
~Mama Ani PoV~
Siapa sih yang rela anaknya disakiti oleh orang lain, apalagi ini oleh suaminya sendiri. Laki-laki kejam tak punya hati nurani itu yang selalu terbenam di dalam otakku ketika melihat Indra.
Mantan menantu, Iya... Aku hanya menganggapnya mantan dan sekarang bukan siapa-siapa lagi dari keluargaku walaupun dia Papa kandung dari cucuku.
Mana ada coba seorang Bapak yang tega meninggalkan anaknya yang masih bayi dan keadaan istrinya yang terkapar karena kecelakaan hingga saat ini harus menanggung akibatnya, cuma laki - laki yang tak berhati nurani yang sampai tega terus seperti itu.
"Mama.. Sakit hati Mel....hiks...hiks...."
"Mama nggak tega melihat kamu menderita, melihat kamu bersedih sudah cukup penderitaan yang sudah kamu alami."
"Keadaan kamu saat ini juga karena gara-gara perbuatan mantan suamimu."
Aku belum bisa menerima kehadirannya kembali masih terasa sangat sakit hati ini dengan kelakuan dirinya beserta seluruh keluarganya.
Walaupun kamu dan Alfa sudah bisa memaafkannya tetapi Mama belum bisa... Mama belum bisa melupakan semua perbuatannya yang telah menyakiti kamu.
Ku pandangi foto Arsy waktu masih bayi dan juga foto Papa yang harus meninggal karena sakit.
Rasanya tak bisa berhenti air mata ini mengingat memori yang kelam itu, dan kini dia dengan seenaknya ingin kembali.
"Tak semudah itu.... hiks..hiks....."
__ADS_1
🌹🌹🌹🌹🌹
~Author PoV~
Alfa sudah sampai kantor, dia masih terpikir dengan Arsy yang pasti akan menagih janjinya karena tadi sudah bilang akan membawa Indra pulang ke rumah.
Diambilnya ponsel yang ada di atas meja setelah menghubungi istrinya tadi, lalu dia mencari nomor Indra dan menekan tombol hijau yang ada di layarnya.
"Assalamualaikum."
Suara Indra terdengar dari seberang telepon.
"Waalaikumsalam lagi di mana, Dra."
"Arsy, tadi pagi ngamuk mencari kamu katanya kenapa kamu tidak tidur aja di rumah. Jadi pagi-pagi saat dia bangun bisa ada kamu di sana."
Terdengar helaan nafas dari Indra yang sebenarnya juga merasakan sesak di dadanya menahan semua ini.
"Aku harus gimana Fa."
"Nggak ada acara lain, jika kamu memang serius ingin kembali dengan Kak Amel tunjukkan keseriusan kamu kepada Mama."
"Mama Ani sudah membenciku Fa."
__ADS_1
"Tapi bukan berarti tidak ada jalan kan Dra, kamu nggak sayang sama Arsy kamu nggak kasihan sama Kak Amel."
"Aku sayang sama anak Ku Fa, aku juga masih mencintai Kakak kamu jauh di dalam lubuk hatiku ingin kembali membina rumah tangga dengan Kakak kamu hidup bahagia bersama Arsy."
"Tunjukan sama Mama, tadi pagi aku sudah ngobrol sama Mama tapi seperti itulah Mama masih keras. Kamu harus lebih berusaha lagi untuk bisa meluluhkan Mama."
"Aku juga sudah berusaha, tapi Mama Ani benci sekali sama aku Fa."
"Hati manusia itu bisa berubah - ubah, berarti kamu harus lebih berusaha lagi untuk bisa mendapatkan hati Mama kembali."
lagi - lagi terdengar helaan nafas dari Indra seperti putus asa tak tahu bagaimana lagi caranya untuk bisa mendapatkan kepercayaan dari Mama Ani kembali.
"Apa kesalahanku dulu tidak bisa termaafkan Fa."
"Semua tergantung dari usaha kamu. Wajar saja kalau Mama belum bisa menerima kamu kembali jika kamu lupa dengan kesalahan apa yang telah kamu buat dulu terhadap Kak Amel dan juga Arsy. Sejujurnya aku pun juga masih ada rasa tidak nyaman dengan kehadiranmu tetapi itu semua aku kesampingkan hanya untuk kebahagiaan Arsy. Anin selalu memberitahu kepadaku jika tidak baik untuk menyimpan dendam bukankah semua manusia itu bisa berubah. "
Indra terdiaman mendengar setiap perkataan dari Alfa. Memang terlalu besar kesalahan yang telah ia perbuat bersama dengan keluarganya terhadap keluarga Mama Ani wajar saja sebagai seorang ibu Mama Ani masih sangat membenci dirinya.
"Makasih ya Fa, atas kesempatannya. Sudah memberi kepercayaan kepadaku jika aku bisa menjadi lebih baik lagi dan terima kasih atas maaf yang telah kau berikan untukku bersama dengan keluargaku. Aku akan buktikan keseriusan ku jika aku sudah berubah dan serius ingin membina rumah tangga kembali bersama dengan kakak kamu."
"Aku cuma berusaha untuk memberi kepercayaan kepadamu jika kamu memang sudah berubah jadi jangan pernah kecewakan diriku lagi atau kamu akan menerima akibatnya."
😱😱😱😱
__ADS_1