
"Sayang! Kau ini, kita kan jadi terlambat!" Gerutu Kirana pada suaminya itu.
"Bagaimana lagi, aku rindu dengan mu kau terlihat sangat menggoda apalagi!"
"Diam!" Sorot mata Kirana menajam ke arah sang suami.
"Oke baby!" Ucap Rama lembut.
"Angga! Tasya kemana?" Sapa Kirana yang mendapati Angga sendirian yang tengah memangku baby Reyhan.
"Akhirnya ini!" Ucap Angga langsung menyerahkan Baby Reyhan pada ibunya.
"Apa dia menyusahkan mu Angga?" Tanya Kirana tak enak hati, terlihat dari raut wajahnya nampak tak enak di pandang.
Glek! Ludahnya di telan kasar oleh Angga kala melihat sorot mata Rama yang mengisyaratkan untuk tak berbicara buruk yang menyakiti hati istrinya.
"Aku! Hanya tak terbiasa saja! Tenanglah adik ipar, Baby Reyhan tak menyusahkan ku!" Ucapnya tergagap.
"Terimakasih telah menjaganya, Tasya kemana?" Tanya Kirana lagi.
"Ke toilet adik ipar! Sebentar aku akan menyusul nya!" Ucap Angga berlalu pergi.
...****...
"Dek lu... " Ucap Angga kaget melihat mata sembab adiknya.
"Gapapa kak!"
"Udah gak usah bohong! Sini lu duduk!" Ucap Angga langsung menarik Tasya untuk duduk di taman.
"Jujur sama gue! Awas kalau engga! Gue aduin ke Papa dan Mama, lebih parahnya ke Rama juga!" Ancam Angga.
"Kak ih, kok sekarang jadi rese banget ih!"
"Udah buru jujur! ini mata kenapa kayak habis di gebukin gini! Habis nangis kan lu ya."
"Kak... "
"Makanya buruan cerita!"
Akhirnya Tasya pun menceritakan tentang siapa Chris bagaimana ia bertemu dan sampai menjalin hubungan dengan laki-laki itu.
"Brengs*k!"
"Kak... Udahlah! Mungkin dia bukan yang terbaik buat Tasya!"
"Gue gak terima lu dikatain kayak gitu!"
"Kak.... Udahlah, lupakan! Jangan kasih tau Ayah dan Bunda ya! Tasya gak mau buat mereka sedih!".
"Dek, tapi laki-laki itu harus mendapatkan pelajaran biar gak seenaknya!"
"Udahlah kak, biarin aja jangan nambah masalah."
__ADS_1
"Sini... " Ucap Angga langsung mendekap adik kesayangan nya dalam pelukan.
"Jangan nangis, dia laki-laki yang gak baik buat lu! Kalau dia sayang sama lu harusnya dia bisa dengerin penjelasan dari elu! Jangan ngerasa sendiri! lu boleh cerita apapun sama gue!" Ucapnya mengusap lembut punggung sang adik yang tampak bergetar dalam dekapan nya.
Disisi lain, Chris tak sengaja melihat keduanya yang tengah berpelukan di taman, semakin membuatnya marah dan menatap sinis ke arah Tasya, ternyata semua perempuan sama saja! ia bahkan tak malu berpelukan dengan laki-laki lain di depan umum. Begitulah kira-kira yang ada dalam pikiran Chris.
...****...
"Lu kemana aja sih, baru dateng!" Ucap Rama langsung menyambut Chris sahabat nya.
"Sorry!" Ucap nya dingin.
"Muka lu kenapa? Di tekuk gitu, habis di selingkuh in lu!" Goda Rama.
"Mulut lu mau gue sumpel pake ini!" Ucap Chris tajam langsung menyodorkan buah apel tepat di depan mulut Rama.
"Slow bro gue becanda!"
"Chris! Gue minta maaf ya untuk nadia!" Celetuk Rama,
"Gak usah minta maaf! Dia pantas dapetin itu! Gue gakpapa! Gak usah gak enakan! Gue udah move on darinya!" Jujur Chris.
"Wow... Thanks bro lo emang sahabat gue!"
"Hm... "
"Sayang! Kemari!" Ucap Rama melambaikan tangan nya pada Kirana yang baru saja datang dengan Baby Reyhan, ibu satu anak itu baru saja selesai mengganti popok bayinya dan membuatkan susu untuk berjaga.
"Lu manggil siapa!" Tanya Chris tanpa mau mencari sumber suara itu.
"Bukan nya bini... "
"Gak usah di bahas, itu masa lalu sekarang dia udah balik ke gue!"
"Ikut bahagia dengernya!"
"Thanks bro!" Ucap Rama menepuk pundak sahabat nya.
"Ini Kirana, dan ini Reyhan putra gue!" Ucap Rama memperkenalkan keduanya, ia sengaja mengambil baby Reyhan dari gendong an sang istri dan memperagakan gerakan tangan melambai ke arah Chris. Untuk Kirana, dia tersenyum kearah sahabat suaminya tanpa membalas uluran tangan Chris.
Deg
"Ini anak lu!"
"Ya iyalah! Lu kira anak tetangga! Emang kenapa?" Tanya Rama.
Tidak-tidak! Lirih Chris menampik fakta bahwa ia tengah salah faham pada kekasihnya, jika salah faham soal bayi? tapi kan tadi ia melihat kekasihnya tengah berpelukan dengan laki-laki lain, bukan kekasihnya tapi mantan!
"Gak papa!" Ucap Chris dusta.
"Dek sini lu!" Teriak Rama melambai pada Tasya yang beru saja memasuki Ruangan dengan kakaknya.
"Apa sih kak!" Jawab Tasya dengan malas melangkah kakinya ke arah Rama dengan kakaknya.
__ADS_1
Deg
Suara itu, jelas Chris tau siapa pemiliknya. Dia adalah Tasya yang tak lain wanita yang baru beberapa menit mengkhianati nya. Ia pun segera memalingkan mukanya ke arah samping,
"Makan gaji buta ya lu! Disuruh jaga keponakan ganteng gini gak mau!" Ucap Rama protes langsung menjewer kuping Tasya
"Ih kak, gak usah jewer-jewer gini kenapa! Ya maaf gue kebelet ke toilet!"
"Ah alesan aja lu kan!" Ucap Rama melepas jeweran di telinga Tasya. "Sudah sini Baby Reyhan biar sama aku aja!" Ucap Kirana mengambil Baby Reyhan dari sang suami.
"Oh ya ini kenalin sahabat kaka dari Amerika! Woy! Madep sini!" Ucap Rama menepuk pundak Chris yang menyamping agar berhadapan dengan Tasya.
Chris!
Tasya tak percaya dengan apa yang ada di hadapan nya, kenapa dunia sangat sempit sekali. Air matanya berusaha di tahan sekuat mungkin dan tersenyum ke arah Chris.
"Chris ini kenalin adek gue Tasya!" Ucap Rama sebagai perantara keduanya. yang dibalas senyum tipis oleh Chris maupun Tasya.
"Oh ya! Dan ini namanya Angga! Kakak nya kandungnya tasya!" Ucap Rama juga memperkenalkan Angga. jabat tangan dilakukan oleh Chris dan Angga, sedikit ada tekanan meremas dan sorot mata yang di layangkan Angga kepadanya. Chris yakin itu adalah sebuah kutukan.
Bagai di sambar petir, Chris merutuki kebodohan nya! Mengapa ia tak mendengarkan dulu penjelasan dari kekasihnya, mengapa ia harus terbawa emosi seolah ia trauma dengan kejadian masa lalu miliknya.
"Kak gue ke Bunda sama Ayah dulu ya!" Ucap Tasya memecahkan keheningan diantara mereka, dan langkah kakinya perlahan menjauh di iringi sang kakak yang mengandeng tangan nya dengan mesra.
"Ekspresi lu kenapa kayak orang bego si" Tegur Rama saat melihat sahabat nya hanya diam membisu tapi sorot matanya melirik kearah Tasya yang tengah melangkah menjauh.
"Mampus gue gobl*k banget, Rama!"
"Ya memang dari dulu!"
"Rama.. Lu kenapa gak cerita kalau Angga itu kakaknya Tasya!"
"Lha emang kenapa? Apa hubungannya gue cerita silsilah keluarga Tasya sama lu!"
"Gue pacarnya!"
"Apa!" Pekik Rama kaget.
"Dan lu harus bantuan gue!" Ucap Chris memegang salah satu tangan Rama dengan kedua tangan nya.
"Apa an sih lepas, jijik tau! bantuin apa!"
"Gue nuduh dia selingkuh dengan kakaknya!"
"Mamp*s lo, gue ogah bantuin! Makanya cari tau kejelasan nya dulu bejooo!"
"Rama!" Ucap Kirana penuh penekanan saat suaminya berbicara kasar.
"Okey sayang! Maaf!"
"Lu sih ah!" Ucap Rama menyikut Chris, "Dah besok aja bantuan nya sekarang lu pulang, gue capek mu tidur!"
🎶
__ADS_1
Happy Reading.