MAWAR BERDURI

MAWAR BERDURI
Bab 20


__ADS_3

Bunga telah selesai membersihkan semua peralatan dapur yang baru saja ia gunakan,


Setelah itu dia memasukkan makan- makanan kedalam food box tiba-tiba bunga kaget dengan suara


"bruug "


Bunga segera berlari kearah suara, bunga mendapati Nicho yang tengah memegang pinggang nya, ternyata Nicho jatuh dari sofa.


" Pak Nicho baik- baik saja,,,!!" bunga menahan ketawa.


" toilet dimana,,,?!


" di sana,,,,!! bunga menunjukan toilet pada Nicho setalah Nicho masuk kedalam kamar mandi, bunga tak tahan lagi menahan tawanya.


"hahaha,,,," encok gak tuh,,!! bunga menutup mulutnya agar Nicho tak dengar bahwa ia sedang di tertawaan.


Bunga menatap aneh pada Nicho karena saat keluar dari kamar mandi, Nicho tampak santai dan duduk di samping Bunga.


" Sudah berapa lama saya tidur,,?!


" heh,,, gak lama ko pak Nicho ,,!! Cuma dua jam,,!! Bunga menekan kata- katanya.


" Benar kah,,,?! Rumah mu begitunya nyaman sepertinya saya betah disini,,!!"


" Betah,,,?!


" He'em,,, " Nicho mengangguk.


" Pak Nicho sekarang.....


" tzzzt,,,,, " lagi- lagi Nicho menutup mulut bunga dengan satu jarinya


" Bukankah kamu sudah masak untuk saya,,?? don't worry,,!! " saya tidak akan pergi sebelum memakan masakan kamu."


" Haah,,, siapa yang masak buat anda,,??! saya masak untuk saya sendiri,,,!!


"Hm,,,, Tapi aku lapar,,,!! Ayo temani aku makan". Nicho menarik tangan Bunga, membawa nya kedapur lalu mendudukan di bangku meja makan.


" Kamu pasti lelah karena masak sebanyak ini.?!"


Nicho lalu mengambil piring untuknya dan Bunga, Bunga terbengong dengan tingkah Nicho, namun ia tak menolak semua perlakuan Nicho, ia justru merasa hatinya menghangat.


" Eh,,, itu ayamnya belum di goreng,,,!! sergah Bunga pada Nicho yang hendak mengambil ayam yang baru di ungkep, Bunga memang sengaja menyimpan ayam ungkep supaya kalau mau makan ia tinggal goreng.


" Bukannya ini sudah kamu masak,,,?! "


Nicho memang tak begitu familiar dengan masakan Indonesia karena Nicho lebih sering tingal di Turki, Baru beberapa tahun belakangan ini Nicho menetap di Indonesia.


" Iya,,, tapi itu harus di goreng dulu,,!!


" Oh,,!! " Bisa tolong ambilkan mana yang bisa saya makan..?!


Bunga mengambilkan beberapa lauk yang lain, Namun bunga ingin menjaili Nicho dengan menaruhkan sambel di piringnya, , Nicho memang tak menyukai makanan pedas, sontak Nicho langsung kepedesan, Bunga tersenyum puas.


( emang enak kepedasan,,,!!)" Namun Bunga tak tega melihat Nicho kepedesan ia reflek langsung mengambilkan minum dan memberikan nya pada Nicho.


" Terima kasih,,!!" Nicho langsung minum untuk meredakan pedas di mulutnya, Nicho ingin melanjutkan makan meski kepedesan.


" Eh,,, gak usah dimakan lagi kan pedes,, Ganti aja yang baru,,!!" Bunga lalu mengambilkan piring baru dan mengisi dengan lauk yang tak pedas.


Nicho tersenyum melihat perhatian Bunga, Namun Ia teringat kembali saat di rumah sakit, ia ingin sekali bertanya mengenai hal itu tapi Nicho tak mau membuat Bunga tak nyaman.

__ADS_1


Nicho melanjutkan makan dengan lahap masakan bunga, begitu pun Bunga, Meraka makan dalam diam.


" Masakan kamu enak,,!!" Sepertinya saya akan sering mampir untuk memakan masakan kamu.."!! hehe"


" hah,,," siapa yang mau memasak untuk anda..!"


" hehe,,,!!" Nicho mendekat ke arah bunga, hal itu membuat bunga mundur hingga terpojok, ( Mau ngapain nih,,,).


ternyata Nicho hanya akan mengambil tisu Yang ada di belakang Bunga.


" hehe,,", Nicho tersenyum melihat Bunga yang gugup dan pipinya memerah. Namun tiba-tiba terdengar ponsel Nicho berdering, Nicho segera mengambil ponsel yang berada di ruang tamu, Tertera nama Noah yang memanggil.


" hii bro,,?!


" lu dimana bro, gue pencet-pencet bel dari tadi ga lu buka-buka,!! mau tau info gak nih,,! kalau gak gue pulang.!!


" Oke,,,Oke,, wait..!! Nicho langsung mematikan panggilan dari Noah.


" Bunga,,,!! terimakasih untuk semuanya,,,!!" Saya harus pulang,,!!"


" Oke,,!! pak Nicho" ( Dari tadi juga udah gue suruh pulang kali).


" Jangan sedih begitu,, kalau kamu Merindukan saya, kamu tingal melihat saya dari sana..!" Nicho menunjuk balkon.


" Merindukan anda,,,!! heh,,, anda terlalu percaya diri,,!! " Bunga membuka kan pintu agar Nicho segera keluar.


( kalau bukan atasan gue, udah gue tendang dari tadi,,)


" bye,,, ".


Bunga hanya tersenyum hambar, dan langsung menutup pintu setelah Nicho keluar.


" hii doctors,,,!!"Nicho tak merasa bersalah telah membuat Noah menunggu, ia tampak santai.


" Ini sebenarnya yang butuh siapa sih,,?!


" Hahaha,,, sorry,,,!!" tadi....


Nicho menjeda kata- katanya


" Sudah lah,,!!" Gimana,,? lu udah dapat informasi tentang Bunga.?!


" Hm,,,!! Noah masih tampak kesal pada Nicho.


" coffe,,,?!


" cappucino" !!


" Gak berubah selera lu,,!!


" Nasib boleh berubah, selera mah tetap..!!"


" good,,!!


" Nih,,, kopinya,,,!! Gimana,,?!


" Gimana apa nya ?!" Sekarang giliran Noah yang membuat Nicho kesal.


" Pake nanya lagi,,,!!?


" Hahaha,,,,!!!" Oke,,,oke,,, jadi..... "Noah sengaja menggantung kata-katanya agar Nicho semakin penasaran.

__ADS_1


" Buruan jelasin..!!"


" jadi... hm... Kata dokter Zudit, Bunga memiliki trauma masa lalu yang membuat dia menarik diri dari kehidupan sosial, lebih banyak diam, sulit membangun relationship, dan lagi dia merasa takut jika bertemu dengan orang-orang di masa lalunya.


" Oh,,," Nicho mengangguk, ia paham apa yang Noah jelasin.


"( jadi ini yang membuatmu sangat sulit untuk di dekati, dan membuat kamu memilih sendri untuk waktu yang lama, Bunga keputusan untuk pergi ke psikiater sudah sangat benar, kamu harus segera sembuh, agar kamu mau membuka hati untuk ku).


" Woii,,,, malah bengong,," Noah menepuk Nicho dan membuyarkan lamunan nya.


" Terus Apa traumanya itu bisa di sembuhkan,"?


" Bisa,,!!" jadi nanti ada tahapan nya, kemarin itu baru wawancara psikologis dan psikotes, nanti akan ada tahapan selanjutnya, mungkin nanti ada terapi psikologis".


" Kira-kira butuh waktu berapa lama untuk sembuh seutuhnya.?"


" Kalau gue kurang paham bro... kan itu bukan spesialis gue!" Demi lu aja nih gue mempertaruhkan jiwa raga gue,,!!"


" Demi fat boy lu mah..!!"


" itu salah satunya,,!!"


" gue tau Lu udah ngincar itu dari lama kan,,?!


" hihihi,,, paling tau emang brother gue satu ini.. haha"


" Doctors materialistis..!!"


" hahaha....!!


" Sudah- sudah gimana lanjutin tentang bunga".


" Kan udah,,!!"


" hanya itu saja,,?!


" Iya,, lah kan Emang baru itu informasi yang gue dapat,,!!"


" heh,,! Nicho tak puas dengan informasi dari Noah. ia ingin tau lebih detail.


" Satu lagi kalau kata dr. Zudit. dukungan orang terdekat itu penting, untuk membantu proses penyembuhan. !"


" Tapi dia tingal sendiri..?!


" Kan ada lu..?!


" Gue,,,!!"


" Iya.. lu bikin dia nyaman dan bisa percaya lagi sama orang lain.!"


Nicho tampak sedang berfikir


" Ya sudah... gue mau balik, Mau jemput bebeb.!!


" euh..!!


Sebelum melangkah keluar Noah berbalik badan.


" Satu lagi weekend ini bunga sakila ada jadwal pertemuan lagi sama dr Zudit.


" Oke thanks bro,,!!".

__ADS_1


__ADS_2