
Keluarga Mama Ani tidak banyak mengundang tamu karena ini memang pernikahan kedua kalinya dari Amel rasanya tidak enak mengundang kembali. Hanya saudara dekat aja yang diundang.
Amel masih berada di kamar karena sedang dirias dan acara akan berlangsung pukul 10 nanti.
"Mama... Cantik.."
Arsy tak henti memuji Mamanya, sedangkan dia juga sudah menggunakan gaun ala princess dengan mahkota yang tersemat di kepalanya.
"Makasih Sayang, Arsy juga cantik."
Amel mencubit pelan pipi Arsy.
"Assalamualaikum."
Ucap Anin yang menyusul mereka di kamar Amel dengan didampingi suaminya.
"Waalaikumsalam."
Jawab Amel dan Arsy.
"Bunda, Arsy kayak Princess."
Arsy berlari menghampiri Anin untuk memperlihatkan bajunya.
"Arsy cantik sekali." puji Anin.
"Papa.. Arsy cantik."
Alfa tersenyum dan mencubit pelan pipi Arsy.
"Cantik dong anak Papa."
Alfa menggendong Arsy dan mencium pipinya.
"Oma mana Sayang "
Alfa tidak melihat mamanya setelah sarapan tadi.
"Arsy tidak tau Pa."
katanya sambil menggelengkan kepalanya.
"Sayang, Mas cari Mama dulu ya. Kamu di dalam sama Kak Amel." Pinta Alfa ke Anin.
"Iya Mas."
Anin masuk ke dalam kamar Amel bersama Arsy sedangkan Alfa berlalu menuju ke kamar Mamanya.
tok..
__ADS_1
tok..
tok...
Alfa mengetuk pintu kamar mamanya.
"Ma, Mama di dalam. boleh Alfa masuk Ma."
Belum ada jawaban dari dalam kamar, Alfa kembali memanggil Mamanya.
"Ma... Mama..."
"Masuk Alfa."
Terdengar suara Mamanya lembut.
Alfa membuka pintu kamar Mamanya dan melihat sang Mama sedang duduk di sofa menatap kosong ke arah jendela luar.
"Mama ngapain."
Alfa duduk di samping Mamanya sambil meraih pundak Sang Mama dan membuat Mama Ani menyandarkan kepalanya di pundak putra kebanggaannya.
Mata Mama Ani terlihat sembab sehabis menangis, dan dia memeluk album foto di mana di dalamnya terdapat banyak sekali kenangan dengan suami dan juga anak-anaknya.
"Mama nggak papa Fa, Mama kangen sama Papa kamu."
"Alfa juga rindu sama Papa Ma."
Kemarin mereka sekeluarga sudah berziarah ke makam, sekalian amel mau minta izin untuk membina rumah tangga kembali dengan mantan suaminya Indra.
"Apa Papa kamu di sana merestui Kakak kamu."
Air mata Mama Ani luruh kembali.
"Papa pasti ikut bahagia Ma di sana, Papa juga ingin yang terbaik untuk Arsy."
Alfa memandang wajah sang mama kemudian mengusap air mata dengan jarinya.
"Mama jangan nangis lagi, nanti malah ketahuan Kak Amel dia merasa sedih lagi." Alfa tersenyum kepada Mamanya.
"Ini kan hari bahagia Kak Amel, Mama sudah merestui mereka untuk membina rumah tangga kembali jadi sekarang yang Kak Amel butuhkan itu doa dari Mama agar keluarganya selalu diberi kebahagiaan ketentraman menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah."
"Aamiin... Mama mengiklaskan semuanya Fa. Semoga keluarga Kakak kamu akan selalu bahagia."
"Iya Ma, kita doakan selalu Kak Amel."
Mama Ani menyandarkan kembali kepalanya di pundak Alfa, merasakan hatinya yang tenang dengan mengikhlaskan putrinya untuk menikah kembali dan membina rumah tangga yang utuh.
Lalu terdengar pintu kamar Mama Ani yang diketuk oleh seseorang.
__ADS_1
"Ma, Mama... Ini Anin Ma."
ternyata Anin yang mencari Mama mertuanya.
"Iya Sayang, masuk saja."
Alfa yang menjawab.
Anin membuka pintu kamar Mama Ani dan melihat Mamanya, bersandar di pundak suaminya.
"Mama, kenapa Mas."
Ani mendekat kearah Alfa dan Mama Ani yang kemudian mengangkat kepalanya tidak ingin menantunya itu ikut sedih.
"Mama, nggak papa Sayang. Sini Anin."
Anin lalu duduk di samping Mama Ani.
"Ada apa Sayang."
"Mama di minta untuk make up." Kata Anin yang sudah dipoles juga wajahnya.
"Iya Sayang sebentar ya, Mama cuci muka dulu."
Mama Ani beranjak ke kamar mandi untuk membasuh mukanya menghilangkan sembab.
"Iya Ma. Mas, Papa sama Mama udah datang."
Anin memberitahu suaminya jika kedua orang tuanya juga sudah datang.
"Iya Sayang kita ke depan yuk. Mama kita duluan ya Mama sama Papa udah datang."
"Iya kalian duluan aja, Anin bilangkan maaf dulu ya sama Mama dan Papa."
"Iya Ma."
Alfa memeluk pinggang Anin mengajaknya keluar untuk menemui kedua orang tuanya.
😉😉😉😉
Like.. like... dulu dong
Nanti di lanjut lagi 😃😃😃
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Author ada rencana ini mau bikin novel tetapi di dalamnya itu berupa cerita singkat aja macam cerpen jadi setiap bab nanti akan berganti judul bagaimana menurut para readersss....
Lanjutkan!!!! 🥰🥰🥰🥰
__ADS_1