk ke dalam mobil kemudian melajukan kendaraan roda empatnya di jalan raya dengan kecepatan normal.


Tapi sayang, saat mobilnya melintasi jalan berbelok di ujung tebing.mobil itu jungkir balik dan merosot ke jurang kemudian meledak.


Entah lah bagaimana keadaan mereka.yang pasti semua orang berpendapat bahwa mereka tak mungkin selamat.


Itulah kabar berita yang di tayangkan di televisi, radio, majah, koran bahkan sosial media.semua memberitakan kabar terkini tentang sang penguasa kerajaan bisnis itu.


●●●●●


"Sepertinya gue kenal deh sama gadis itu!" Dika terus memperhatikan gadis yang di beritakan namun terlihat dari belakang.


"Iya, gue kok familiar sekali ya sama baju yang di pakainya."Indra mengiyakan ucapan Dika.


"Rambutnya juga mirip seseorang yang kita kenal.tapi, siapa ya?"Dengan mengelus dagunya,Geri mencoba mengingat.


"Bukannya itu terlihat seperti si bos"Indra memicingkan matanya.


"Apa?iya.dia kan si bos"Geri langsung mendekat ke arah televisi lalu membuka handphone nya.ia memperbesar gambar dan terlihat lah rambut pirang panjang.


"Lihat lah!ini beneran si bos"Geri menunjukan gambar yang terlihat di layar benda pipihnya itu.


"Elu bener.hahh.ya ampun, gimana ini?"Dika menghela napasnya dengan berat.


"Ya ampun,gue baru inget.bukannya waktu itu,Sherly pergi menolong hantu wanita hamil yang di sebrang jalan.lalu ia seperti di tarik pergi"Indra mengingat kejadian itu.


"Iya, waktu itu kita mau ngikutin dia.tapi keburu kak Al memanggil dan membagi hadiah pada kita."Geri langsung menyambungkan ucapan Indra.


"Kita senang dapet hadiah.lalu kita lupa jika dia pergi nolongin hantu bumil.dan akhirnya hantu itu mencelakai Sherly yang kemudian dia di tolong sama pengusaha muda itu."Jelas Indra.


"Lalu, apa yang harus kita lakukan sekarang?" Dika menggaruk kepalanya yang entah tak gatal atau pun banyak kutunya yang pasti ia garuk-garuk lah.hihihi


"Mending kita laporkan ini pada kak Al saja yuk!"Nasehat Indra pada mereka.


"Jangan.gimana kalau kak Al malah menyalahkan kita gara-gara kita melupakan adik kesayangannya"Nyali Geri menciut mengingat kemarahan kak Al.


"Baiklah jika itu masalahnya"Dika langsung berdiri.


"Kita cari dia ke bawah jurang.ayo!"Dika bergegas pergi namun terhenti dengan sesuatu.aura dingin terasa di sekitar sampai membuat bulu kuduknya meremang.


"Kalian merasa dingin gak sih?sepertinya ada sesuatu yang membahayakan nih!"Dika mengusap tengkuknya yang terasa dingin.


__ADS_1


Indra dan Geri cuma diam tak bersuara karena jika mereka melakukan itu, maka bisa di pastikan mereka berdua."kkeekkk..."


"Kenapa diem aja sih?Ayo, jalan!" ajak Dika.


Namun, mereka tetap diam di tempat dan malah semakin menunduk.


"Ada apa sih kalian?" Dika penasaran karena kedua sahabatnya cuma diam saja.


Hawa dingin di sekitar membuat ia menengok ke belakang.dan ternyata ... "Whoooaah. Ya ampun kak Al, Bikin kaget orang saja!" Dika memegang dadanya saking terkejut.


"Tadi kalian bilang bahwa sebelum Sherly hilang, kalian melihatnya di tarik hantu dan kalian malah melupakan itu?" Kak Al berkata dengan dingin dan menatap tajam ke arah ketiga pemuda itu.


Mereka tak bisa berkata apapun.ketiganya menunduk dan tak mampu mengangkat kepala mereka di hadapan kak Al.


"Kenapa diem terus.ayo bicara?"Tatapan kak Al setajam pisau belati.


"Ka..kami..kami.."Mereka tak bisa berbicara.


Kak Al menjadi geram, ia berdiri lalu melangkah ke luar.


Mereka bertiga cuma memperhatikannya.


"Kenapa kalian bengong di situ?ayo jalan sebelum adzan Dzuhur.."Ucapan kak Al.


Ketiganya pun langsung berdiri tanpa di minta dua kali.hadeuh..kalau kak Al udah marah.tempe sendiri kan?eh tahu..hehehee.


🚘🚘🚘


"Menurut kalian, Sherly di bawa hantu itu ke jalan kereta ini.dan seperti yang gosip bilang bahwa ia bersama pengusaha muda itu?"Kak Al turun dan melihat lokasinya.


"Mungkin kak, soalnya aku lihat disini seperti Sherly.coba kakak perhatikan"Geri menyodorkan Handphone ke arah kak Al.


Terlihat kejadian waktu itu,entah siapa yang memvideokan mereka. karena di jaman now seperti ini, apapun jadi viral entah itu menyenangkan atau menyedihkan.


"Apa kalian yakin jika ini Sherly?" Kak Al menjadi takut jika itu beneran adik kesayangannya.ia tak mau mempercayainya.


"Aku sih yes, Kalau kalian Ndra, Ger?" Dika bertanya pada mereka sambil mengangguk.


"Kalau gue ...?" Indra memperhatikan tayangan vidio itu."Eemmhh..yes," Ia pun mengangguk.


"Kalau aku sih jangan ditanya lagi, Kak. Aku mah yes ... yes ... yess!" Geri menaik turunkan tangannya di depan dada pertanda setuju.


Teplak..teplak..teplakkkk..


Kepala mereka di pukul kak Al.


"Kalian ini bukan jadi juri kontes nyanyi, ini lagi ngebahas adek gue dodol.kalau itu beneran dia, otomatis dia dong yang jatoh ke jurang bersama pengusaha itu!"Emosi kak Al menjadi tak terbendung.ia membentak ke tiganya yang sedang memegangi kepalanya.


"Maaf!"Cuma itu yang keluar dari mulut mereka bersamaan.


"Haish, sudah lah. Ayo, jalan lagi!"Ia pun masuk ke mobil dengan diikuti mereka.


Mobil pun melaju ke arah tebing tempat kejadian perkara dan berhenti di sana.


"Disini kak tempatnya,"Mereka turun dari mobil dan memperhatikan tempat sekitar.


"Dalem banget jurang nya. Apa yakin mereka bakal selamat?" Dika dikeplak dua kali.


"Aduh!"Ia marah namun tak jadi setelah melihat pelakunya."Ah ... hehehe!"


"Ngomong gitu lagi, Kakak lempar kamu ke bawah. Mau kamu?"Ia mendorong sedikit badan Dika dan memegangnya.


"Whoa ... whoaa! Jangan Kak, ampun. vish ah!" Dika ketakutan saat ia jatuh dan ia mengangkat dua jari di depannya.


"Huh, liat wajah kak Al yang serius gitu, gue jadi takut!" bisik Geri di telinga Indra.

__ADS_1


"Iya, si Dika bloon mulutnya lemes banget sih!"Ikut berbisik dan Geri mengangguk.


"Apa yang kalian bisikin?"Kak Al sudah berada di belakang mereka.


"Eh kak Al, gak ada apa apa kok kak!hehe.."


"Turun!"Kak Al berkata dengan serius.


"Hahh?"Mereka tak mengerti maksudnya.


"Kakak bilang turun ya turun!"Ia berkata dengan ekspresi datarnya.


"Maksudnya kita loncat ke bawah gitu"Bisik Dika pada kedua temannya.


"Gue juga gak tahu, tapi wajah kak Al serius kayaknya"Indra memegang lengan Geri.


"Gu...gue ngomong apa dong?"Geri nunjuk diri sendiri dengan lantang berbicara dan mendapat pukulan di kedua lengannya.


"Dodol banget sih lu!"


Kak Al tahu apa yang mereka pikirkan, Ia tersenyum meledek mereka dan turun dari jalan di pinggir tebing itu."Ayo turun"


"Eh, ada jalan ke bawah!"Tunjuk Dika.


"Oh iya, kenapa kita gak lihat ya?"Indra menggaruk kepalanya.


"Itu karena kalian bod*h.ayo, keburu malam"Kak Al terus menuruni tebing melewati jalan bebatuan.


Setelah sekian lama mereka menuruni jalan bebatuan, sampailah mereka di hutan yang ada di dasar tebing curam.


"Tinggalkan jejak supaya kita bisa pulang"


Kak Al mengingatkan mereka dan mereka pun menurutinya.


"Gelap sekali ya, padahal ini masih siang lho!"


"Iya, berasa sudah malam"Celingukan kesana sini.


"Hati-hati, disini banyak siluman serigala"


"Apa?"Ketiganya menatap kak Al.


"Ekspresinya biasa aja napa!"Kak Al berjalan di depan.


"Sherly...Sherly.."Ia berteriak sekencang mungkin supaya terdengar.


Ketiganya pun mengikuti."Bos..bos...yyuhuuu dimana lu?"


"Sherly..." "Bos.."


Mereka berjalan dan berputar di area itu dan semakin masuk ke dalam hutan.


Saat sedang berteriak memanggil, tiba-tiba sosok keluar dari gua dan membuat mereka terkejut..


"whooaaaaa....."


Ketiganya berteriak histeris dan saling berpelukan.cuma kak Al yang diam dan memperhatikan sosok itu.


☆☆☆


**Sertakan like, koment, vote dan favorit setelah kalian membacanya.


Boleh di Share and Follow juga ya.


Hatur tengkiyuhh😘😘😘😘**

__ADS_1


__ADS_2