
Mark sudah membicarakan masalah yang di alami oleh Paman Hugo kepada istrinya, yang memintanya untuk menangani secara langsung perusahaannya yang berada di Inggris.
Annisa sudah mengizinkan suaminya untuk pergi membantu Paman nya.
Bukan kah? memang sepatutnya sebagai manusia kita harus saling tolong menolong bukan? Apalagi keluarga sendiri?
Namun Mark masih terasa berat untuk meninggalkan istrinya.
π
Ruang Presdir
"Tuan?" Ucap Asisten Hito pada Mark, namun hanya melirik sekilas dan fokus kembali dengan dokumen yang ada.
Bukan fokus, namun sorot matanya memang mengarah pada dokumen yang ada di atas meja, tapi pikiran nya masih melayang ke sana kemari.
"Tuan, jika anda keberatan untuk meninggalkan nona Annisa disini, maka biarkan saya yang berangkat ke Inggris untuk menyelesaikan semua permasalahan di sana" Ujar Asisten Hito menawarkan diri.
"Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan semua permasalahan yang ada, dan mengembalikan perusahaan seperti sedia kala." Ujar Asisten Hito menjelaskan pada Mark, seolah mengerti dengan perasaaan tuan nya.
"Hem, akan aku pertimbangkan." Ujar Mark pada Asisten Hito.
Bukan kah selama ini? jika aku tak ada di perusahaan Hito cukup baik untuk di andalkan dalam segala hal? apa keputusan terbaik memang Hito lah yang akan berangkat ke sana menyelesaikan masalah yang ada. Gumam Mark dalam hatinya mempertimbangkan tawaran yang di berikan oleh Asisten nya.
π
"Berangkatlah aku tak apa?" Ujar Annisa pada sang suami. Karena besok adalah hari dimana Mark harus mengambil keputusan.
"Kemari lah." Ujar Mark pada sang istri.
__ADS_1
Annisa pun perlahan mendekat ke arah sang suami, menyadarkan kepalanya di dada bidang milik Mark.
Tangan Mark perlahan membelai rambut indah milik istrinya.
Saat ini keduanya sedang berada didalam kamar, dan jam sudah menunjukkan pukul 9 malam.
"Kau yakin?" Ujar Mark pada istrinya.
"Hem, tentu bee." Ucap Annisa yakin.
Tak selang berapa lama keduanya pun terlelap dalam dunia mimpinya. Dengan Mark yang memeluk posesif Annisa.
Entah mengapa, memeluk tubuh istrinya memberikan kenyamanan tersendiri dalam ruang hati miliknya.
π
Pukul 7 pagi semua sudah terbangun dan sekarang sudah ada Maira, Asisten Hito, Mark dan Annisa yang duduk di ruang makan.
Hanya keheningan yang menyelimuti semuanya, karena sibuk menghabiskan sarapan pagi itu.
Sesekali suara dering sendok garpu menghiasi suasana yang cukup sunyi.
Seusai makan.
"Hito berangkatlah ke Inggris bantu Paman Hugo menyelesaikan semua permasalahan yang ada." Ujar Mark menatap Asisten nya itu.
Semalam Mark sudah memutuskan untuk tetap tinggal di Indonesia dan mengutus Hito untuk berangkat ke Inggris.
Semalam ia juga sudah mengabari Paman Hugo, dan beliau menyetujuinya.
__ADS_1
"Baik tuan." Jawab Asisten Hito tanpa ada kalimat protes atau Keterkejutan karena ia bisa menduga hal itu, mengingat semenjak menikah tuan nya tidak bisa jauh dari sang istri.
Author menyarankan, untuk segeralah menikah Asisten Hitoπ€£ Kasihan sekali kau harus melihat kebucinan tuan Mark setiap hari. π€£π€
"Segera persiapan semuanya, pesawat mu akan terbang jam 10 pagi ini, kau masih punya waktu 1 jam untuk mempersiapkan segalanya." Ujar Mark memperingatkan Asisten Hito.
"Baik tuan, saya permisi dulu." Jawab Asisten Hito berlalu pergi meninggal tuan nya.
"Bee." Ujar Annisa menggenggam tangan suaminya.
"Tak apa, itu sudah menjadi keputusanku. Hito bisa di andalkan." jawab Mark dengan tersenyum. "Dan lagi aku terasa berat meninggalkanmu sendiri di sini." Ujar nya lagi.
Ia tahu bahwa istri cantiknya akan meminta penjelasan itu.
Maira hanya diam tak ingin menganggu apapun suasana pada pagi hari itu, ia membiarkan Mark dan Annisa menikmati momen indah kebersamaan nya.
Maira pun berpamitan kepada Mark dan Annisa untuk berangkat ke kantor.
Sedangkan Mark hari ini akan menemani istrinya ke kampus mengurus semua dokumen yang di perlukan untuk wisudanya.
Disisi lain, seseorang tengah tersenyum.
Semua berjalan dengan semestinya. Asisten menyebalkan itu, akan pergi meninggalkan Indonesia untuk waktu yang cukup lama.
πππ
Happy Reading ya guysβ€
Jangan lupa like, komen dan Voteπ
__ADS_1
Sayang kalian pembaca setiaku. πππ
Mark gak ninggalin Annisa pergi kokπ€£ Tenang aja. β€β€β€