
Pagi hari kembali ke rutinitas seperti biasa, bunga masih menunggu taxi online karena mobil bunga masih di pake indah.
Tiba- tiba mobil sports merah, berhenti persis di depan bunga,
" hii...Butuh tumpangan nona,,, " Nicho membuka kaca mobil, dengan senyum mengembang.
melihat siapa yang ada di dalam mobil membuat bunga jengah,
"itsz dia lagi,,, ( gumam bunga dalam hati)
Di saat bersamaan taxi online telah tiba.
" Terimakasih atas tawaran anda,,, sepertinya taxi online saya sudah tiba."
bunga tersenyum kemenangan dan segera berlari masuk ke dalam mobil.
Nicho menggaruk kepalanya yang tak gatal, lagi- lagi bunga menolaknya.
" Oke,,!! masih banyak waktu,,,,Mawar berduri" Nicho langsung tancap gas dengan mobil sports nya.
Nicho tiba lebih dulu dari bunga, ia menunggu bunga tiba hingga masuk ke dalam kantor.
Setelah beberapa menit Nicho keluar dari mobil dan masuk ke kantor barunya.
Hari ini Nicho akan menanda tangani kontrak kerja sama dan meninjau langsung kantor barunya, Nicho di temani Yuda yang entah muncul dari mana tiba- tiba sudah berada di samping Nicho.
" Selamat pagi pak Nicho, selamat datang di ARS group. saya Anggi, mari pak saya antar keruangan pak Gunawan. beliau sudah menunggu kedatangan pak Nicho."
Anggi sudah stay menunggu kedatang Nicho.
" Pagi,, terimakasih Anggi.." dengan senyum ramah Nicho mengikuti Anggi menuju ruangan pak Gunawan.
" Mari pak,," Anggi mengarahkan Nicho dan Yuda.
(" ya ampun pak Nicholas ganteng banget,, kalau belum nikah, bisa oleng ini). Anggi bergumam dalam hati ia terpesona pada kegantengan Nicho.
" ini ruangan pak Gunawan, silahkan masuk pak,,!! Anggi membuka kan pintu,
" Terimakasih.
" Selamat Datang pak Nicho." pak Gunawan menyambut kedatangan Nicho.
" Silahkan duduk pak Nicho."
" Terimakasih pak Gunawan,"
Nicho tersenyum ramah, dia salfok pada orang yang berada di sebelah pak Gunawan yang tak lain adalah bunga, matanya tak berhenti melirik bunga,
sedangkan bunga tak bergeming wajahnya tetap datar.
Setelah pak Gunawan menjelaskan panjang lebar, ahirnya mereka sepakat dan Nicho menanda tangani kontrak kerja mereka.
" Terimakasih pak Nicho, atas kepercayaannya pada perusahaan kami, saya harap kedepan nya, kita bisa membuat perusahan ini lebih maju,
" Sama-sama pak, saya senang bisa bekerja sama dengan ARS group."
( apalagi bisa dekat dengan mawar berduri).
seketika mata Nicho melirik bunga lagi.
Bunga membalas dengan tatapan tanda tanya.
Sebelum meninggal kantor Nicho di ajak berkeliling melihat ruangan yang akan jadi ruangan Nicho.
pak Gunawan mengutus bunga untuk mengajak Nicho melihat ruangnya, yang nantinya akan di tata sesuai dengan selera Nicho.
"Ini ruangannya pak, silahkan dilihat dulu,
" Ok,, cukup luas.. " Nicho menyisir setiap sudut ruangan yang akan menjadi ruang pribadi nya.
__ADS_1
ruangan ini terdapat kamar mandi pribadi juga ada tempat istirahat, serta pemandangan view perkotaan dengan gedung pencakar langit.
" Untuk penataan ruangan nya, nanti akan di tangani Bagian interior.
" No,,no,,no.. saya mau kamu yang menata ruangan ini..!!
" hah,,, sa saya,,,!!
" Iya,,, bisa kan,,!! soalnya saya punya selera yang tinggi,,!!
" tenang nanti Yuda akan membantu kamu, Yuda akan menjelaskan tentang selera saya.
" ouh,, baik pak,," bunga tak bisa menolak keinginan atasan barunya.
(iizz ngeselin banget sih,, nambah kerjaan aja).
Sementara Nicho tersenyum puas melihat bunga, yang nampak kesal namun tetap tak menolak keinginan.
" Oke,,! saya mau dalam waktu dua hari ruangan ini sudah siap,,!?!
" Baik,,!! bunga menjawab dengan singkat dan cepat, terlihat sekali bunga menahan jengkel.
Nicho malah terkekeh melihat bunga, Baginya ini adalah pemandangan yang mengasikan.
Nicho berjalan keluar ruangan di ikuti bunga dan Yuda.
Sepanjang jalan Nicho selalu melempar senyuman, yang membuat para karyawan sibuk berbisik khusunya cewe-cewe.
" ganteng banget calon atasan kita,,!!
" iya ramah lagi,, senyumnya bikin meleleh,,!!
" Bakalan tambah semangat deh kerjan nya,,!!
" hooh bisa cuci mata tiap hari,, hihihi"
bunga bergidik,
"( Aneh banget sih,, eeh yang aneh mereka atau gue ya,,).
Setelah mengantar Nicho keluar, bunga bernafas lega,,
" huuft,,, !! bunga kembali keruangan dan melanjutkan pekerjaannya.
Hinga waktu pulang tiba, bunga bergegas kembali ke apartemen.
indah dan ibu Maesaroh memberi kabar bahwa mereka telah kembali ke apartemen bunga.
" Assalamualaikum,, ibu,,,, indah,,,!!
"Walkumsalam,,,!! ibu Maesaroh yang tengah berada di dapur segera menghampiri bunga.
Bunga mencium tangan ibunya,
" indah mana Bu,,??
" Ada di kamar,,!!
" dek,, lagi ngpain,, mba udah pulang nih,,! bunga hendak menghampiri indah, namun indah sudah terlebih dulu keluar kamar,
indah langsung memeluk bunga, membuat bunga heran, tak biasanya indah tak bersemangat, indah yang biasa bawel dan rame .
" Tumben,,, kenapa nih ko lemes yang abis jalan- jalan..?!
" ga papa,, cuma kangen aja sama mba...! indah masih tetap memeluk bunga seakan enggan melepas kan.
" Yakin,,, apa kamu sakit,,,?? bunga memegang kening indah untuk mengecek suhu tubuhnya, tapi semua normal.
__ADS_1
" gak mba,,, aku gapapa"
" ya udah mba mau mandi dulu ya,,"!
indah hanya mengangguk, lalu kembali ke kamarnya.
Setelah membersihkan diri, bunga kembali ke ruang tamu menghampiri ibunya yang tengah menonton TV.
"ibu indah lagi kenapa sih,,,?? gak biasanya kaya gitu? bunga menghawatirkan adiknya.
" ehm... '' ibu Maesaroh seakan enggan untuk memberi tahu bunga penyebab indah tampak murung.
" ibuuuuuu,,,,, indah berteriak dari dalam kamar, ia tak ingin ibunya memberi tahu bunga.
" Buuu,,, ada apa sih,,,?! ada yang di sembunyikan dari bunga ya?" dengan tatapan mengintimidasi bunga berusaha mencari tau.
" gini ndok,,,,!! jadi indah kan punya pacar....
" ehm terus...!" indah di putusin ya Bu sama pacarnya?" bunga yang tak sabaran mulai menebak nebak.
" gak,,,, dengerin ibu dulu...!!
" iya,,,,, iya,,, Bu,,, terusin,,,, " bunga mengernyitkan dahinya di selimuti rasa penasaran.
" Jadi pacar indah ini mengajak kearah yang lebih serius, pacarnya melamar indah, dia ngajakin tunangan.
" Oh,,, ya bagus donk Bu berati pacar indah gak main- main.
" iya,,, masalah nya....
" Masalah apa Bu...?? indah belum siap gitu,,, ?!atau pacarnya indah belum kerja,,? ibu bilang kemaren pacarnya indah baru lulus juga kan tahun ini..?
" Bukan ndok,,,,!! dia sudah punya usaha sendiri, dia menjalankan usaha sambil kuliah.
" Oh,,, bagus donk,,,! kalau gitu masalah apa Bu,,??
" Masalah indah gak mau langkahin kamu..!
Deg.... seketika hati bunga terasa sakit mendengar tutur ibunya, ia merasa bersalah karena menjadi penghalang kebahagian adiknya.
" ya,,,, seharusnya gak jadi masalah donk Bu, indah duluan yang nikah, kita kan gak pernah tau siapa yang mendapat jodoh duluan".
Bunga menunduk dan menurunkan nada suaranya, ia menahan kesedihannya, karena menjadi penyebab adiknya menjadi murung.
" ibuuuuu,,,,, ibu mah,,, ihh" indah yang tiba- tiba muncul merajuk pada ibunya. indah tak mau membuat kaka nya sedih makanya ia tak mengatakannya.
"Maafin mba ya dek,,!!" bunga menangis memeluk indah.
" iih mba gak usah minta maaf,,!! mba kan gak salah,, aku belum mau nikah kok,,! aku mau berkarir dulu kaya mba,,,!! indah merasa bersalah telah membuat bunga sedih.
" ibu si,,, iihh " indah kesal pada ibunya karena memberi tahu bunga".
" dek,,, kamu gak usah melihat mba untuk mencari kebahagiaan kamu sendiri, kamu kan tau mba belum bisa membuka hati buat siapapun, dan mba gak pernah tau Sampai kapan.
kamu gak mungkin kan kamu mau nungguin mba..?
dan lagi kalian kan baru tunangan gak langsung nikah.
" hm,,,
" eh btw,,, namanya siapa sih, mba lupa?"
" Bima"!
"Bima sakti" bunga menirukan gaya super Hiro..
" iih mba,, bukan lah..!!" indah mulai bisa tersenyum lagi.
" hehehe" bunga senang ahirnya indah bisa tersenyum kembali, begitu juga Bu maesaroh dia lega bunga dan indah tak lagi merasa bersalah satu sama lain.
__ADS_1