KOPI CINTA

KOPI CINTA
125


__ADS_3

"Makasih ya Mas."


Alfa tersenyum dan menggenggam tangan Anin mengajaknya pulang setelah tadi berjumpa dengan teman - temannya yang dulu di divisinya.


"Iya Sayang."


~Flashback On~


"Anin... apa kabar."


Miss Salsa begitu senangnya ketemu dengan Anin saat jam Istirahat di cafetaria.


" Alhamdulillah sehat Miss, gimana kabar Miss Salsa."


"Alhamdulillah sehat juga Anin."


Mereka saling berpelukan melepas rindu.


Rio juga ada mereka diundang semuanya sekaligus pengganti dari Anin setelah dia resign bernama Susan.


Selesai meeting Alfa menyusul begitu pula dengan Bu Rita.


Suasana yang tadinya cair dengan guyonan dari Miss Salsa, Rio dan juga Susan dengan datangnya Alfa dan juga Bu Rita mereka jadi sedikit kaku.


"Santai aja, silahkan di nikmati hidangan yang ada." Ucap Alfa saat mereka berubah menjadi diam saat dirinya datang.


" Terima kasih Pak Alfa."


"Ini semua demi istri saya dan ucapan terima kasih untuk kalian semua karena dulu sudah baik dengan istri saya hingga sekarang Dia yang selalu ada di samping saya." Alfa berkata begitu sambil meraih tangan Anin dan tersenyum kepadanya.


"Makasih Mas."


"Selalu bahagia Pak Alfa dan Bu Anin."


"Terima kasih." Ucap Anin.


"Saya Bu Anin sedang berbadan dua benarkah Pak Alfa." Tanya Bu Rita.


"Alhamdulillah Bu Rita, ini sudah 2 bulan dan tadi pagi baru saja dari dokter Alhamdulillah semuanya sehat."


"Selamat ya, sebentar lagi jadi Mama." Ucap Miss Salsa.


"Makasih Miss, minta doanya selalu agar kami berdua selalu diberi kesehatan."


"Aamiin.." Ucap Mereka semua.


Makan siang kali ini khususnya bagi Miss Salsa, Rio dan juga Susan merupakan momen langka, kapan lagi coba makan bersama General Manager di perusahaan mereka.


Hingga istirahat sudah habis mereka kembali dengan aktivitasnya dan Alfa mengajak Anin ke ruangannya sebelum Akhirnya mereka pulang.


~Flashback Off~


Mereka berjalan melewati lobby dan banyak pasang mata yang menatap kearah mereka iri melihat kemesraan mereka berdua.


"Pak Alfa sekarang lebih ramah ya setelah menikah."


Kata salah satu resepsionis yang sedang berjaga pagi itu salah tadi disapa oleh bos-nya itu ketika melewati mereka.

__ADS_1


"Iya, Anin bisa membuatnya lebih humble sekarang."


"Susst... Jangan sembarangan kamu kalau manggil Bu Anin jangan namanya aja nggak sopan kalau dengar Pak Alfa bisa dimarahin kamu."


"Hi hi hi.. Lupa, maaf."


Alfa membukakan pintu mobil untuk Anin dan mempersilahkannya untuk


masuk.


"Makasih Mas."


Alfa tersenyum lalu menutup pintu itu kembali dan berputar membuka pintu mobil sebelahnya.


Mobil mulai dijalankannya menuju ke rumah, karena Dia melihat Anin sudah capek dari pagi ikut dirinya hingga menunggunya selesai meeting.


"Sayang mau beli sesuatu."


Anin menatap Ke arah Alfa.


"Mas..."


"Hmmm, kenapa pingin sesuatu."


Alfa melirik ke arah Anin.


"Anin mau mie ayam."


Alfa malah terkekeh.


"Kok ketawa Mas."


"Hmmm.. Nggak boleh ya."


Mulai itu bibir manyun.


" Tadi nawarin pingn apa sekarang malah..."


Belum selesai menggerutu ucapan Anin sudah dipotong oleh Alfa.


"Iya Sayang, kita cari mie ayam. Mau beli dimana Mas siap anterin."


"Deket rumah Mama."


Alfa mau berkomentar tidak jadi takut istrinya tersinggung dan akhirnya nanti akan ngambek.


"Oke, lets go. Bumil lagi ngidam."


Alfa mengusap perut Anin dengan tangan yang satunya.


Mobil melaju ke rumah Mama Rani dan memang yang jualan mie ayam yang dimasak oleh Anin ada di sekitar kompleks perumahan Mama Rani.


"Mas, jualannya di depan gang mau masuk ke rumah Mama."


"Iya Sayang, ini udah deket."


"Itu di depan."

__ADS_1


Mobil Alfa menepi dan ada sebuah kedai Mie Ayam di situ langganan Anin sejak dulu.


"Mau makan sini."


"Bungkus aja Mas."


Anin mau membuka pintu mobil yang dilarang oleh Alfa.


"Tunggu sama Mas turunnya."


Alfa turun duluan lalu membukakan pintu mobil untuk Anin. Mereka masuk ke dalam Mie Ayam itu dan segera memesan.


"Mbak Anin." Sapa penjualnya.


"Iya Bu."


"Lama nggak kelihatan biasanya sering lho kesini."


"He he... Iya Bu, Sekarang ikut suami jadi ke sini kalau pas lagi libur."


Alfa melihat interaksi mereka berdua hanya tersenyum saja. Setelah mendapatkan pesanannya mereka menuju ke rumah Mama Rani ingin menikmati mie ayamnya di rumah Mamanya saja.


Kedatangan Mereka pasti membuat Mama Rani senang sekaligus kaget nggak ada kabar mau datang tiba - tiba di depan rumah.


"Ada yang ngidam ini Ma."


Kata Alfa sambil menenteng satu kantong plastik yang berisi mie ayam.


"Ayo masuk makan di dalam."


Mereka menikmati sore itu sesama apalagi Fajar di rumah yang membuat suasana rumah jadi ramai.


Hingga hari sebentar lagi adzan maghrib berkumandang, Alfa dan Anin sudah membersihkan diri mereka dan rencana nanti pulang setelah makan malam saja.


"Nggak nginep sini Sayang."


Kata Mamanya.


"Lain kali ya Ma, nanti kalau weekend Anin ke sini soalnya besok ada meeting pagi." Terang Anin.


"Ya sudah jaga kesehatan ya, jangan capek - capek."


"Iya Ma."


Benar setelah makan malam Ani dan Alfa pun pulang, mobil Alfa berjalan perlahan meninggalkan rumah kedua mertuanya.


Sesampainya di rumah ada mobil yang terparkir di halaman dan terasa tidak asing bagi mereka berdua.


"Itu seperti mobil Mas Indra, Mas." Kata Anin dan Alfa menganggukkan kepalanya mengamati mobil itu.


"Iya sepertinya Sayang, yuk turun Sayang."


Mereka masuk ke dalam dan melihat keakraban yang terjadi di meja makan antara Mamanya, Kak Amel dan juga Indra yang bercanda dengan Arsy.


☺☺☺☺


Yang suka baca cerpen jangan lupa mampir juga ya 😁😁😁

__ADS_1


klik di Bio Author ya .. 🙏🙏🙏


__ADS_2