MAWAR BERDURI

MAWAR BERDURI
Wanita pemberani


__ADS_3

"Ada apa?" tanya Gerald.


"Aada seseorang yang mencoba melakukan sesuatu kepadaku, tolong segera kirim anak buah mu, sayang." pinta Sofia.


"Kamu tenanglah, sayang." jawab Gerald yang kemudian pergi meninggalkan perusahaan.


Di tempat lain terlihat Catherine terus berusaha untuk mendekati Sofia, wanita itu benar-benar ingin menyingkirkan Sofia secepat mungkin.


"Aku pasti akan menghabisi mu, dengan begitu Gerald pasti akan menjadi milikku." ucap Catherine yang terlihat menatap wajah Sofia yang sedang berdiri di samping mobilnya.


Sebuah mobil sudah melaju dengan sangat kencang, Sofia melihat hal itu nampak hanya tersenyum.


DOR...


sebuah tembakan sudah terdengar, satu peluru menembus salah satu ban mobil milik Catherine, tentu saja salah satu ban yang ditembak dan meletus akan mengakibatkan sebuah insiden kecil namun benar-benar akan mematikan.


"Aaaaa!!!"


BRAKK...


mobil milik Catherine seketika melaju tidak terkendali, mobil itu langsung menabrak salah satu ruas jalan pembatas. Sofia yang melihat hal itu nampak wanita itu hanya tersenyum.


"Periksa wanita itu pak." pinta Sofia kepada supirnya.

__ADS_1


Darah yang sudah mengalir, tubuh yang sudah terluka akibat mobil itu terbalik dan menghantam sebuah tembok yang ada di jalan sepi itu.


"Tol-long...," rintih Catherine. Tubuhnya sudah terhimpit salah satu badan mobil, Catherine benar-benar merasa kehidupannya akan berakhir sampai di sini. darah sudah mengalir dari dahinya, wajahnya sudah dipenuhi luka bahkan salah satu kakinya sudah terhimpit di pintu mobilnya.


Langkah kaki Sofia mendekati mobil milik Catherine, sebuah senyum Terukir di bibir indah milik Sofia ketika wanita itu menatap sosok Catherine yang sudah terluka parah. dari dalam mobil Catherine dapat melihat senyum yang ditunjukkan oleh Sofia, wanita itu mungkin berharap kalau Catherine akan mati karena dia berusaha untuk membunuhnya.


"To-long..," Catherine yang berusaha untuk meminta tolong kepada Sofia yang berdiri di depan mobilnya.


Sofia nampak tersenyum, sekitar 10 menit kemudian beberapa anak buah dari Gerald sudah sampai di tempat itu.


"Nyonya." panggil anak buah Gerald. langkah kaki tegas sudah menghampiri Sofia, Gerald melihat sang istri yang sudah berdiri di depan mobil Catherine.


"Buka mobilnya dan pastikan wanita ini sampai ke rumah sakit." perintah Gerald.


"Kamu tidak apa-apa sayang?" tanya Gerald kepada sang isteri.


"Aku tidak apa-apa sayang." jawab Sofia. Salah satu tangan Gerald mulai terulur, pria itu menyentuh perut istrinya dan takut terjadi sesuatu kepada bayi yang ada di dalam kandungan Sofia.. sekitar 2 jam lamanya akhirnya Tuan Hose sudah berada di rumah sakit tempat Catherine dirawat.


"Apa yang terjadi dengan putriku, Tuan!!" seru Tuan Hose yang bertanya kepada Gerald.


"Putrimu sebentar lagi akan mendapatkan hukuman, berani sekali dia berusaha untuk membunuh istriku. dia berusaha untuk menghilangkan dua nyawa sekaligus." ucap Gerald.


DEG..

__ADS_1


Tentu saja tuan Hose terdiam, pria itu sebenarnya tahu kalau putrinya memiliki rencana untuk membunuh Sofia.


"Anda mungkin salah paham, tuan. tidak mungkin Putri Saya berusaha melakukan hal itu." ucap tuan Hose.


"Benarkah aku salah paham? kalau begitu kita akan cari tahu apakah itu salah paham atau tidak, putrimu benar-benar sangat brengsek dia berusaha untuk membunuh istriku. Jika dia berani melakukan hal itu berarti dia mempunyai pikiran untuk menghabisi bayi yang ada di kandungan istriku!!" seru Gerald. terlihat pria itu benar-benar sangat murka. sedangkan tuan Hose dia tidak akan pernah mengira kalau putrinya akan bertindak kebodoh itu.


"Kalau begitu kita akan tahu Setelah putrimu keluar dari ruangan itu." jawab Gerald yang berbicara dengan mata yang benar-benar mengancam.


"Tuan, dengarkan aku. kita adalah rekan kerja tidak mungkin putriku melakukan hal itu," ucap Tuan Hose yang terus berusaha untuk menyelamatkan dirinya.


"Jangan-jangan kau tahu kalau putrimu itu berusaha untuk mencelakai istriku? jika sampai itu terjadi maka kau akan menerima semua yang pantas Kau Dapatkan." ancam Gerald yang kemudian mengajak sang istri untuk pergi dari tempat itu.


Berita mengenai percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh Catherine kepada Sofia sudah mulai beredar, para awak media berbondong-bondong untuk mencari dia semuanya yang terjadi di tempat itu. Sofia adalah wanita listrik mengajarkan pintar dan bahkan Wanita itu sudah memiliki sebuah rencana untuk membuat Catherine merasakan apa yang namanya jeruji penjara.


Beberapa hari kemudian kondisi Catherine sudah mulai membaik, para polisi akhirnya juga sudah mulai mencari informasi mengenai kecelakaan yang terjadi dan percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh Catherine, wanita itu berusaha menyangkal seperti apapun. wanita itu tidak akan bisa melakukannya karena Gerald adalah pria berkuasa yang tidak akan membiarkan siapapun berusaha untuk mencoba mencelakai istrinya.


"Tuan, aku mohon cabu tuntutan itu." pinta Tuan Hose.


"Untuk apa aku mencabut tuntutan itu, putrimu akan segera masuk penjara dan kau pun akan menerima balasan seperti itu. berani sekali kau dan putrimu berusaha untuk menghabisi istriku!!!" seru Gerald informasi kemudian meminta para pengarangnya untuk menarik tuan Hose. akhirnya rencana Tuan Hose dan Catherine sepenuhnya hancur total, mereka berdua benar-benar tidak akan bisa melakukan rencana mereka.


** BERSAMBUNG **


mohon dukungannya buat Kakak pembaca, semoga aku bisa membuat karya yang lebih baik. mohon tinggalkan komentar dan jejak ya. terimakasih banyak 😊😊

__ADS_1


__ADS_2