Jodoh Sang Penguasa

Jodoh Sang Penguasa
Pria tampan


__ADS_3

***Sebelum lanjut ceritanya, jangan lupakan ritualnya dulu gengs.


Like, komen, vote, favorit, rate β˜† 5, share and follow.supaya otor semakin rajin buat upnya


😁😁😁..


Hatur tengkiyuhh😘😘


Happy reading...


Cuussss ah...lanjut***.


🌷🌷🌷


Roh Indra yang sudah masuk ke raganya kembali, membuat semua orang terkejut dan kalang kabut.berlarian seperti bertemu dengan setan.


Setan?ya wajar lah mereka mengira menganggap Indra setan, soalnya kan dia sudah di nyatakan meninggal dari kemaren malam dan sudah di mandikan pula.namun, pada saat jasadnya akan dikebumikan.dia seperti bangkit kembali dari tidur panjangnya.membuat semua orang menjadi takut dan berlarian.


"Ujang, apa ini beneran ujang anak emak sama abah?"Tanya kedua orang tuanya.


"Iya mak, bah, ini ujang.ujang masih hidup, lihat nih"Kata Indra yang langsung berdiri dan melompat lompat.


Dia lupa kalau dirinya sudah diikat dan di bungkus kain kafan.membuat dia terlihat seperti hantu pocong.


"Waaaaaa...pocong"Jeritan histeris dari mereka yang melihat Indra yang sedang meloncat loncat.


"Hei..hei tunggu, dia bukan pocong.dia masih hidup, ini beneran Indra bukan setan kok!" Kata Geri meyakinkan mereka.


"Ja..jadi..ini beneran kamu Ay?"Tanya Iren sedikit takut dengan penampilan Indra.


"Ya iya lah ini aku, coba aja kamu sentuh. kalau aku setan, aku gak bakal bisa di sentuh kalian."Jelas Indra dengan antusias.


Iren pun menyentuh Indra dari wajah ke dada kemudian lengannya.


"Liihat bunda, ini beneran Indra!"Seru Iren kepada ibunya yang di berada di samping ibunya Indra.kemudian Iren memeluk Indra dengan erat dan ibunya pun tersenyum dengan mengangguk.


"Aku seneng kamu masih hidup Ay!"Ucap Iren dengan bahagia.


"Alhamdulillah, aku masih hidup dan baik-baik saja yank.ini semua berkat Sherly.tapi dia....!"Kata Indra tak bisa melanjutkan kata-katanya membuat semua penasaran.


"Dia kenapa Ndra?apa yang terjadi sama anak tante?"Tanya ibunya Sherly yang sudah di sana sejak tubuh Indra di bawa dari Rumah Sakit.


"Sherly..Sherly..."Indra bingung harus jawab apa, begitu juga Geri dan Hendri.


"Dimana anak tante Ndra..hiks?"Tanya ibunya Sherly lagi dengan terisak.


"Maafkan kami tante!"Ucap Hendri yang akhirnya membuka suara."Kami menyesal telah meninggalkannya sendiri di belakang. kalau tidak, mungkin dia akan keluar bersama kami."Ucap Hendri lagi.


"Jadi, kalian meninggalkannya?"Tanya ibunya Sherly dengan emosi yang meluap.


"Tante, waktu itu kami..."Penjelasan Hendri mendapat protes langsung dari ibunya.


"Apa kalian tidak sadar, dia itu cuma seorang gadis kecil.kenapa kalian meninggalkannya begitu saja?dia gadis kecilku yang malang..hiks..hiks"Ibunya Sherly yang emosi sampai menangis tersedu.


Mereka semua diam tak bersuara.terutama ketiga lelaki yang bersama Sherly waktu itu.


Sampai suara Aldrian mampu menenangkan ibunya itu.ia tak perduli jika harus berbohong, jika itu demi kebaikan semuanya.


"Mom, tenang lah.temanku sudah menemukan Sherly, dia dalam perjalanan pulang.mommy jangan khawatir oke!"Ucap Al menenangkan ibunya.ia tak mau ibunya depresi dengan hilangnya Sherly.

__ADS_1


"Apa itu benar Al?apa benar adikmu sudah di temukan?"Tanya ibunya memastikan sekali lagi.


"Iya mom, mommy percaya kan sama Al?" Ucap Al terus meyakinkan.


"Iya, mommy percaya sama kamu sayang" Kata ibunya sambil memeluk putranya itu.


Hati Aldrian menjadi sedih, jika harus melihat ibunya menangis.segala cara akan di lakukan, asalkan ibunya senang.


Ketiga lelaki teman Sherly yang mengetahui kebenarannya, hanya diam membisu.mereka tak ingin merusak rencana Aldrian untuk menenangkan hati ibunya.


Mereka semua yang menyaksikan dan mendengarkan penuturan Aldrian, menjadi bertanya tanya.Apa benar Sherly telah di temukan?Apa benar teman Al sudah membawanya pulang?ah entah lah, yang terpenting dia sudah di temukan.pikir mereka semua.


Semenjak kepulangan Indra ke rumahnya, rumah kediaman orang tua Indra pun kembali tenang.semua tetangga sudah kembali ke rumah mereka masing-masing.


Rasa takut yang di rasakan tadi telah hilang, setelah melihat dan menyaksikan sendiri.bahwa Indra bukanlah hantu seperti yang mereka pikirkan.Indra kembali bangun setelah dinyatakan mati dalam waktu dua puluh empat jam.dari jam delapan malam, hingga pagi hari ini.


Setelah semuanya normal, para keluarga dan kerabat terdekat pun pamit undur diri untuk pulang.mereka senang sekaligus terharu dengan keberuntungan yang di alami Indra.


β– β– β– β– 


Dika, Indra, Geri, Iren, Hendri, dan kak Al. Mereka berenam pergi dari rumah Indra setelah semuanya normal kembali dan menuju basecamp Tim MA, untuk berdiskusi tentang pencarian Sherly.


"Apa yang harus kita lakukan kak Al?sedangkan Sherly hilang di dunia ghaib.aku takut dia kenapa napa"Ucap Iren membuka suara karena mereka cuma diam merenung.


"Sorry ya Dik, gue gak nepatin janji gue ke elu.ini semua salah gue!dengan sengaja gue malah ninggalin dia gitu aja.kalau elu mau marah atau mukul gue, silahkan.gue gak bakal bales kok Dik"Ucap Geri meminta maaf pada Dika yang sedang menunduk dan menutup wajahnya dengan telapak tangan. membuat ia mendongakkan kepalanya.


"Ini semua sudah takdir Sherly, Ger.tak usah menyalahkan diri sendiri.mungkin Allah SWT mempunyai maksud di balik kejadian ini.so, kamu jangan ngucapin kata itu lagi ya?" Bukan Dika yang menjawab, tapi kak Al.dia memang selalu bersikap bijaksana dalam setiap hal apapun.makanya dia mampu memimpin sebuah perusahaan besar.


"Tapi kak, memang kami yang meninggalkan dia sendiri dengan menghadapi iblis itu!" Kata Indra kepada Al sambil menunduk.


"Pasti dia yang meminta kalian pergi kan?" Kata Kak Al menatap mereka bertiga yang sedang diam dan merasa bersalah."Kakak yakin, jika Sherly melakukan itu karena merasa nyawa kalian terancam!"Ucapan Al memang benar adanya, tapi mereka tak menyangka jika Al akan mudah menebak dan mengetahuinya.


"Sherly memang seperti itu, dia akan selalu melindungi semua orang yang dia sayang. jadi, kalian tak boleh saling menyalahkan diri sendiri.kita harus berusaha mencari jalan keluar untuk Sherly, supaya dia selamat"Kata Al lagi.seakan tahu kalau ada penyesalan di hati mereka.


"Apa kakak berhak marah sama kalian?" Tanya kak Al balik, membuat mereka menundukkan kembali wajahnya.


"Sudahlah Ger, Ndra.jangan pikirin itu lagi. yang terpenting saat ini,gimana caranya menemukan adik kakak itu.oke!"Kata Al.


Mereka pun menatap Al dan mengangguk pasti, memang Al mampu mempertahankan emosinya.disaat apapun dia tetap tenang.


Hendri yang melihat kebijaksanaan di diri Aldrian, walaupun Al berusia lebih muda darinya.namun sifat dan sikap yang dimiliki Al lebih dewasa di banding dirinya.ia salut sekaligus malu karena ternyata usia tidak menjamin suatu pemikiran dewasa dari seseorang.bukan karena dirinya lebih tua, maka pemikirannya pun akan dewasa.tapi kedewasaan itu muncul dalam diri seseorang yang selalu berfikir positif thingking.walau pun orang itu berusia masih muda.


"Saya akan mencoba kembali ke tempat itu untuk mencari Sherly"Kata Hendri.


"Gimana caranya kembali kesana kapten?"


Tanya mereka semua.kecuali kak Al, diam dan bersidakep memperhatikan Hendri.


"Saya punya cara sendiri.jadi, sekarang juga saya akan pergi kesana"Tutur Hendri.


"Kita tak ada yang bisa kesana.kecuali..." Kata kak Al menggantung membuat semua penasaran dan menatap ke arahnya."Kamu punya ilmu melepas raga.iya kan kapten Hendri?"Ucap kak Al lagi sambil tersenyum.


Hendri yang diberi pertanyaan seperti itu oleh kak Al, menjadi gelagapan.mengapa Al bisa tahu kalau dirinya bisa melakukan itu?


"Apa dia juga punya mata batin dan bisa menembus bumi sepertiku?mungkin Sherly punya kemampuan yang di ajarkan dia lagi" Batin Hendri.


"Emh..ma..maksud mu Al?"Dia pura-pura tak mengerti.


"Hahaha..tak usah gugup gitu kapten, saya cuma menebak saja.atau jangan-jangan memang benar kamu punya ilmu seperti itu?"Ucap Al bercanda dengan tertawa.

__ADS_1


"Mana mungkin saya seperti bisa seperti itu" Alibi Hendri menutupi dirinya.


"Tapi gue harap itu benar Hen.kalau benar, gue ingin supaya lu bisa menyelamatkan adik gue itu."Batin Aldrian.


"Kak Al ingat tidak.kemaren saat roh Indra terperangkap disana?Sherly yang meminta aku supaya memanggil Ustadz untuk mendoakan keselamatan Indra.apa kita juga bisa melakukan itu untuk Sherly?"Kata Iren berantusias.


"Iya, elu benerRen.pas saat kita nolongin Indra di sana, kita lihatin roh Indra di liputi cahaya putih dan tak tersentuh oleh roh jahat.mungkin saja kita bisa lakukan itu.iya kan kak?"Tutur Geri membenarkan perkataan Iren.


"Hemh..kalau begitu, kita coba saja"Ucap Kak Al sumringah dan diangguki mereka.


"Ayo kita adakan pengajian di rumah saja kak, biar Dika nyari Ustadz yang hebat buat bantuin kita do'ain keselamatan Sherly!" Seru Dika yang bersemangat.


"Hemh Dika, semuanya do'a itu sama.akan diijabah jika tujuannya untuk mendo'akan keselamatan,kebaikan dan kemuliaan seseorang.dan di lakukan dengan ikhlas dan tulus hati."Kata Kak Al.


"Iya kak,"Ucap mereka serempak.


Di tempat Sherly berada


Sherly yang bertarung dengan iblis itu, di tarik dan terlempar jauh dari pintu keluar alam ghaib saat ia lengah dan hendak keluar dari sana.


Sebenarnya dia sudah menang dan mengalahkan iblis jahat itu, namun karena dia terus menatap pintu yang hampir menghilang itu, tiba-tiba si iblis jahat berdiri dan menghampirinya.kemudian menarik tubuh Sherly dan melemparnya menjauhkan dari pintu ke luar.


Malang benar nasibnya, dia tak dapat keluar dari pintu itu.cahaya putih yang terlihat terang tadi, semakin lama semakin meredup dan menghilang.


Dia pun cuma bisa mengulurkan tangan yang tergantung di udara.sudah tak ada harapan untuknya keluar dari tempat itu dan melewati pintu yang ada di depannya.


Iblis jahat itu menyeringai, menampakkan gigi yang runcing dan panjang.ia berdiri tegak di depan Sherly dengan tatapan yang lapar.


Gadis itu sudah tak bertenaga untuk melawan makhluk besar yang berdiri di hadapannya.namun, saat tangan besar itu terulur dan hendak mencengkram leher Sherly, membuat gadis itu memejamkan matanya.tiba-tiba seseorang datang dan membuat iblis itu ketakutan dan menghilang dari pandangan mereka.


Sherly yang menutup matanya, tak tahu jika ada seseorang di hadapannya yang membantu dia lepas dari iblis jahat itu.


Seorang pemuda yang tampan dan tinggi.ia datang dengan inisiatifnya sendiri karena di beritahu oleh seseorang.


Pemuda tampan itu berdecak melihat Sherly yang terus memejamkan mata.


"Cckk, mau sampai kapan berdiam diri dan memejamkan mata seperti itu?apa kamu sudah siap mati di tangannya?"Ketus si pria tampan membuat gadis itu terhenyak, dan bertanya.mengapa suara iblis itu berubah?


Sherly membuka matanya dan betapa terkejutnya, Ia melihat sosok iblis pemangsa yang lapar dan haus akan darah.berubah menjadi pemuda tinggi yang tampan.


"Mengapa iblis itu berubah jadi pria tampan?apa ini jelmaannya sebelum mati?" Batin Sherly tersenyum memandang ke arah si lelaki tampan itu.


"Jangan pernah berpikir seperti itu, aku bukan seorang iblis"Ketusnya kemudian berbalik dan melangkah.


"Hah, kok dia tahu kalau gue berpikir seperti itu, jangan-jangan benar kalau...." Ucapannya langsung di potong pria tampan yang sudah menyelamatkannya tadi.


"Mau pulang atau enggak?"Tanya si pria tanpa menoleh ke arahnya.


Sherly yang tak paham cuma diam mematung, membuat si pria geram.


"Dasar gadis bodoh!memang benar kata teman-temanmu.kau ini memang bodoh," Ucap si pria tampan yang menolehnya sekilas, kemudian melanjutkan langkahnya.


"Hei, gue itu gak bodoh.elu nya aja yang kurang menjelaskan.gue kan gak tahu, jika elu datang tiba-tiba setelah iblis itu pergi. jadi wajar dong kalau gue ngira kalau elu itu jelmaan iblis"Sherly yang berteriak tak terima dengan ucapan si pria tampan.


Pria tampan itu tak mau mendengar ocehan si gadis yang di bilangnya bodoh itu, ia tetap melanjutkan langkah kakinya dan diikuti Sherly dengan sedikit berlari.


β™§β™§β™§β™§


Siapa hayo, ada yang tahu gak?

__ADS_1


Kejutan otor di mulai dari kisah ini.


Yang suka bucin, baper atau semacamnya. Pantengin terus cerita otor ini.siap-siap buat tertawa, nangis atau terserah kalian lah mau ngappain aja.hehehe...


__ADS_2