
Dari hari ke hari Raditya terus membohongi Sofia, pria itu selalu membuat seribu alasan jika Sofia menanyakan mengenai keluarga mereka.
"Apa yang kau lakukan sayang?" tanya Raditya kepada Sofia saat wanita itu berada di kebun belakang rumah mereka.
"Ini lho sayang, aku lagi membuat pot untuk bunga-bunga yang akan aku tanam." jawab Sofia.
"Lebih baik kamu istirahat, kamu kan sedang hamil apalagi kandunganmu itu sudah besar." ucap Raditya yang terlihat menyentuh perut Sofia.
Entah kenapa sewaktu Raditya menyentuh perut Sofia tidak ada pergerakan sama sekali, terasa bayi yang ada di kandungan Sofia tidak menerima kedatangan seorang pria yang mengaku sebagai ayahnya.
"Kenapa bayi ini tidak mau bergerak sama sekali saat aku menyentuhnya, Apakah dia tahu kalau aku ini bukan ayah atau dia tidak ingin menjadi bagian dari diriku." guman Raditya dalam hati saat dia terus menyentuh perut Sofia namun tidak ada pergerakan sama sekali.
"Ada apa Sayang?" tanya Sofia kepada Raditya.
"Tidak apa-apa sayang, mungkin anak kita sedang tertidur jadi dia tidak ingin bergerak sama sekali" jawab Raditya yang berusaha untuk menahan kekecewaannya.
BRAKK..
Terlihat di tempat lain Gerald benar-benar menahan semua emosi yang ada di hatinya, hingga saat ini dia belum menemukan keberadaannya Sofia sama sekali. padahal pria itu sudah mengerahkan seluruh buahnya, Gerald benar-benar tidak pernah berpikir kalau ada seseorang yang mampu mengungguli dirinya, pria itu bersembunyi dengan begitu hebat bahkan pria itu mampu menyembunyikan dirinya dari Gerald.
"Siapa sebenarnya pria itu? bagaimana mungkin dia mampu bersembunyi dariku. Aku sudah mengerahkan seluruh anak buahku namun tidak ada perkembangan sama sekali." ucap Gerald yang benar-benar sangat marah. pria itu menghancurkan barang-barang yang ada di kantornya, tidak luput juga pria itu sudah menghancurkan barang-barang yang ada di rumahnya. setiap kali dia mendapatkan informasi dari anak buahnya kalau mereka belum mendapatkan keberadaan Sofia sama sekali.
"Bagaimana bisa kalian tidak mampu mendapatkan informasi apapun!" seru Gerald.
__ADS_1
"Maafkan kami, Tuan. kami sudah mengerahkan seluruh anak buah kami, bahkan kami juga sudah meminta bantuan kepada para sipil dan militer yang ada di penjara." jawab anak buah Gerald.
"Apakah kalian sudah menghubungi anak buah istriku?" tanya Gerald.
"Sesuai perintah Tuan kami sudah menghubungi mereka, mereka juga sudah mencari tahu mengenai keberadaan Nyonya Sofia. namun tidak ada hasilnya sama sekali." jawab anak buah Gerald.
"Bagaimana mungkin, Bagaimana mungkin pria itu tiba-tiba menghilang." ucap Gerald.
Sekitar 20 menit kemudian 5 orang kepercayaan Sofia termasuk Patricio datang ke tempat Gerald.
"Ada apa Patricio?" tanya Gerald kepada Patricio.
"Bisakah kita berbicara sebentar, Tuan Gerald?" tanya Patricio.
"Iya, ada apa." jawab Gerald.
"Lalu, Maksudmu apa?" tanya Gerald yang sedikit bingung.
Ternyata Gerald selama ini tidak tahu kalau pasukan elit yang bernama Angel Dead adalah pasukan khusus yang dipimpin oleh Sofia ketika melakukan misi-misi yang sangat berbahaya. Sebenarnya ada 12 orang termasuk Sofia, Namun karena 6 diantaranya sudah berusia lumayan tua..,mereka lebih memilih untuk Meneruskan ke generasi selanjutnya. jadi tinggal 5 orang yang tersisa sekarang datang ke tempat Gerald.
"Ada apa Patricio?" Apakah ada sesuatu yang tidak aku tahu?" tanya Gerald.
"Sebenarnya saya Kemari hanya ingin memperjelas saja, Tuan. untuk saat ini kita akan menunggu beberapa sisa orang yang akan datang." ucap Patricio yang kemudian terdiam.
__ADS_1
Sekitar 15 menit kemudian 4 diantaranya yang masih aktif dalam misi berbahaya itu datang terlihat. 9 orang itu sudah berada di tempat Gerald.
"Ada apa-apa Patricio, Coba jelaskan?" tanya Gerald kepada Patricio.
Gerald mulai menjelaskan mengenai titik permasalahan yang sekarang membuat Gerald benar-benar kebingungan mengenai sosok pria yang bernama Raditya.
"Memangnya ada apa dengan Raditya, Patricio?" tanya Gerald kepada Patricio.
"Tuan Raditya adalah orang yang sangat berbahaya, tuan. sebelum anda menyelamatkan pria itu ternyata dia adalah otak di balik pembunuhan beberapa pemimpin dan beberapa pengusaha yang selalu diburu oleh ayah Anda. Namun sayangnya pria itu tiba-tiba menghilang bahkan tuan Gerald tua tidak bisa melacak pria itu." jawab Patricio.
"Maksudmu?" tanya Gerald yang sedikit tidak percaya mengenai cerita Patricio.
"Tuan Raditya adalah pemimpin besar dari dunia kegelapan, dia adalah pemimpin dari para pembunuh kejam bahkan dia adalah pemimpin dari orang-orang yang sangat berbahaya termasuk orang-orang yang ada di penjara kamar 422 dan 417." jawab Patricio yang membuat Gerald benar-benar tidak percaya.
"Tidak mungkin aku tidak mengetahui mengenai dia, Patricio." Gerald yang masih belum percay.
Patricio mulai menceritakan semuanya, Bahkan dia mempunyai titik temu dan bukti mengenai keterlibatan Raditya dengan hilangnya Sofia saat ini.
"Apakah kamu yakin?" tannya Gerald.
"Tentu saja saya sangat yakin, Tuan. saya bisa menjamin kalau saat ini nyonya Sofia bersama pria itu, dokter Raditya adalah pria yang sangat berbahaya." Ucap Patricio.
Gerald mulai kebingungan, pria itu tidak percaya dengan apa yang diberitakan oleh Patricio. pantas saja Gerald tidak bisa menemukan mengenai identitas Raditya selama ini, bahkan pria itu benar-benar pria yang sangat berbahaya. ternyata selama ini Raditya membohongi Gerald, ternyata pria itu adalah otak utama dibalik kaburnya para tahanan yang sangat berbahaya tersebut.
__ADS_1
** BERSAMBUNG **
mohon dukungannya buat Kakak pembaca, semoga aku bisa membuat karya yang lebih baik. mohon tinggalkan komentar dan jejak ya. terimakasih banyak 😊😊