KOPI CINTA

KOPI CINTA
169


__ADS_3

Satu Minggu setelah kelahiran putra pertamanya, Alfa mengadakan pengajian sekaligus syukuran Aqiqah untuk si kecil.


Keluarga mengundang anak - anak panti asuhan dan juga semua keluarga untuk berbagi kebahagiaan atas kelahiran putra pertamanya.


Bayi laki - laki yang akan menjadi penerus keluarga Alfa diberi nama Alfiansyah Fahmi agar nanti putranya menjadi anak yang agung dan berguna.


Anin sangat bahagia sekali rasanya seperti belum percaya jika dirinya sudah menjadi seorang ibu.


Alfin anaknya penurut, satu minggu ini tidak terlalu merepotkan Bunda dan Papanya. Kala di malam hari hanya bangun sebentar untuk menyusu dan juga mengganti popok yang basah.


Seorang baby sister akan disiapkan oleh Alfa untuk membantu istrinya merawat putra kecilnya. Walaupun ada Mama Ani dan juga Mama Rani Alfa tidak ingin merepotkan kedua orang tuanya.


Dia juga tidak ingin istrinya kecapean merawat Alfin sendirian, karena dirinya juga sudah sangat sibuk di kantor hanya kalau di malam hari saja Alfa ikut bangun untuk menemani dan membantu istrinya.


"Sayang, makan ya Mas ambilkan."


Anin menganggukkan kepalanya mendengar tawaran dari suaminya yang ingin mengambilkan makan siang.


"Makasih Mas."


Alfa tersenyum lalu menuju meja mengambilkan makan siang untuk Anin yang masih menyusui Alfin.


"Kak, hari ini Mama pulang ya sama Papa Insya Allah nanti besok kesini lagi bareng sama Papa karena ada tugas keluar kota." Pamit Mama Rani kepada Anin.


"Iya Ma, makasih ya Ma. sudah membantu Anin untuk merawat Alfin."


"Iya Sayang, cucu Oma pinter jangan merepotkan Mama ya."


Mama Rani mengecup pipi Alfin selesai menyusu.

__ADS_1


"Makan dulu Sayang."


Alfa menyuapi Anin dengan telaten karena masih memangku Alfin.


Mama Rani, Mama Ani bahagia sekali melihat kemesraan Mereka. Tak menyangka kini anak - anak mereka sudah menjadi orang tua dan harus menjadi teladan yang baik untuk putra-putrinya kelak.


"Sudah Mas Kenyang."


Anin sudah menghabiskan nasi yang diambilkan oleh Alfa tadi.


Hari makin sore Mama Rani dan Papa serta Fajar pamit untuk pulang, sebenarnya rasanya juga berat tapi Mama Rani harus pulang harus mempersiapkan keperluan Papa yang akan keluar kota.


Setelah mobil orang tuanya tak terlihat lagi Alfa masuk ke dalam menemui istri dan anaknya karena tadi mengantarkan Papa dan Mama sampai depan.


"Kita istirahat ya sayang."


Ajak Alfa kepada Anin.


Alfa mengambil Alfin dari pangkuan Anin lalu berjalan bersama istrinya menuju ke kamar mereka.


"Alfin tidurkan di kasur aja Mas, kasihan kalau di boks bayi."


"Iya Sayang."


Alfa menidurkan putra kecil di kasur besar milik mereka, Anin tersenyum senang melihat Alfa begitu telaten mengurus Alfin.


"Kenapa Sayang."


Alfa mendapati istri tersenyum memandang dirinya.

__ADS_1


"Makasih ya Mas, selalu ada untuk kita."


"Kalian harta paling berharga di hidup Mas. Kita selalu bersama ya Sayang untuk membesarkan anak-anak kita."


Alfin membawa Anin ke dalam pelukannya dan mengecup keningnya.


"Iya Mas, sayang kita selalu ya Mas."


"Pasti Sayang."


T H E E N D


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


TERIMA KASIH UNTUK SEMUA PEMBACA...


AUTHOR SANGAT SENANG SEKALI BISA MENYELESAIKAN NOVEL INI DAN SANGAT BERTERIMA KASIH ATAS KESETIAAN SEMUA PEMBACA.


TANPA KALIAN APALAH AUTHOR INI...


HANYA BUTIRAN DEBU 😃😃😃😃😃


MOHON MAAF HARUS MEMAKAN WAKTU YANG LAMA UNTUK MENYELESAIKAN NOVEL INI KARENA KESIBUKAN DI DUNIA NYATA.


SEMOGA AUTOR BISA SELALU MENCIPTAKAN KARYA BARU DAN PEMBACA SEMUA SELALU SETIA MENANTI...


TERIMA KASIH SEKALI LAGI UNTUK READERSSS TERCINTA 😍😍😍


🌹🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


MASIH ADA NOVEL ON GOING YA 😃😃😃😉😉😉


__ADS_2