MAWAR BERDURI

MAWAR BERDURI
Pesta dan darah


__ADS_3

Tatapan mata para tamu nampak menatap seorang wanita yang memakai dress sederhana namun sangat memukau.


"Selamat datang, tuan Gerald!" seru para pengusaha.


Gerald hanya menyapa para tamu yang ada di tempat itu, tatapan matanya nampak menatap orang-orang yang ada di pesta, tidak ada kehangatan ditunjukkan oleh Gerald. karena dia itu adalah yang tidak suka terkait dengan orang-orang yang memiliki latar belakang musuh.


"Selamat datang, tuan Gerald!" seru tuan Hose yang sudah menyambut kedatangan Gerald.


"Kelihatannya Pestamu sangat meriah, tuan." Gerald yang terlihat menatap pesta yang diadakan oleh Tuan Hose.


"Tentu saja Tuan, Silahkan masuk saya akan meminta para pelayan untuk menjamu Anda." ucap tuan Hose yang kemudian mempersilahkan Gerald dan Sofia untuk masuk.


Tatapan mata parah pengusaha yang ada di tempat itu nampak menatap Sofia yang memberi senyum kepada mereka.


"Ternyata istri dari Tuan Gerald benar-benar. sangat cantik." ucap seorang pria.


"Tentu, kelihatannya dia adalah seorang wanita yang mempunyai kelebihan yang luar biasa." jawab seorang pria.


"Kalau dia tidak pandai, tuan Gerald tidak akan mungkin tergila-gila kepada wanita itu." jawab pengusaha yang lain.


perbincangan dan gosip dari para pengusaha. nampak membuat Catherine yang berada di tempat itu nampak sedikit marah.

__ADS_1


"Lihat saja, aku pasti akan membuat mereka jatuh di perangkap ku." ucap Catherine yang kemudian berjalan dengan gemulai sembari memperlihatkan lekuk tubuhnya.


"Selamat malam, tuan Gerald." sapa Catherine yang sudah mendatangi Gerald.


Sofia dan Gerald nampak menatap satu sama lain, terlihat mereka menatap wajah Catherine yang sedang berbicara dengan Gerald. wanita itu terlihat memakai pakaian yang begitu **** dan menunjukkan lekuk tubuh yang sangat luar biasa terbuka.


"...," tak ada jawaban dari Gerald, terlihat pria itu sedang menatap wajah seorang wanita yang tidak lain adalah Sofia.


"Tuan Gerald bagaimana penampilan ku?" tanya Catherine kepada Sofia.


"Sayang, aku akan berbicara dengan salah satu pengusaha." ucap Gerald yang kemudian meninggalkan Sofia.


"Wanita ini benar-benar ingin ku bunuh, berani sekali dia memperlihatkan kemesraannya di depan wajahku." ucap Catherine yang kemudian mengajak Sofia ke suatu tempat, rencananya Catherine akan mencoba menjebak Sofia dengan seorang pria dan membuat Gerald melihatnya.


"Nyonya Sofia, Maukah kamu pergi denganku ke satu tempat?" pinta Catherine kepada Sofia.


"Memangnya kita akan ke mana, Nona catering?" tanya Sofia.


"Aku ingin memperlihatkanmu sebuah gaun yang akan aku pakai nanti." jawab Catherine.


Sofia tentu saja tahu kalau wanita itu mempunyai rencana yang buruk, dengan begitu tenang Sofia mengikuti kemana langkah kaki Catherine pergi.

__ADS_1


"Kelihatannya kau ingin menjebak aku ya, aku pasti akan membuatmu merasakan sesuatu seperti yang sudah aku persiapkan." guman Sofia dalam hati yang kemudian berbincang-bincang dengan Catherine. tentu saja wanita itu tidak akan memperlihatkan Siapa dirinya yang sebenarnya, Sofia akan memberikan sebuah balasan yang begitu cantik namun akan menghancurkan Catherine selama-lamanya.


"Sebentar lagi kamu akan hancur di tanganku." guman Catherine dalam hati.


"Kamu benar-benar sangat luar biasa, nona Catherine. bahkan kamu mempunyai sesuatu yang akan membuat siapapun terpukau." ucap Sofia yang terlihat menatap wajah Catherine.


"Benarkah, nyonya Sofia?" tanya Catherine yang terlihat begitu antusias dengan jawaban dari Sofia.


"Wow.., lihatlah nona Catherine, jika kau memakainya kamu akan sangat luar biasa." ucap Sofia yang terlihat memuji Catherine.


"Tentu saja aku akan cantik, bahkan kecantikanku akan membuat suamimu itu tergila-gila padaku. aku tidak akan membiarkan dia lepas dariku." guman Catherine dalam hati yang kemudian masuk ke dalam ruang ganti pakaian dan memakai pakaian yang sudah dia persiapkan.


Sofia hanya bisa tersenyum dengan semuanya yang sudah dilakukan Catherine, wanita itu sudah mempersiapkan sesuatu namun dia tidak akan bisa mengalahkan semua otak licik yang dimiliki oleh Sofia.


"Kamu kira kamu bisa mencegahku, lihat saja kamu pasti akan membuat kalian mendapatkan balasan yang setimpal." ucap Sofia yang kemudian pergi meninggalkan ruang ganti tersebut.


Jarum yang begitu kecil dipersiapkan wanita itu. "Kamu akan membuat terjebak pada permainanmu sendiri, kamu adalah seorang wanita yang pandai membuat masalah," ucap Sofia.


** BERSAMBUNG **


mohon dukungannya buat Kakak pembaca, semoga aku bisa membuat karya yang lebih baik. mohon tinggalkan komentar dan jejak ya. terimakasih banyak 😊😊

__ADS_1


__ADS_2