
Sudah hadir novel baru ya.. 🥳🥳🥳
Cuplikan
Nabila tersenyum, tapi pandangannya sesekali melihat ke arah luar memperhatikan seorang nenek yang masih terduduk di depan minimarket yang sudah akan beranjak pergi.
"Iya sama - sama. Maaf saya permisi."
Nabila lalu membuka minimarket dan mengejar nenek tadi yang mulai berjalan meninggalkan minimarket tersebut.
Dafi melihat itu, ikut keluar dan mengikutinya.
Nabila sedang berbicara dengan nenek itu dan Dafi mengamatinya tanpa mendekat.
__ADS_1
Setelah selesai Nabila kembali ke area parkiran minimarket karena sepeda motornya masih di sana. Dia kaget melihat Dafi berada di sana dan tersenyum kepadanya.
"Maaf sebelumnya Mbak, boleh saya bertanya sesuatu."
Nabila berhenti tanpa menatap Dafi.
"Ada yang bisa saya bantu, maaf saya ada urusan dan harus segera pergi." Kata Nabila lembut.
"Boleh Saya berkenalan, Saya Dafi."
"Nabila, maaf Saya permisi."
Nabila menyalakan sepeda motornya dan segera menyalakan mesinnya meninggalkan minimarket itu serta Dafi yang masih memandangnya.
__ADS_1
Dafi tersenyum sudah mengetahui siapa nama gadis yang ia amati selama 1 bulan ini.
Setelah mereka berkenalan, Dafi sudah berani menyapa Nabila saat berbelanja ke minimarket milik keluarganya.
"Assalamualaikum."
Sapa Dafi saat Nabila asik memilih beberapa barang belanjaannya, sebenarnya Dafi tadi sudah memperhatikan dari CCTV saat Nabila datang makanya dia keluar dari dalam kantor untuk menyapa gadis itu.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Segera meluncur dan jangan lupa Like...like ... 👍👍👍👍👍
__ADS_1