KOPI CINTA

KOPI CINTA
126


__ADS_3

" Assalamualaikum."


Alfa dan Anin mengucapkan salam kembali dan menghampiri mereka yang ada di meja makan.


" Waalaikumsalam."


Jawab Mama Ani, Amel dan Indra, mereka menoleh ke arah sumber suara.


"Kalian sudah pulang." Tanya Mama Ani.


"Iya Ma."


Alfa bersalaman dengan Indra.


"Darimana Fa." Tanya Indra.


"Dari rumah Mama Rani, Mamanya Anin."


Indra nampak tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


"Bunda."


Arsy memeluk tubuh Anin yang berdiri di sampingnya.


"Iya Sayang, lagi buat apa."


Anin melihat ada buku gambar di depan Arsy dan dia Memegang pensil warna di tangannya.


"Gambar bunga Bunda, ini.."


Arsy menunjukkan gambar bunga yang ada di kertas gambarnya.


"Ini Papa Indra yang gambar, Arsy mewarnai."


Anin tersenyum sambil mengusap rambut Arsy.


"Bagus Sayang."


"Cantik Bunda, Papa Indra gambarnya bagus. Papa Alfa jelek kalau gambar." Celoteh Arsy membuat mereka terkekeh sampai memandang wajah Alfa yang kesal.


"Bilang apa tadi."


Alfa mencubit pelan pipi Arsy.


"Hukk.. Huaa..." Arsy sudah mewek.


"Mas, apaan sih bikin nangis."


Anin memeluk Arsy.


"Papa jahat."

__ADS_1


"Sayang, nggak boleh begitu." Ucap Indra.


"Arsy mau sama Papa Indra."


Arsy mengulurkan tangannya ke arah Indra dan di sambut olehnya.


"Ya udah sama Papa Indra, yuk Bunda kita ke kamar aja."


Ajak Alfa ke Anin sambil menggandeng tangannya dan Arsy pun tidak peduli Dia sudah sebel dengan Alfa.


Arsy masih terdiam saja di pangkuan Indra padahal tadi Alfa cuman bercanda. Kemudian Dia dan Anin pun memilih untuk beristirahat di dalam kamar.


"Mas."


Panggil Anin saat mereka masuk ke kamar.


"Hmmm.... Iya Sayang."


"Arsy sudah dekat ya sama Papanya."


Anin membantu suaminya melepaskan kemeja dan Alfa memeluk pinggangnya.


"Iya, Mas sekarang nggak dianggap sama dia."


"Mas, kok bilang gitu. Arsy tadi lebih memilih sama Papanya kan karena papanya bisa menggambarkan untuk dia lebih bagus daripada Mas."


"Iya sih, Mereka satu server ha ha ha..." Tawa Alfa.


Setelah lepaskan kemeja Alfa.


"Iya Sayang."


Anin mengambilkan baju untuk suaminya dan dirinya juga berganti dengan baju tidur karena badannya sudah terasa capek.


"Sayang, besok Mas berangkat pagi ada meeting di cabang."


Anin yang sudah merebahkan tubuhnya di tempat tidur tersenyum ke suaminya yang ikut merebahkan dirinya di samping Anin.


"Iya Mas, hati - hati. Kalau capek pakai supir."


Anin membenarkan selimut Alfa.


"Iya Sayang, Mas pulang telat besok kan lumayan perjalanannya."


Alfa mengusap perut Anin.


"Iya Mas nggak papa, yang penting jangan lupa kasih kabar terus kalau kerja jangan sampai lupa sholat ya Mas."


"Iya Sayang, anak papa lagi apa ya."


Alfa mengajak bicara calon anaknya yang ada di dalam perut Anin.

__ADS_1


"Lagi tidur Pa." Kata Anin.


"Sayang, Mas rasanya udah nggak sabar ingin merasakan kehadirannya."


"Nanti Mas kalau sudah masuk di trimester kedua pasti akan terasa pergerakannya."


"Makasih ya Sayang."


Alfa mengecup kening Anin.


"Anin ngantuk Mas."


"Tidur Sayang."


Mereka memejamkan matanya dan kemudian terlelap ke alam mimpi masing-masing.


Hingga adzan subuh berkumandang Anin membangunkan suaminya untuk sholat subuh.


Selesai dari masjid Alfa biasanya akan berolahraga ringan namun kali ini dia langsung bersiap untuk berangkat ke kantor.


"Sarapan dulu Mas, Anin sudah siapkan."


Anin membenarkan dasi Alfa.


"Iya Sayang, Kamu di rumah baik - baik ya. Istirahat saja jangan melakukan aktivitas yang berat."


"Iya Mas, yuk nanti kesiangan."


Mereka berdua keluar dari kamar dan menuju ke ruang makan.


"Pagi banget Fa." Tanya Mama Ani.


"Iya Ma, mau ke cabang."


"Hati - hati kamu, sama sopir jangan nyetir sendiri."


"Iya Ma."


Anin menghidangkan satu cangkir kopi kesukaan suaminya dan mereka pun sarapan bersama.


"Mas jangan lupa kasih kabar ya kalau sudah sampai." Pesan Anin sebelum Alfa masuk ke mobil.


"Iya Sayang, Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam Mas."


Anin melambaikan tangannya dan menatap mobil suaminya pergi meninggalkan rumah.


"Selalu jaga suami hamba Ya Allah, di manapun berada."


Doa Anin.

__ADS_1


🙏🙏🙏🙏🙏


MOHON MAAF LAHIR BATIN SEMUANYA 🤗🤗🤗🤗🤗


__ADS_2