MAWAR BERDURI

MAWAR BERDURI
Bab 12


__ADS_3

" Oh,,,, Tentu siapkan segera kontrak kerja samanya,,, " Nicho menjawab tanpa mengalihkan pandangannya pada bunga.


Hal itu membuat Yuda sedikit tertegun.


" Pak Nicho tidak mau memeriksa dulu pak,, " Yuda heran karena Nicho langsung menyetujui tanpa pikir panjang, padahal biasa Nicho akan memeriksa berulang -ulang dengan teliti.


" Bukan nya kamu sudah memeriksa nya dengan teliti ?? " Nicho berbalik bertanya pada Yuda.


" Sudah pak,,,,"


" So... " Nicho menggantungkan kata-katanya, Yuda langsung paham maksud bosnya.


Bunga hanya diam memperhatikan perbincangan dua orang di hadapannya,


" Baik Bu... bunga,, kita menerima kerja sama ini,, !! Yuda memperjelas pernyataan Nicho.


" Ok,,, terimakasih atas kepercayaannya pada ARS group.saya akan segera menyiapkan kontrak kerja samanya"


Mereka pun berjabat tangan, tanda dimulainya kerja sama. antara ARS group dan G.A group.


Saat Nicho menjabat tangan bunga, desiran di hati nya semakin kuat, ia seakan tak mau melepaskan tangan bunga.


" Maaf pak tangan saya...!! bunga tampak tak nyaman karena Nicho cukup lama menggenggam tangan bunga, belum lagi tatapan yang begitu dalam.


" sorry,,,!!


(Gadis ini begitu dingin, apa aku bukan tipenya atau dia sudah punya kekasih, tapi informasi yang aku dapat dia masih sendiri.)


" Ok..! kalau begitu saya permisi,,


Namun langkah nya terhenti, karena tangan kekar Nicho menahannya, seketika membuat mata bunga melotot.


" Maaf,,, tolong jaga sikap anda.!!" bunga menepis tangan Nicho.


" Sorry,,, saya tidak bermaksud kurang ajar,,,!! ehm... saya antar anda ke kantor...!!" Nicho menawarkan diri untuk mengantar bunga,


Namun bukan bunga jika langsung menyetujui nya.


" Maaf pak saya masih ada urusan di tempat lain..!! saya permisi...!!" dengan tegas bunga menolak dan segera meninggalkan tempat itu.


" huft... Apa saya terlalu buru- buru Yuda,,??


" euh,,, seperti nya, bu bunga bukan wanita yang mudah di dekati pak..!!


" kamu benar Yuda tapi itu membuat ku semakin penasaran" Nicho tersenyum, masih menatap punggung bunga yang berjalan semakin menjauh.


Nicho dan Yuda meninggalkan resto sesampainya di parkiran Nicho, melihat bunga masih berdiri di pinggir jalan seperti nya dia belum mendapatkan taxi.


Nicho tersenyum tiba-tiba menghentikan kendaraan nya di depan bunga.


" Seperti nya anda butuh tumpangan Nona,?!


" Tidak terima kasih,...! bunga menolak


" Ok,,,!!


" Yuda jalan... " Nicho berusaha cuek pada bunga.


" Euh,,, baik pak,,!?!


Setelah 200 m.


" Yuda stop,,!! Nicho terus saja melihat bunga dari dari dalam mobil.


" (hm,,,, bisa gak sih bos kalau mau berhenti jangan mendadak ngomongnya, ngagetin lagi).


dengan wajah tertekan Yuda menggrutu karena ngerem mendadak.


" Apa kita perlu mundur pak,,??


" No,, No,, No,,,!!

__ADS_1


Nicho masih memantau bunga dari jauh, setalah bunga naik taxi baru lah Nicho melanjutkan perjalanannya.


" Jalan,,,!!


" Baik,,, pak!!" ( susah deh kalau yang lagi bucin sama gebetan"). hihihi...


" Kamu kenapa Yuda,,? ada yang lucu,,,?!


" eh,,, gak pak,,, gapapa...!!" yuda menggaruk kepalnya yang tak gatal sambil cengengesan, ketahuan deh lagi ngehibah dalam hati.


" ehm,,, kita mau kemana pak,,?! ke kantor atau gimana,,?!


" Antar saya pulang ke apartemen,,?!


" Ok,, siiaap,,,!! dengan sigap Yuda segera melajukan kendaraannya.


Sementara didalam taxi bunga nampak kesal, padahal dia sendiri yang menolak tumpangan.


" iiih ngeselin banget sih,,," namun bunga sendri bingung kenapa dia harus kesal.


Setelah tiba di kantor bunga segera menyerahkan berkas ke ruangan pak Gunawan.


" Gimana bunga,,? Apa kamu berhasil mendapatkan kerja sama dengan G.A group.


" Alhamdulillah pak saya berhasil mendapatkan kerja samanya, pihak G.A group, meminta kita agar menyiapkan kontraknya besok.


" Bagus,,, Kamu memang selalu bisa di andalkan bunga,,?!


pak Gunawan memberikan apresiasi dengan mengacungkan kedua jempolnya, senang atas keberhasilan bunga,


" terimakasih pak,,?!


"Muda-mudahan ke depan dengan adanya kerja sama ini membuat perusahan kita semakin maju.


" Pasti,, pak,,!!


" terimakasih,, atas kerja keras kamu bunga,,!?


" Sama- sama pak, kalau begitu saya permisi.


Setelah tiba di apartemen, terlihat panggilan masuk dari indah,


" Hallo dek,,,


" Hallooo mba ku sayaaang,,,!!


bunga menjauhkan telfonya dari telinga, karena suara indah yang melengking kaya toa masjid.


" mba,,, indah sama ibu masih mau nginep di ruang bude Fitri ya,,!! bude masih kangen katanya,, terus Bude mau ngajak kita jalan- jalan katanya,,,, yeyeye....!! indah bersorak seria.


" oh,,, gitu ya udah jagain ibu ya dek,,!!?.


" ok siap,,!! ibu Maesaroh aman berada di sisi indah Santika...Hmhmhm.."


" Dasar kamu tuh ya,,, udah lulus kuliah masih kaya anak SD kelakuannya,,, " bunga terkekeh mendengar tingkah adeknya"


" Biarin,,,,!! indah ini di lahir kan untuk menciptakan suasana ceria dan menyenangkan semua orang.


" iya,, iya,, iya,, adik mba yang ceria...


" cantik juga mba ...


" iya cantik,,,, ! butuh uang jajan gak,,, mba transfer nih..?!


" Gakkk,,,, emangnya indah gak punya duit,,, indah punya duit tau...!!?


" jiah,,,, gaya,,, benaran gak mau,,,?!


" Beneran mba,,,!!


" Ok,, deh,, salam buat ibu sama bude Fitri ya,,?!

__ADS_1


"Ok,, bye,, kiss jauh, emuah..."


Setelah mematikan telfon, bunga bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri,


Jam menunjukkan pukul 17:30. bunga yang sudah selesai mandi, lalu berganti pakaian, kali ini bunga mengenakan Hoodie oversize berwarna pink, menambah kesan cute dan sweet.



Bunga keluar menuju balkon, Seperti nya bunga punya kebiasaan baru bersantai sejenak di balkon, merasakan semilir angin menerpa wajahnya,


Saat bunga tengah memejamkan mata, telfon pintarnya berdering, Nomer tidak dikenal,


bunga memang tak pernah mau menerima panggilan dari nomer tak di kenal,


Bunga mengabaikan panggilan itu, lalu masuk beberapa pesan.


" hii baby"


"iish siapa sih gak jelas banget"..!!. bunga membaca pesan dengan ketus.


Masuk lagi panggilan dari nomer yang sama.


bunga langsung mematikan panggilan itu,


"why turn off the call,, Baby,,?


Bunga baru mau menulis pesan, masuk lagi panggilan, ahirnya bunga menerima panggilan itu,


" Siapa ini,,??


" i'm here, look ahead..!! " suara berat yang maskulin.


bunga mendongak menatap lurus terlihat dari kejauhan Nicho melambai tangan.


" Dari mana anda mendapatkan nomer saya,,??"


" hahaha,,, tidak sulit mendapatkan nomer kamu baby,,,!!


" stop,,!!panggil saya baby,,,!! bunga nampak marah dengan menekan setiap kata-katanya.


" Dengar ya,, tuan Nicho sekarang memang anda akan menjadi atasan saya,,, tapi tolong anda harus menjaga sikap anda" !!


Bunga langsung mematikan telfonya dan memamerkan telfon yang telah mati pada Nicho yang berada di sebrang, dan langsung berbalik masuk dan menutup pintu balkon.


Bukanya marah Nicho malah tertawa,


" hahahah,,,,,, semakin kamu jutek, kamu semakin menggemaskan.!!hahaha".


Bagaikan mawar yang berduri, sangat indah di pandang, Namun jika tak hati- hati memetiknya, duri nya siap melukai tanganmu.



* *visual Nicholas ekrem*


Sementara didalam kamar bunga masih menggerutu kesal.


" iih,, ngeselin banget sih tuh orang,,,!! se enaknya aja panggil Beby,, Beby,,.. sok ganteng banget,,, " emang ganteng sih"...


Mana harus satu kantor lagi sama orang genit itu,,,!!


Bunga terus aja ngomel sendiri,


" tau ah,, mending tidur tapii laperr,,,


Bunga kedapur dan menghangatkan beberapa lauk yang ibunya bawa dari kampung, salah satunya adalah garang asam kesukaan bunga.


Bunga makan dengan lahap,


setelah selesai makan bunga pergi ke ruang kerjanya, bunga menghabiskan waktu berjam jam di depan laptop kesayangan nya,


Setelah jam menunjukan pukul 21.00 wib. bunga bersiap tidur, Sebelum tidur bunga memeriksa telfon genggamnya ada satu pesan masuk dari Nicho

__ADS_1


" Nice dream bunga.


bunga mengerutkan dahinya, mengabaikan pesan itu dan memilihi tidur.


__ADS_2