
BRAKKK..
BRAKKK..
"Wanita itu akan merasakan apa yang sudah dia perbuat." ucap Sofia.
"Wow.., kamu sungguh luar biasa." jawab Gerald yang terlihat menatap wajah sang isteri.
"Tentu saja." jawab Sofia.
"Lepaskan, lepaskan aku!!" seru tuan Hose yang terlihat berusaha untuk melepaskan diri dari anak buah seorang pengusaha.
"Jangan salahkan pria itu melakukan hal itu kepada putrimu, Tuan. anda lihat saja putrimu seperti seorang wanita yang tidak mempunyai malu sama sekali." ucap seorang pria yang terlihat berusaha untuk menghina Tuan Hose.
Tuan Hose benar-benar tidak bisa melakukan apapun, rencananya untuk menjebak Sofia malah berbalik menjebak putrinya sendiri. Catherine dibawa oleh si pengusaha ke sebuah ruangan, beberapa anak buah pria itu mencekal Tuan Hose Sedangkan para pengusaha yang lain nampak tidak menghiraukan pria itu. satu persatu para pengusaha langsung meninggalkan tempat pesta tersebut, sebuah pertunjukan yang benar-benar membuat para pengusaha yang lain seperti menonton sebuah drama yang tidak bermutu sama sekali.
"Kelihatannya putrimu itu benar-benar tidak mempunyai sopan santun sama sekali, Lihatlah dia terus-menerus menggoda seorang pria." cibir beberapa pengusaha.
Akhirnya beberapa saat kemudian para pengusaha nampak pergi meninggalkan pesta tersebut, Tuan Hose tidak bisa melakukan apapun. pria itu hanya bisa menghela nafasnya begitu dalam tanpa bisa melakukan apapun.
"Lihat lah sayang, pria itu sudah mendapatkan sesuatu yang sangat luar biasa. sebentar lagi pria itu akan merasakan penghinaan yang sangat besar." ucap Sofia.
Terlihat Gerald tersenyum, sesaat kemudian pria itu mengajak Sofia untuk kembali ke rumah mereka.
"Tuan Hose!" Panggil Gerald yang terlihat menoleh menatap Tuan Hose.
"Tuan tolonglah putriku." pinta Tuan Hose.
__ADS_1
"Kenapa aku harus menolong putrimu, Tuan. Lihatlah dia sendiri yang mengajak pria itu ke tempat itu, Aku tidak bisa melakukan apapun." jawab Gerald.
Yang kemudian berpamitan kepada Tuan Hose dan pergi meninggalkan pesta itu, malam itu benar-benar menjadi palem yang penuh kejutan. akhirnya Tuan Hose mendapatkan balasan atas apa yang dia perbuat, para anak buah si pengusaha nampak terus menahan Tuan Hose, sekitar 1 jam kemudian pria itu sudah keluar dengan merapikan pakaiannya.
"Apa yang telah kau lakukan kepada putriku!!" teriak Tuan Hose.
"Memangnya apa yang aku lakukan, Lihatlah putrimu sendiri yang mengajakku ke sana." Jawab si pengusaha.
Tentu saja tuan Hose tidak bisa melakukan apapun, pria itu nampak terdiam dengan semua yang telah terjadi.
"Lihat saja, sebentar lagi aku akan melakukan sesuatu yang mungkin akan kau sesali." ucap si pengusaha.
"Kau telah menghancurkan putriku!!" seru Tuan Hose yang mencoba untuk melawan.
"Siapa yang telah menghancurkan putrimu, bukan aku yang menginginkan itu. putrimu yang memaksaku, Aku mempunyai seluruh bukti-bukti yang bisa aku tunjukkan. jika kau berusaha untuk melakukan sesuatu maka akan ku sebarkan seluruh perbuatan putrimu itu, kita lihat saja siapa yang akan menang. jika aku tidak bisa menghancurkan putrimu maka Jangan sebut aku sebagai pria kejam." jawab si pengusaha yang kemudian pergi meninggalkan Tuan Hose.
Mimpi gelap dan kehancuran sudah mulai dirasakan oleh Tuan Hose, pria itu harus menahan tangisnya di dalam semua kebaikan Catherine yang berada di dalam kamar. nampak pria wanita itu sudah merasakan kehancuran, Namun karena sesuatu yang sudah diberikan oleh Sofia membuat Catherine kehilangan kesadarannya, wanita itu seperti wanita buas yang harus akan belaian seorang pria. Sofia benar-benar menghancurkan Catherine sampai ke akar-akarnya.
Si pengusaha memperlakukan sedikit kekerasan dan sedikit memberikan kepuasan kepada Catherine hingga wanita itu tertidur dengan begitu lelapnya.
** Keesokan hari **
"Hiks..hiks..," suara tangis terus-menerus terdengar di sebuah ruangan yang ada di salah satu villa mewah milik Tuan Hose, Catherine terus menangis dirinya tidak akan pernah mengira Kalau hari ini akan terjadi. Dia sudah kehilangan segalanya Dia sudah kehilangan sesuatu yang begitu dia impikan, dia ingin memberikan tubuhnya kepada Gerald namun yang terjadi malah sebuah kejadian menghancurkan semuanya.
"Putriku." Panggil Tuan Hose Saat memasuki kamar Catherine.
"Kenapa hal ini bisa terjadi, Ayah?" tanya Catherine kepada ayahnya.
__ADS_1
Tuan Hose. tidak bisa menjawab, semua rencananya ternyata malah menyerang mereka sendiri.
"Apa yang terjadi Catherine?" tanya tuan Hose.
Catherine tidak bisa menjawab, wanita itu hanya menggelengkan kepalanya.
"Seharusnya obat itu diminum oleh wanita itu kan? Lalu kenapa kau malah meminumnya?" tanya Tuan Hose.
Catherine kembali menggelengkan kepalanya, Karena kebahagiaan malam itu Catherine malah meminum air jebakan untuk Sofia. padahal air itu sudah dibuang Sofia dan Sofia menusukkan jarum yang sudah diberi sesuatu.
"Aku tidak tahu Ayah." jawab Catherine.
Tuan Hose menghela nafasnya begitu dalam.
"Kita benar-benar sudah hancur." ucap Tuan Hose.
Catherine tidak mau dirinya hancur, dia harus mendapatkan Gerald Apapun yang terjadi. "Aku tidak mau Ayah, aku tidak mau. aku harus mendapatkan Gerald dan membuat dia menjadi milikku!" seru Catherine kepada ayahnya.
"Apa yang kau lakukan, apa yang kau inginkan? semua orang sudah tahu apa yang kau lakukan, waktu itu kita tidak akan bisa menjebak Tuan Gerald." jawab Tuan Hose yang terlihat juga marah.
Waktu benar-benar berjalan begitu mulus, Sofia dan Gerald yang ada di rumah mereka nampak mereka terlelap dengan semua kenangan yang terjadi kepada Catherine.
Keesokan pagi para pengusaha nampak mencibir putri dari pengusaha, para pengusaha benar-benar tidak akan pernah mengira Kalau Putri dari pengusaha ternama itu adalah seorang wanita yang begitu murahan, begitu gampang untuk didapatkan. cibiran demi cibiran terus dilontarkan oleh para pengusaha, Tuan Hose benar-benar tidak tahan dengan semua yang dikatakan oleh para pengusaha.
Di tempat lain terlihat Catherine menenangkan dirinya, dia ingin pergi ke perusahaan Gerald dan berbicara kepada pria itu.
"Aku harus meyakinkan Tuan Gerald kalau semua itu bukan salahku, Aku terjebak, aku hanya mencintainya." ucap Catherine yang kemudian merapikan pakaiannya wanita itu benar-benar seperti wanita yang tidak tahu malu, setelah Apa yang dia lakukan malah dia pergi ke perusahaan Gerald dan meminta bantuan kepada pria itu untuk menjadikan dirinya sebagai simpanan atau kekasih Gerald.
__ADS_1
** BERSAMBUNG **
mohon dukungannya buat Kakak pembaca, semoga aku bisa membuat karya yang lebih baik. mohon tinggalkan komentar dan jejak ya. terimakasih banyak 😊😊